Holla..
Belakangan ini semakin banyak saja produk-produk dari brand lokal yang mengusung konsep natural. Bak gayung bersambut peminatnya juga tak kalah banyak, salah satunya adalah aku sendiri. 

Apakah kalian juga memiliki ketertarikan yang sama?  Nah itu artinya kalian harus baca review aku di postingan kali ini sampai habis. Untuk yang tidak begitu tertarik, yakin? Apalagi produk yang mau aku bahas ini lagi hits lho. Bahkan banyak temenku yang cerita ingin mencoba produk skincare natural dari brand ini.
 
 
Itu dia dua produk yang aku dapatkan dari Shylas Factory dan Medan Beauty Blogger. Yeayyy... Kalian pada penasaran nggak ya? 
 
Sebelum  aku bahas lebih detail tentang Shylas Factory Maika'i dan Namaka, aku mau memaparkan sedikit info tentang brandnya. 

- Tentang Brand -

 
Shylas factory adalah brand asal Gianyar - Bali, yang sudah meramaikan industri kecantikan di indonesia ini sejak bulan desember tahun 2016. For your information Shylas merupakan singkatan dari nama ownernya, yaitu Synthia Laras. Jadi untuk yang bertanya-tanya arti dari nama mereknya, terjawab sudah kan? 
 
Brand ini memproduksi produk-produk kecantikan, khususnya skincare dari bahan-bahan yang natural. 90% food grade dan selebihnya cosmetic grade, paraben free, sulfate free (bahan kimia berbahaya), SLS (Sodium Lauril Sulfat) free atau bebas bahan pembusa dan mereka juga menggunakan bahan-bahan yang halal. Sehingga aman digunakan untuk segala usia bahkan ibu hamil dan menyusui sekalipun.  
 
Yang uniknya lagi, pembuatannya dilakukan secara handmade. Karena telah mengantongi sertifikat CPKB (Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik), ruang produksinya disesuaikan dan dikondisikan mengikuti standart CPKB.
 
 
 Shylas Factory Maika'i Face Mask
 
- Tentang Produk -
 
Clay mask berwarna hijau ini diberi nama Maika'i yang dalam bahasa Hawai berarti kesempurnaan. Kenapa diberi nama begitu? Karena masker berbentuk powder ini diklaim dapat mengatasi berbagai permasalahan yang sering muncul dan lazim kita alami, sehingga mampu memberikan kesempurnaan pada kulit wajah. Selain itu, ini juga sangat pas untuk dipakai oleh semua jenis kulit. Benar-benar produk yang sempurna ya.
 
Harga: @50.000 IDR
 
Isi: 50 gram
 
- Packaging -
 
Kemasaanya adalah wadah plastik dengan nuansa warna putih dan hijau. Berbentuk bulat dengan tutup yang diputar. Mirip sekali seperti bedak bayi jaman baheulak. Kalau kalian paham berarti kita seangkatan. Wkwkwk. 
 
Aku gemes sekali dengan ilustrasi di bagian atas tutupnya ini. Seorang gadis yang bisa aku prediksikan adalah gadis Hawai, lengkap dengan floral crown. Satu hal lagi yang menarik perhatianku adalah, nama brandnya terletak tepat dibagian leher yang membentuk seperti necklace si gadis Hawai tadi. 
 
Disisi belakang ada keterangan ingredients secara singkat, biodata brand, dan tanggal expired.
 
Dibagian sampingnya terdapat nama brandnya lagi dan keterangan cara menggunakan dalam dua bahasa. Indonesia dan Inggris.
 
 
Konsep produk ini jika dilihat dari nama dan desain packaging, jelas terasa Hawai-nya deh. Pokoknya tiap melihat wadahnya ini, dikepalaku selalu terlintas kata "Aloha". LOL. 

 

- Ingredients -
 
Avena Sativa Powder (Oat). 
Camellia Sinensis Powder (Daun Teh / Greentea). 
Bolus Alba (Kaolin / White Clay). 
Prunus Amigdalus Dulcis Oil (Minyak Almond). 
Citrus Sinensis Oil (Jeruk)
 

 - Cara Pakai -

Untuk keterangan cara pakainya ada dibagian badan wadahnya. Disitu ada stiker kertas berwarna hijau dengan font berwarna hitam yang menjelaskan bagaimana cara menggunakan si Maika'i ini.
 
