Holla...
 
Ngebeauty review lagi nih. Masih dari produk lokal, tapi bukan lipstick. Sekarang aku mau bahas tentang foundation berbentuk chusion yang lagi sering aku pakai. 
 
Yap! Seperti dijudulnya aku mau review Mizzu Glam Rock Aqua Foundation.
 
 
Ini adalah produk paling baru dari Mizzu dan teranyar. Heitzzz sejagat sosmed. Gimana nggak? Sekarang kalau lihat sosmed para beauty blogger/vlogger dan influencer pada bahasnya si glam rock ini. Rata-rata dari mereka takjub dengan kualitas produknya yang (katanya) bagus. 
 
Aku sendiri adalah salah satu orang yang tergoda untuk nyobain. Rezeki mak mamak sholeha. Aku dikirimin dua shade dari empat shade yang ada oleh Mizzu dan Medan Beauty Blogger. Yeayyyy!!! Lucky me.
 
   
Nah, setelah menggunakannya, seperti apa performanya? Apakah sebagus itu? Apakah menjawab rasa penasaranku pada produk ini? Yuk langsung kita bahas tu atu yuk. 
 
Tentang Produk
 
 
Klaim Produk
 
This ultra lightweight water-based aqua foundation offers to hydrate and perfect the look of skin with buildable to full coverage. A combination of brightening molecules, UV protection and anti oxidants to nourish the skin to give that healthy radiance. The weightless texture melts into skin to create a smooth and perfect finish that is so natural, no one will know you put on make up.
 
Alas bedak cair yang ringan untuk menyempurnakan tampilan kulit serta melembabkannya. Mengandung brightening molecules, UV protection dan antioksidan yang memelihara kulit wajah agar tampak bercahaya dan sehat. Teksturnya yang ringan dan lembut dapat menyatu sempurna di kulit sehingga menyempurnakan hasil akhir yang halus dan alami. Tidak akan ada seorang pun yang tahu bahwa Anda menggunakan makeup.
 
Netto: 12 gram
 
Price: @150.000 IDR
 
Packaging
 
Untuk yang sudah pernah baca review aku yang lainnya, pasti agak paham ya kalau aku anak packaging kali. Hehe. Packaging selain pelindung produk juga menunjukkan identitas dari brand-nya. 
 
Mizzu adalah salah satu brand lokal yang menkonsep produk mereka dengan apik. Baik branding maupun packaging. Ibaratnya tuh, ngelihat sekilas aja kita bisa langsung ngeh kalau itu produknya Mizzu. 
 
Mereka seperti sudah memiliki jati dari dalam hal desain produk. Garis diagonal, pilihan warna hitam, putih dan pink coral, serta desain yang minimalis. Ya itulah hal-hal yang melekat kuat pada brand ini.
 
Nih aku bahas sedikit lebih rinci untuk packagingnya dari produk ini ya.
 
Box
 
Produk ini dilindungi oleh box persegi yang terbuat dari karton dengan tebal medium, berwarna hitam dengan motif garis diagonal berwarna senada. Namun disini mereka memainkan tekstur. Glossy dan matte. 
 
Font dari produknya berwarna putih. Sedangkan untuk brandnya berwarna pink coral khasnya Mizzu.
 
Perpaduan warna ini menurutku sangat eye catching. 
 
 
Berbeda dengan tampilan depannya yang simpel dan minim info. Dibagian belakang tertera informasi yang cukup dibutuhkan dari sebuah produk.
 
Misalnya: klaim produk, Ingredients, kode produksi, tanggal kadaluarsa, isi produk, info dan kontak perusahaan yang memproduksi, dan tentu saja kode warna dari produknya.
 
Bagian pembuka boxnya juga di segel stiker hologram dibagian atas kiri dan bawah kanan. Mantep ini ah pengemasannya. Lav.
 
