Holla...
Tepat pada Hari Kartini tanggal 21 April 2018 kemarin,  aku berkesempatan hadir ke acara yang diadakan oleh Excellence Asia di EV Hive @Clapham, Medan. Berkaitan dengan semangat R.A Kartini, acaranya bertemakan "Women Entrepreneurs, We Can Do It. 
 
 
Sebagai orang yang juga menjalani bisnis, aku sangat senang bisa hadir ke acara ini. Karena di acara ini aku bisa mendapat banyak sekali informasi, ilmu, motivasi juga pengalaman yang bersumber langsung dari orang-orang yang memang berpengalaman dibidangnya. 
 
Ketika pulang, aku sudah banyak mengantongi catatan-catatan yang bisa aku terapkan di @lelipstickan dan @beautycase_mdn. Dan menjadi motivasi aku untuk terus semangat dan "putar otak" dalam membangun bisnis yang masih seumur jagung itu. 
 
Penasaran, apa saja catatan-catatan ilmu yang aku maksud itu? 
 
Yuk simak laporanku pada event beberapa waktu lalu ini ya. 
 
Acara dibuka oleh Viktor Yanuar selaku CEO dan Co-Founder. Di acara ini beliau juga berperan sebagai moderator.
 
 
Pada kesempatan ini, Victor menjelaskan bahwa Excellence Asia adalah "digital ecosystem for professional education". Mereka memiliki visi menciptakan ekosistem digital untuk pendidikan profesional dan bisnis, sehingga pengetahuan dapat diakses oleh semua orang. 
 
Sedangkan misinya adalah, mempermudah semua bisnis maupun individu untuk menemukan pelatihan yang tepat dan trainer yang kompeten sesuai dengan kebutuhan.
 
Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut,  mereka menginisiasi sebuah program pelatihan gratis secara berkelanjutan untuk UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah), yang diberi nama EXCELLOKA dan telah diresmikan pada tanggal 6 Maret 2018 bersamaan dengan Pembukaan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia.
 
Excelloka Diambil dari kata Excel yang berarti percepatan, dan loka yang berarti dimensi. Bila digabungkan akan memiliki makna dimensi percepatan. Dimensi percepatan bagi para pelaku UMKM untuk memasuki, mendapat peluang dan melakukan peningkatan kualitas bisnis. 
 
Jadi selama delapan bulan, pelaku UMKM akan dibimbing dalam berbagai aspek bisnis. Seperti, pemasaran, penjualan, branding, pelayanan pelanggan, hukum, administrasi, keuangan, akuntansi, pajak, operasional bahkan sampai kepada peningkatan kualitas sumber daya manusianya. 
 
Program ini juga akan dilaksanakan di sepuluh kota pusat UMKM yang ada di Indonesia, selain Jabodetabek. Sepuluh kot tersebut adalah: Bandung, Jogja, Semarang, Surabaya, Malang, Denpasar, Medan, Palembang, Padang, dan Makasar. For your information, Medan adalah kota pertama sekaligus penanda dari pembukaan Excelloka di Pulau Sumatera. 
 
Acara yang berdurasi sekitar dua jam ini juga dihadiri oleh Ibu Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan. Selain membuka acara, beliau juga menyampaikan komitmentnya untuk mendukung UMKM (khususnya) di Kota Medan untuk "naik kelas". Ada juga himbaun dari Ibu Kadis agar para pemilik UMKM untuk mendaftarkan usahannya ke Kantor Kecamatan terdekat. Supaya apa? Agar dapat dijangkau dan mendapat bantuan oleh pemerintah. 
 
 
Sejauh ini Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan sudah menyelengarakan pameran dan kampanye digital untuk mendukung UMKM di daerah ini. Kabar baiknya lagi nih, dalam waktu dekat akan diadakan Pasar UMKM lho. Waw, semoga segera terwujud dan semua pelaku UMKM Medan dapat kesempatan pada acara tersebut ya. 
 
Kemudian, acara yang mengusung jargon #cumabutuhkomitmen ini, masuk pada sesi yang paling ditunggu-tunggu. Talkshow dengan pembicara dua orang pengusaha perempuan dengan bidang yang berbeda. Alween Ong yang menekuni usaha dibidang digita printing yaitu Narsis Digital Printing. Dan Christine Lim seorang Fashion Designer muda. 
 
 
Seperti yang aku bilang diawal, kalau pada acara ini aku mendapat banyak catatan penting yang aku petik dari pengalam-pengalam dari para narasumber tersebut.
 
Dari Alween, aku memahami konsep "Sosiopreneurs" dimana bisnis tidak melulu tentang untung. Melainkan bagaimana kita bisa bermanfaat untuk lingkungan sekitar. Dia juga mengungkapkan kalau hal yang terpenting dalam bisnis adalah mencari berkah.  
 
Jujur ya. Kadang kalau bicara bisnis aku pribadi seringnya hanya berpatok pada untung rugi. Hal-hal seperti yang diungkapkannya diatas sering luput olehku. 
 
Dari pembicara satu ini aku merasakan ilmu yang ia transferkan melalui cerita pengalamannya yang sangat bermanfaat bagiku. 
 
Sedangkan Christine, dia berhasil menularkan semangat dan keyakinannya dalam mewujudkan cita-citanya sedari kecil. Sempat diragukan oleh orang tuanya, namun iya berhasil meyakinkan bahwa dia bisa menjalankan passionnya menjadi profesi. Bahkan ia membuktikannya diusianya yang masih sangat muda lho. Luar biasa ya. Salut.
 
Berkaitan dengan program Excelloka, kedua women entrepreneurs ini menyampaikan dukungannya. Alween Ong yang mengatakan bahwa menurutnya Excelloka dapat membantu proses usaha dan menjadi mentor bagi para pengusaha. Dia juga menambahkan, kalau dahulu ia membutuhkan waktu sekitar enam tahun dalam menjalani usahanya sampai benar-benar paham. Mungkin menurutnya dengan adanya program ini bisa mempersingkat waktu tersebut. Sedangkan bagi Christine, Excelloka bisa menjadi teman sharing yang tepat bagi para entrepreneurs karena dibimbing oleh tenaga yang ahli.
 
So, tunggu apa lagi? Untuk kalian yang ingin memulai atau meningkatkan usahanya dengan bimbingan orang-orang yang memang pakar dalam dunia bisnis. Silahkan kunjungi website resmi mereka DISINI ya.
 
Selain mendapat informasi yang lebih lengkap, disitu kalian juga bisa langsung mendaftar program Excelloka secara online lho. 
Ingat ya, cuma butuh komitmen dan daftar dong. Haha. 
 
Semoga postingan kali ini mampu memberikan informasi yang bermanfaat untuk kalian semua ya.
 
XOXO
 
Madamabi___