 
How To Use: Combine small amount with fresh water to create a light paste. Apply to face and let dry. Rinse and dry fresh towel.
 
Cara Pakai: Campurkan dengan sedikit air hingga membentuk massa seperti pasta. Usapkan ke wajah dan biarkan mengering. Bilas dan keringkan dengan handuk.
 
 
Walaupun tertera cara pemakaian, jujur aku masih banyak bertanya-tanya bagaimana detail penggunaannya secara lebih pasti. Berapa sendok kah takarannya untuk satu wajah full tanpa berlebih? Atau seberapakah air yang digunakan. Untuk menjawab pertanyaan yang mungkin sama dengan pertanyaanku tadi, ini aku jelaskan bagaimana caraku meracik masker ini.
 

1. Tuangkan bubuk masker satu sendok teh penuh kedalam wadah.
2 & 3. Campur dengan satu sendok makan air matang. Atau kalian juga bisa menggunakan air mawar sebagai campurannya.
4. Aduk rata sampai membentuk seperti bubur yang bertekstur padat.
5. Oles keseluruh wajah dan diamkan selama 15-25 menit. Bilas sampai bersih.
 
*Note: Kenapa maskerku sepadat itu? Karena aku mengacu pada keterangan cara penggunaanya yang menganjurkan "hingga membentuk massa seperti pasta". Seperti yang aku jelaskan diparagraf sebelumnya.

- Tekstur -

 
Teksturnya ketika kering adalah bubuk yang cukup halus namun tidak ringan yang sampai mudah bertaburan gitu ya girls. Jadi aku nggak gitu bermasalah dengan tragedi maskernya berhamburan seperti kebanyakan masker bubuk pada umumnya. 
 
Ketika dalam kondisi kering begini, butiran oatnya terlihat cukup halus. Bahkan harus dirasa-rasa gitu baru beneran terasa (apa sih ini bahasanya? wkwkw). Tapi, ketika dia dicampur dengan air, teksturnya mulai terasa bergerinjel. 

- Fragrance -

Begitu tutupnya dibuka, aroma jeruk dan green tea-nya sangat terasa lho. Walaupun kalau kering dia lebih dominan terasa aroma jeruknya. Sedangkan ketika bercampur air, aku lebih menangkap aroma green tea yang sangat menyeruak. Aroma jeruknya tetep ada dong. Tapi lebih dominan yang green tea. Dua aroma ini memang merupakan ingredients dari produk ini. Bukan campuran untuk pewangi semata. 
 
Aku sih suka dengan aromanya. Walaupun kadang kalau lagi maskeran, aku kayak merasa jadi seperti pisang pasir topping matcha. Karena warna dan aromanya itu. LOL. Tapi tetep memberikan efek relaksasi dan menambah suasana maskerannya terasa kok.

 

- Performa -
Oke, yang terakhir kalian pasti bertanya-tanya bagaimanakah performanya nih? Sebelum aku menjawab dan menjelaskan hasilnya. Yuk lihat foto before-after berikut ini.
 
 
Bagaimana? Apakah kalian melihat perubahannya?
Jadi, begitu maskernya aku cuci, selain sensasi segar dan relaksasi yang merupakan peran dari green tea dan jeruk tadi. Aku juga merasakan bahwa wajahku terlihat lebih cerah. Setelah aku googling, oat memang mampu memberikan efek cerah pada kulit. Kemudian yang juga terlihat adalah pori-poriku mengecil dengan manisnya. Thanks deh aku ucapkan untuk kaolin, oat dan almond yang berkerjasama mengecilkan pori-pori wajah juga mengangkat sel kulit matiku dalam sekali pemakaian masker saja. Kalian Ruarrr biasak.
 
- Conclusion -
 
Aku sangat puas dengan masker ini. Sangat! Hasil kerjanya terasa nyata. Dan benar-benar jauh dari ekspektasi aku di awal. Belum lagi harganya yang terjangkau menambah nilai ciamik dari masker gemes ini. Intinya aku ketagihan sama masker ijo ini.

 
Pros
 
+ Memberikan efek relaks
+ Mencerahkan kulit
+ Mengecilkan pori-pori
+ Harga terjangkau
+ Aroma enak
 
Cons
 
- Lama keringnya. Hehe
 
- Repurchase? -
 
Aku berniat untuk ngestock lagi masker ini dan juga beberapa masker lainnya dari brand Shylas. Ntar kalau udah kewujud, bakalan aku review lagi kok shay.
 
