Tema ini adalah Collab pertama antara Kak Sari dan aku. Kami sama sama seorang ibu yang kebetulan suami sepupuan. Kebetulan juga sama sama punya online shop sendiri dan kebetulan juga sering ketemu di acara keluarga. Serba kebetulan yang menyenangkan dan lahirlah #MomderfulStories ini. Niatnya adalah untuk sama sama mengeluarkan unek unek dalam hati dan semoga bisa merangkul ibu ibu yang lain.

Jadi seorang ibu tidak pernah terbayang sebelumnya oleh saya. Dulu sebelum menikah sudah ngasih ancang ancang ke calon suami (sekarang suami) kalo saya tipikal perempuan yang senang bekerja dan bakal jarang ke dapur. Ternyata yang namanya ekspektasi dan realita itu jauh adanya.

Sebulan sebelum menikah, saya memikirkan matang matang dan memutuskan untuk menjadi Full-Time mom. Gak mudah sebenarnya karena saya sangat suka bekerja dan punya penghasilan sendiri. Alasan utamanya adalah tidak ingin memunda punya momongan dan ngerawat anak sendiri tanpa bantuan nanny. Karena suami tau saya orangnya terlalu banyak impian dan nggak bisa diam,  saya pun  diijinkan punya usaha online kecil kecilan yang bernama Amelie Shoes. Niatnya supaya saya punya kegiatan lain diluar mengurus anak dan rumah. Eng Ing Eng ternyata kenyataan memang banyak jungkir baliknya. 

Pekerjaan domestik itu terladang membosankan dan menjadi ibu rumah tangga seringnya membuat kita lupa untuk mengurus diri sendiri. Begitu banyak yang ingin  diurus antara anak, mengurus online shop sendiri, dan juga kebutuhan rumah tangga yang membuat energi terkuras habis. Di beberap waktu ada saatnya emosi tak terbendung dan ingin menangis. Apalagi kalau ada intrik intrik dalam kehidupan mertua-menantu atau jika anak dalam growth-spurt alias pertumbuhan yang lagi pesat pesatnya. Bumbu bumbu seperti itulah timbul kejenuhan dan kelelahan fisik serta emosional. Kepengen rasanya waktu berhenti sejenak.

Jangan sepele soal ini loh, karena bisa menimbulkan depresi yang berkepanjangan dan jadi kehilangan jati diri dan mengakibatkan menyalahkan keadaan dan tidak bahagia. ini bahaya dan bisa dilampiaskan ke arah yang salah. Apalagi buat Full Time Mom yang tiap hari selama 24 jam dirumah dan mengurus anak beserta problematika didalamnya. Ibu rumah tangga lebih membutuhkan me time atau waktu untuk diri sendiri. Semua ibu pasti setuju bahwa ada saatnya memang butuh waktu sendiri untuk breath and reboot. Pembahasan soal motherhood memang gak ada habisnya. Daripada membuang waktu saling berkompetisi, kenapa nggak kita saling mendukung dan menguatkan satu sama lain. Motherhood is not easy and never ending job.

Seorang ibu perlu meluangkan waktu untuk dirinya sendiri, melakukan hal yang dia suka dan sekedar melepas sedikit penat yang menempel di pundak. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menyenangkan diri sendiri. Tidak bisa disamakan ya karena kesukaan beda beda dalam melakukan ritual 'me time' ini. Ada yag senang berkebun, ada yang senang belanja, ada juga yang spa baik dirumah atau di salon.   We not judge here, we fully support you mom. Perlu memang memberikan reward untuk diri kita sendiri bahwa kita sudah sampai sejauh ini. Kegiatan 'me time' ini penting untuk mewaraskan pikiran. Percayalah ibu ibu bahwa setengah jam aja melakukan hal yang kita suka membuat mood kita naik drastis. Manfaatnya punya energi baru untuk mengurus anak dan luwes dalam berkegiatan. Bener nggak?

