Ketika masih sekolah dasar dulu, saya ingat sekali setiap minggunya ada mata pelajaran mewarnai. Bukan menggambar, tapi mewarnai. Jadi guru mewarnai akan membawa kertas ukuran A3 yang sudah digambarnya, lalu dibagikan kepada murid untuk diwarnai. Dan pelajaran itu adalah favorite saya.
 
Guru mewarnai saya saat itu pun memang jago menggambar, mulai dari tokoh kartun seperti Teletubbies, Doraemon hingga pemandangan seperti hutan, laut, dan sebagainya. Untuk anak seusia SD, mewarnai memang menjadi kegiatan yang mengasyikkan.
 
Bagi murid SD, crayon adalah senjata mewarnai yang paling baik. Karena daya tutup dari crayon sangat pigmented. Dan crayon pun bisa diombre untuk menghasilkan warna yang diinginkan. Saya ingat sekali waktu SD sering mencampur warna merah, jingga dan kuning untuk membuat warna pada langit senja.
 
Bahkan saya pernah menjuarai lomba mewarnai yang diadakan oleh restoran siap saji yang bekerjasama dengan sekolah. Meskipun dalam kategori berbakat, tapi tetap saja saya bangga saat itu, hehehe..
 
Ketika sudah dewasa seperti saat ini pun sebenanrnya kegiatan mewarnai masih sangat menyenangkan. Bahkan sekarang sudah ada berbagai buku mewarnai yang diperuntukkan bagi dewasa. Tentu dengan motif gambar yang lebih detail, seperti Mandala. Tak hanya buku, bahkan aplikasi di smartphone pun sudah tersedia untuk kegiatan mewarnai. Tapi masih kurang asyik karena tidak langsung menggunakan tangan dan cat yang real.
 
Tapi saat ini untuk anak seusia sekolah dasar dan menengah, mewarnai akan lebih menyenangkan karena Faber-Castell pun menyuguhkan suatu aplikasi yang sangat inovative.
 
Aplikasi yang dinamakan Colour to Life yang bisa di unduh melalui Google Store ataupun Play Store. Aplikasi ini adalah games yang membutuhkan kreatifitas dari seorang anak dalam mewarnai. Karena untuk dapat menggunakan aplikasi tersebut, si anak harus mewarnai sebuah buku yang terdapat dalam paket Colour to Life.
 
 
Colour to Life yang dihargai Rp. 119.000 / paket, sudah termasuk buku mewarnai yang terdiri dari 15 lembar gambar dan 20 connector pens sebagai alat pewarnanya. Ketika sudah diwarnai, ajaibnya gambar tersebut dapat membuat karakter yang diwarnai seolah-olah hidup. Dan karakter itulah yang akan menjadi karakter dari games yang tersedia.
 
Ada 5 games dalam satu aplikasi Colour to Life, yaitu Giddy Up, Pogo Boy, Dress Up Challenge, Balance your Brain dan Safe Flight. Kesemua games tersebut dapat dimainkan oleh anak, jika karakter di buku mewarnai sudah selesai diwarnai.
 
 
Caranya cukup mudah, setelah diwarnai, buka aplikasi Colour to Life yang sudah di unduh. Lalu klik start, dan pilih games sesuai dengan karakter yang sudah diwarnai. Lalu  scan gambar yang telah diwarnai tadi, maka seketika karakter tersebut akan berubah menjadi animasi 3D yang seolah olah hidup.
 
 
 
 
 
Jadi kegiatan bermain games bagi anak tidak lagi hanya sekedar bermain, namun juga sudah menstimulasi otak dan melatih konsentrasi. Karena ke lima games yang tersedia memiliki karakter dan manfaat berbeda.
 
Seperti games Safe Flight, Giddy Up dan Pogo Boy dapat melatih konsentrasi dan motorik anak. Games Dress up Challenge dan Balance your Brain akan melatih keseimbangan otak kiri dan kanan. Produk terbaru dari Faber-Castell ini sudah dapat dibeli di seluruh Gramedia di Indonesia. 
 
 
Pada saat press conference di Sun Plaza Medan tanggal 5 Mei lalu, Managing Director PT. Faber Castell International Indonesia, Bapak Yandarmin Halim menjelaskan bahwa gawai sudah tak lepas dari seorang anak. Sehingga sudah sangat tidak mungkin seorang anak tidak tersentuh gawai sama sekali. Sehingga orang tua lah yang harus bijak dalam  menyeimbangkan kegiatan penggunaan non gawai dengan penguunaan gawai. Dan produk Colour to Life adalah salah satu jawaban tersebut.