 
Ingredients:
 
Aqua, Cyclopentasiloxane, Caprylyl Methicone, Titanium Dioxide, Phenyl Trimethicone, PEG-9 Dimethicone, Propylene Glycol Dicaprylate/Dicaprate, Butylene Glycol, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Sorbitan Sesquioleate, Glycerin, Nylon 12, Sodium Chloride, Magnesium Sulfate, Niacinamide, Phenoxyethanol, Dimethicone/Vinyl Dimethicone Crosspolymer, Allantoin, Triethoxycaprylisilane, Tocopheryl Acetate, Aluminum Hydroxide, PEG/PPG-18/18 Dimethicone, Disodium EDTA. 
 
Disisi kanannya terdapat akun sosial media dari Mizzu. Facebook, twitter dan instagram. Yang belum follow, yuk di follow. Agar kamu mudah mendapatkan info-info dari produk mereka, terutama info produk terbarunya.
 
 
Container
 
Jika boxnya didominasi oleh warna hitam, kita akan surprise ketika membuka box dan mendapati isinya adalah wadah yang didominasi oleh warna putih. 
 
Box dan containernya seperti mengambil konsep kebalikan. Yang diluar hitam dengan tulisan putih. Sedangkan yang didalam berwarna putih dengan tulisan hitam. Aku suka ih sama konsepnya.  
 
 
Wadahnya seperti wadah bedak, two way cake powder tepatnya. Karena dia lebih bulky. Kalau compact powder kan biasanya lebih tipis. Sedangkan two way cake powder umumnya lebih tebal dan montok wadahnya. Haha.
 
 
Umm, apakah sizenya travel friendly?  Kalau aku sih. Kalau uda suka ya, mau travel friendly apa nggak, ya bawa aja. Hehehe. 
 
 
Diluar size wadahnya yang agak "berisi". Aku suka dengan desain wadahnya yang simpel dan praktis. Memudahkan kita ketika mengaplikasikan foundationnya.
 
Pada bagian dalam tutupnya, terdapat cermin. Tapi ketika masih baru, cerminnya nggak kelihatan karena dilapisi oleh plastick buram. Aku sempat terkecoh dan mikir kalau ini nggak ada cerminnya. Malah pake ngedumel segala lagi. Duh, ini kenapa nggak dipakein cermin sih? Eh ternyata eh ternyata, karena masih penasaran dan ngarep. Aku congkel-congkel si plastick buram tadi, dan taraaa.. Ketemu deh cermin ajaibnya. 
 
Sebenarnya ngelepasin plasticknya nggak susah kok. Ada sisi plastick yang dilebihkan untuk memudahkan kita membukanya. Tapi karena aku orangnya nggak teliti dan nggak sabaran, jadi ya gitu deh. Hahaha.
 
Lihat foto dibawah ini ya, agar kamu nggak terkecoh seperti aku. LOL.
 
 
Aplikator
 
Aplikatornya yang berupa lempengan stainless adalah point yang paling aku suka. Unik. Cukup berbeda dengan chusion lain yang bantalannya terbuat dari kain berbentuk jaring atau sejenisnya lah. 
 
Penggunaan lempengan stainless ini juga menambah value dari produknya. Kenapa? Karena menjaga isinya menjadi lebih higienis. Jadi si foundationnya terkontaminasi dengan udara luar ketika mau dipakai aja. Jika nggak dipakai ya dia tetap stay didalam. 
 
 
Lempengan stainlessnya lunak namun kokoh. Terdapat bolongan kecil berbentuk seperti bunga. Jadi ntar foundationnya keluar melalui bolongan yang sekilas terlihat seperti titik-titik yang cantik ini.
 
 
How to use?
 
Karena aku sempat bingung juga ini makainya gimana. Awalnya aku mikir kalau produknya masih tertutup. Aku berusaha untuk bukak lempengannya. Diputer-puter, dicongkel-congkel. Eh tetep nggak bisa keluar juga. Wkwk. 
 
Jadi aku jelasin ya cara pakainya. Biar nggar kebingungan kayak aku. Hehe. 
 
1. Tekan pelan lempengan stainlessnya. Pada awalnya memang agak sulit dan harus ditekan beberapa kali lebih banyak. Namun setelahnya akan lebih mudah. 
 