Kegiatan 'me time' ini seharusnya tidak hanya dipahami oleh suami, tapi juga full support dari keluarga lain. Kalau orang dulu pikirannya begini apalagi ibu kita " ya memang kayak beginilah yang harus dijalani, gak boleh ngeluh". Nah perkataan seperti itu jikalau didengar oleh Ibu bisa menimbulkan depresi loh. Tau kan bahayanya jikalau stress yang dipendam lama? Bakal jadi bom waktu. Jadi pahamilah jikalau istri atau menantu butuh waktu sendiri, mengurus anak memang menjadi kewajiban seorang ibu tapi lebih penting lagi kan memastikan mental sang ibu dalam keadaan baik baik saja. Karena suasana hati ibu berpegaruh besar pada situasi rumah.


Di kasus saya bagi Ibu yang mempunyai dua anak yang usianya sangat aktif dan mengurus  bisnis sampingan, kegiatan 'me time' ini sangat terbatas dan curi curi waktunya. Seringnya saya meluangkan waktu ditengah jadwal yang memang mengharuskan saya untuk keluar rumah seperti imunisasi, belanja bulanan, atau hal lainnya. Disisipkan kegiatan favorit saya di sela sela jadwal itu.

Saya biasanya bawa anak yang paling bontot saja jika keluar rumah dan biasanya paling top sampe 5 jam. Anak sulungnya dititipkan sebentar bersama nenek kakeknya dan memang saya minta izin dulu sama mereka sebelum menitipkan Aidan. Dan karena saya Long Distance Marriage sama suami, jadi kalo kemana mana selalu mengandalkan go-car dan harus mandiri. Terima kasih Gojek yang sangat memudahkan saya untuk mobile. Alhamdulillah saat saya izin meluangkan waktu sebentar untuk nyenengin diri sendiri, suami sangat support. Asal jelas kemana tujuan dan semua yang diprioritaskan hari itu terselesaikan.

Nah bagi saya yang suka kopi dan senang hunting cafe baru, kegiatan ini jadi waktu 'me time' saya. Sekedar mencicipi kopi dan berdiam diri menikmati suasana cafe udah cukup buat saya merasa rilex.  Saya betah berlama lama memandang orang dan menikmati hidangan pelan pelan. Tapi itupun saat anak bungsunya tertidur ya dan biasanya memang dia tertidur. Kayaknya ngerti ibunya butuh waktu sendiri biarpun kondisi tidurnya tetap saya gendong.

Baca juga cerita kak Sari disini ya. Lengkap deh :D

Kak Sari :

Harus tiap minggu donk kayak gitu? Nggak lah saya keluar dan mencoba tempat baru ketika memang ada rencana lain yang mengharuskan keluar dan ini semacam reward buat diri sendiri. Tidak sering dan bisa dikatakan sebulan paling banyak minum kopi diluar itu dua kali. Kecuali suami cuti ya dan kalau juga suaminya mau diajak ngopi diluar sih hayuk. Untuk Dirumah pun saya curi curi waktu sendiri saat anak anak sudah tidur dan biasanya pada malam hari. Minum kopi pun saya lakuin tiap hari dirumah untuk membuat pikiran saya jernih dan siap untuk memulai hari. Katanya minum kopi bakal ngefek ke asi ya? Nggak kalau takarannya hanya sedikit dan saya hanya segelas sehari. Kalau nggak salah per hari pling banyak 250ml.

Kegiatan favorit saya selain minum kopi adalah menonton film. Dulu saya addict banget sama nonton film apa aja yang terbaru nggak bakal ketinggalan. Nah kalo sekarang sesempatnya saja dan sama saya sudah suatu hal yang mewah banget. Sekedar rebahan dalam gelapnya kamar sambil ngeliatin anak tidur udah me time juga sih. Menata hati dan pikiran.

Sempatkan waktu untuk diri sendiri ya mommy. Kita harus dalam keadaan ok dahulu, baru semua pekerjaan rumah bisa kita jalani. Nobody's perfect, but we try our best we could to raise our children. Jadi biasanya buk ibuk yang lain gimana nih kegiatan 'me time' nya?