Menjaga kesehatan kulit itu salah satu hal yang perlu kalian jaga dan sangat penting rasanya untuk terus menjaga kesehatan kulit. Kerap sekali terjadi gangguan kulit seperti yang satu ini adalah ruam. Jadi ruam kulit itu merupakan gangguan yang bisa saja terjadi pada semua ntah itu dasarnya apa atau bisa juga didasari alergi. Ruam kulit tersebut menimbulkan bentol-bentol dan akan merasa gatal di daerah tertentu.

Bahkan sampai iritasi dan mengelupas juga. Dan yang harus kalian ketahui ruam kulit biasa memang tidak menjadi persoalan yang masalah bagi Anda. Maka dari itu banyak orang yang terlalu menganggap sepele hal penyakit pada kulit. Ruam kulit HIV ini terjadi cukup pada orang yang mengidap penyakit HIV sehingga hal ini dapat membahayakan nyawa.

Gejala akan muncul ketika seseorang tersebut terkena HIV dan ruam kulit tersebut akan muncul 2 bulan setelah mengalami HIV. HIV muncul tak hanya akibat alergi tapi bisa juga terkena infeksi sekunder kulit yang daya tahan tubuhnya melemah. Gajalanya sama pada ruam kulit biasanya memiliki benjolan kecil-kecil dan mengeluarkan rasa gatal.

Yang membedakan ruam kulit biasa dan HIV adalah ruam kulit HIV bisa muncul dimana saja di bagian area seluruh badan sampai wajah pun bisa terjadi. Tingkat keparan yang dialami pengidap HIV berbeda-beda. Pengidap HIV akan lebih berat pada permukaan kulit yang luas dan mengalami sariawan. Hal yang perlu kalian ketahui adalah ruam HIV ini tidak menyebar/menular tidak ada resiko HIV menular melalui ruam. Beberapa orang jika mengidap ruam HIV akan mengalami gejala seperti ini.

- Demam
- Diare
- Nyeri otot
- Kram dan pegel
- Pembesaran kelenjar
- Kehilangan nafsu makan
- Nyeri sendi
- Luka dalam rongga mulut
- Mual dan muntah

Baca juga : Manfaat daun pandan untuk wajah 
                   Manfaat kecantikan dari buah bit 
                   Kurangi makanan ini untuk detox wajah berjerawat
sumber : https://lingshenyao.id