*****
Shylas Factory Namaka Eyelash And Eyebrow Serum
 
- Tentang Produk -
 
 
Namaka juga diambil dari bahasa Hawai yang memiliki arti "Bulu Mata". Sampai sini kita sudah paham ya kalau ini untuk bulu mata dong beb. Tepatnya sih, serum untuk bulu mata juga alis mata lho. 
 
Namaka diklaim mampu menebalkan serta memperpanjang alis ataupun bulu mata.

 
- Packaging -
 
 
Namaka ini kemasaannya adalah botol kaca berwarna coklat gelap dan berukuran mungil, dengan tutup yang multifungsi sebagai pipet tetesnya juga. Sekilas mengingatkan aku pada botol obat demam anakku. Wkwk. Mak-mak pasti paham dah. 
 
Pada badan botolnya terdapat sticker berdasar putih dengan motif floral ala Hawai dong teteup. Pada sticker tersebutlah kita bisa mendapati nama brand, nama produk, tanggal expired, dan ingredientsnya. Namun sayangnya tidak ada penjelasan penggunaan produknya nih. Tapi tenang aja, cara penggunaannya ada di salah satu postingan Instagram mereka. Baca aja terus ya, ntar aku jelasin kok cara penggunaanya.
 
Serum ini juga dilengkapi dengan aplikator berupa mascara wand atau mascara brush mungil berwarna pink. Cuanet deh pokoknya. Bulu brushnya juga cukup enak kok. Tidak keras dan tidak menyakiti kulit diseputar alis dan mata.
 
- Ingredients -
 
Castor Oil (Minyak Jarak)
Avocado Oil (Minyak Alpukat)
Sweet Almond Oil (Minyak Almond)
Grape Seed Oil (Minyak Biji Anggur)
Coconut Oil (Minyak Kelapa)
 
- Tekstur -
 
Bentuknya adalah berupa minyak berwarna seidikit kekuningan. Teksturnya medium. Tidak begitu cair namun juga tidak begitu kental. 


Yuk cek foto dibawah ini untuk melihat seperti apa penampakannya.

 
Nah, udah kebayang bentuknya kan sis? Nah seperti itu deh kira-kira.
 
- Fragrance -
 
Aromanya itu khas organik atau essential oil pada umumnya. Kerasa langu dan sedikit tengik. Aku sih nyimpulin aromanya adalah perpaduan dari wangi semua ingredientsnya. Tapi yang paling akrab dihidungku adalah aroma dari si grape seed oil dan coconut oil. Karena aku punya kedua jenis oil-oil-an itu. Jadi begitu menghirup serum ini, aku langsung teringat dua bahan tadi. 
 
- Cara Pakai -
 
1. Bersihkan wajah dari kotoran atau makeup terutama dibagian mata.
2. Ambil 1-2 tetes serum menggunakan pipet droper. 
3. Teteskan pada mascara wand yang telah disediakan. 
4. Usapkan ke alis seperti memakai pensil alis dan untuk bulu mata seperti memakai mascara.  
5. Ambil sedikit oilash di mascara wand dan gosokkan ke jari lalu oleskan ke pangkal bulu mata. Buang minyak berlebih saat mengoleskan ke bulu mata untuk menghindari serum masuk ke mata. 
 
*Note: Kalau aku sih menggunakannya dengan dengan sekali tetes di mascara wand, kemudian di poles ke kedua alis. Lalu sisanya di bulu mata. Ingat, tanpa tetes ulang ya. Setelah di poles di helaian bulu mata, baru deh bagian kelopak mata, atau pangkal bulu mata di pijat pelan dengan jari. Biar serumnya nyerap ke akar bulu mata gitu maksudnya. Hahaha. 
 
Aku pakai ini biasanya, satu hari sebanyak dua kali. Tepatnya setelah selesai mandi pagi dan sore. 
 
- Performa -
 
Ketika digunakan, sensasi yang terasa adalah greasy. Formula dari serumnya agak kerasa berat dan lengket. Memang agak kurang nyaman. Tapi ingat dong ya, kita kan memang lagi ngebahas minyak. Sebenarnya sih wajar aja hasilnya begitu. 
 