2. Bisa ditekan dengan ditimpa sponge maupun tidak. Tergantung kamu mau menggunakannya dengan sponge bawaan atau sponge sendiri. 
 
3. Setelah sponge berisi foundation, totolkan kewajah. Tekan-tekan sponge sampai foundation teraplikasi dengan rata. 
 
4. Bisa di-set dengan powder maupun tidak. Tergantung kondisi kulit masing-masing. Kalau aku set dengan bedak lagi atau tidak? Baca terus sampai abis ya. *wink*
 
Note dari aku: Sebaiknya tekan dan keluarkan produk sedikit demi sedikit. Karena selain cukup mudah di blend, sayang aja kalau udah kepencet keluar tapi nggak kepake, dan bisa mengurangi ke-higienisannya. 
 
 
Tekstur
 
Teksturnya cukup kental dan padat. Lebih menjurus ke creamy sih. Tapi, nggak masalah kok. Tetap ringan dan mudah diblend. Kekentalannya membantu kita untuk meratakan foundation keseluruh wajah dengan jumlah yang sedikit. Jadi ini dikit aja udah bisa rata diseluruh wajah. 
 
Sponge
 
Awalnya aku sepele kali lah sama spongenya yang tipis. Udah mikir kalau ini nggak akan kepake sama aku. Eh, nggak taunya. Spongenya diluar ekspektasi aku lho. 
 
Spongenya terdiri dari dua sisi dengan warna berbeda. Sisi atas berwarna putih, dengan handle berupa pita pink bertuliskan nama brand: Mizzu. 
 
Kece kan yak? Tapi karena warna putihnya bersih kali, dia jadi cepat kotor kalau ada foundationnya yang nempel. Aku yang geragasan ini sih nggak bisa makek tanpa isi foundationya menyentuh sponge bagian atas. Jadi punyaku dipemakaian pertama uda kotor deh. 
 
 
Sisi satunya lagi berwarna hitam. Teksturnya halus dan nyaman jika bersentuhan dengan kulit. Mampu meratakan foundation dengan mudah dan rata. 
 
 
Karena diluar dugaan, jadi aku tetap pakai sponge bawaanya ini. Tipis tapi mantep lho. Nggak seperti bayangan aku diawal yang berpikir kalau ini bakalan ringkih dan busanya kopong dan bikin nggak nyaman. Intinya sponge amat sangat kepakek. 
 
Shade
 
Untuk varian ini, Mizzu mengeluarkan empat shade yang semuanya cocok untuk kulit perempuan indonesia. Nama-nama shadenya adalah: 
 
#1 Stunning 
#2 Charming
#3 Alluring 
#4 Appealing 
 
Dua shade teratas diperuntukan bagi yang memiliki kulit terang. Sedangkan dua warna selanjutnya untuk kulit gelap. 
 
Punyaku tentu saja yang dua warna bontot tersebut. #3 Alluring dan #4 Appealing. 
 
 
 
#3 Alluring : Medium, yellow undertone.
 
 
#4 Appealing: Tan, pink undertone. 
 
Swatch
 
Ini swatch-nya ditanganku ya. 
 
 
 
Sedangkan ini aku swatch di wajah. 
 
 
 
Bisa lihat kan, yang paling masuk dengan warna kulitku adalah yang #4 Appealing. Untuk sehari-sehari aku suka pakai yang appealing ini. Tapi untuk makeup yang lebih "niat", aku juga suka ngemix keduanya. Yang alluring dan appeling. Tapi yang alluring hanya aku pakai dibagian under eye dan T-Zone aja. Karena alluring ini yellow undertone jadi bisa mengcover area kehitaman di bawah mata dengan sempurna lho.  
 
Aku seneng bisa dapat foundation yang warnanya nyantol dengan kulit wajahku. Karena jujur, untuk kulit medium to tan kayak aku susah dapatin foundation yang warnanya pas. Kadang keterangan lah. Kadang kekusaman lah. Kalau appealing ini, bener-bener plek nempel sama warna kulitku. 
 