Untuk daya serap produknya juga cukup lama sih. Butuh sekitar 2 jam untuk benar-benar merasakan bahwa efek minyaknya ilang. Aku sih saranin kalian untuk pakai ini ketika sedang beraktifitas di rumah saja. Jadi anggap aja kayak lagi maskerin alis sama bulu mata gitu. Hehe.
 
Oia, aku juga merasakan adanya efek mataku sedikit perih ketika digunakan di bulu mata. Nggak perih-perih amat sih. Kayak efek mata lagi berat dan ngantuk. Cuma ya gitu deh. Keganggu dikit dan kerasa sedikit janggal. Walaupun itu efeknya juga hanya sekitar 2 jam-an. Umm, ini bisa diakali sih dengan trik penggunaan seperti yang aku kasih tahu di bagian cara pakai diatas tadi.
 
Pada salah satu postingan di akun Instagramnya, mereka memang mengatakan bahwa si Namaka ini membutuhkan waktu yang berbeda untuk menunjukkan hasilnya pada setiap orang. Semua tergantung pada hormon dan fase pertumbuhan masing-masing individu. 
 
Di bulu mata dan alisku seperti apakah reaksinya? Lihat foto before after dibawah ini yuk.
 
 
 
Seperti keterangan pada foto, aku pakai ini mulai dari tanggal 29 April 2018. Foto tersebut diambil sebelum aku menggunakan serum Namaka. Kalian bisa lihat sendiri kalau alis mataku itu di bagian dalam atau daerah di dekat tulang hidung agak jarang pertumbuhannya. Jadi kalau dilihat sekilas, alisku itu kayak setengahnya aja yang lebat. 
 
Untuk bulu mataku memang sudah cukup lebat. Tapi tidak begitu panjang. Untuk yang dibagian ekor mata, pertumbuhan bulu matanya tidak begitu subur. Jadi untuk bulu mata seperti menumpuk di bagian dalam dan tengah aja.
 
Lalu aku memantau ulang pada tanggal 13 Mei 2018. Lihat foto yang dibagian bawahnya ya. Memang tidak terlalu terlihat drastis ya bok. Tapi aku bisa merasakan kalau helaian alis mataku lebih bold dan panjang. Terutama di bagian dekat tulang hidung, itu jelas sih terlihat pertumbuhannya. Di sudut alis juga kelihatan pertumbuhan alisnya. Jadi ketahuan deh mana pangkal mana ekor. Kalau awalnya kan cuma fokus dibagian tengah. Kalau di elus-elus pakai jari helaiannya itu kerasa lebih berisi dibanding awalnya yang sangat halus-halus tak berdaya. LOL. 
 
Untuk after dari bulu mata, aku menilai kalau helaian bulu mata di bagian ekor yang terlihat lebih panjang. Mataku jadi lebih bersudut. 
 
Menurutku perubahannya kerasa lho. Iya sedikit. Seidikit sekali memang perubahannya. Karena juga cuma dua minggu kan dipakai. Maka dari itu aku mau coba memakainya sampai habis. Perlu di update lagi nggak ya nanti?
 
- Conclusion -
 
Terlepas apapun hasil dari si Namaka ini, mampu menebalkan apa tidak. Bisa memanjangkan atau enggak. Aku sih sangat menyarankan kita untuk menggunakan serum bulu mata seperti ini. Kenapa? Karena bulu mata dan alis kita yang sering terpapar maskara dan juga pensil alis juga membutuhkan nutrisi loh.
 
Pros
 
+ Membuat bulu mata lebih panjang
+ Alis terlihat lebih lebat
+ Membantu pertumbuhan rambut / bulu dari alis mata
 
Cons
 
- Greasy
- Agak perih di mata 
 
- Repurchase? -
 
Seperti yang aku bilang, aku mau pakai yang ini dulu sampai habis. Lalu nanti aku akan menyimpulkan repurchase lagi atau tidak. Walaupun iya, mungkin lebih untuk vitamin alis dan bulu mata aja kali ya. Nggak ada niatan untuk nebalin atau manjangin. Ntar malah kegondrongan ribet juga bok. 
 
*****
 
- Where To Buy -
 
Untuk membeli, kalian bisa cek 
 
Atau cus ke akun SHOPEE mereka ya.
 
Semoga postingan kali ini bisa memberikan pencerah untuk semua yang perlu dicerahin ya. Wkwk. Semoga bermanfaat dan sampai ketemu di postingan selanjutnya dong, pastinya.

XOXO

Madamabi___