Tapi aku tetap berharap Mizzu Glam Rock Aqua Foundation ini memperbanyak lagi pilihan shadenya. Usul sih, pengen juga ada yang tan, undertone yellow. Hehe. 
 
Coverage
 
Coveragenya juga bagus lho. Nih kalian lihat ya foto dibawah ini.
 
Ini adalah kulit wajah aku sebelum menggunakan Mizzu Glam Rock Aqua Foundation. Dipenuhi dengan bekas jerawat dan bercak merah. Kacau.
 
 
Ini setelah menggunakan Mizzu Glam Rock Aqua Foundation dalam satu kali polesan. 
 
 
Warna kulit wajah lebih rata dan bercak-bercaknya lebih tersamar. Betol tidak?
 
Dan yang ini setelah aku layer dua kali. Nah, benar-benar menutup noda diwajahkan?
 
 
Jadi, untuk coveragenya adalah medium to full coverage. Jadi kamu bisa sesuaikan dengan kebutuhan makeup kamu. Mau daily look yang santai, atau glam look yang cetar. Tinggal di build up aja. Oia, ini tetap terasa nyaman dan ringan walaupun dilayer beberapa kali.
 
 
Finish
 
Hasil akhirnya adalah semi matte. Jadi nggak kelihatan terlalu kaku. Dia glowing namun tidak berminyak lebay gitu. Kulit tetap terlihat sehat, glowing, flawless dan tetap natural. 
 
Lebih tepatnya ini memberikan efek dewy skin. Jadi untuk yang suka korean makeup look. Ini cocok lho. 
 
Tapi, entah karena efek glowingnya atau bukan. Foundation ini oil controlnya kurang. Jadi lebih cocok untuk kulit normal dan kering.
 
Aku yang punya jenis kulit normal, harus  ngeset lagi dengan loose powder karena dia agak kerasa oilynya. Apalagi ketika pertama dipakai (beberapa menit kemudian nggak gitu) kelihatan agak cakey, agak lengket dan transfer. Jadi kalau kalian merasa begitu, baiknya di baking atau set dengan bedak deh biar lebih aman. 
 
Di aku, ketika udah diset pakai loose powder (apapun brandnya karena aku uda coba dengan dua brand berbeda), dia jatuhnya semakin bagus. Ya paling nggak menurut aku deh. Hehe. Aku suka lihat hasilnya ketika digunakan dengan bedak. Minyak wajah lebih stabil, namun hasil finish si glam rock yang aku suka tadi tetap nggak hilang. 
 
 
 
 
Lasting Power
 
Ketahanannya medium. Sekitar 5 sampai 6 jam-an. Tapi, ketika pudar, dia nggak serta merta hilang semua gitu. Efek dari finishnya yang glowing tetap ada. Hanya aja, coveragenya yang menurun. Jadi gini, ketika sudah pudar, makeup tetap terlihat glowing tapi noda di wajah mulai kelihatan wujudnya. 
 
Conclusion
 
Pros
 
+ Shadenya sesuai dengan tone kulit perempuan indo
+ Desain produknya kece (walaupun aku awalnya super bingung)
+ Aplikator stainlessnya unik
+ Higienis
+ Spongenya berguna
+ Coveragenya mantap
+ Membuat wajah terlihat dewy, flawless dan natural
+ Simpel dan praktis
+ Mudah diaplikasikan
+ Mudah di blend
+ Mengandung UV protection
+ Tetap nyaman walaupun dilayer beberapa kali
+ Harganya affordable 
+ Local brand product 
 
Cons
 
- Oil control low
- Harus di set pakai bedak kalau nggak, kelihatan sedikit cakey
- Lasting powernya kurang nampol hehe
- Transfer
- Nggak bisa direfill
 
 
Overall, love this foundation (or chusion) sooo much. Dua-dua shadenya kepake sama aku. 
 
Baiklah, karena sudah cukup panjang. Aku akhiri aja ya. Semoga membantu untuk kalian pencinta chusion, atau yang ingin dan penasaran mau mencoba produk ini. 
 
Sampai ketemu di postingan selanjutnya ya. 
 
XOXO
 
Madamabi___