Satu lagi kue kekinian yang dibawa artis menuju kota saya, yaitu Medan. Oki Setiana Dewi atau yang sering kita singkat OSD pun tak mau ketinggalan meramaikan gejolak berdagang kue. Hari ini, 5 November 2017, Medan Par Par pun resmi membuka outlet di Jalan Wahid Hasyim No. 60 A / 25 Medan. 
 
Berbeda dari kue artis lainnya yag biasanya hanya satu macam kue dalam satu merek dagang, Oki Setiana Dewi memberikan alternatif piihan kue yang beragam. Ada jenis Pastry, Cake serta Bolu Gulung. Dan kesemuanya menarik perhatian dan tentunya enak.
 
Saya sudah merasakan beberapa jenis kue Medan Par Par ini ketika press conference pada tanggal 4 November 2017 dan sejujurnya tidak ada yang mengecewakan. Dari harganya yang mulai enam puluh ribuan, saya rasa masih masuk akal dan worth to try. Apalagi volume dari kue yang tidak terlalu kecil, sehingga bisa dibagi-bagi beberapa potong. 
 

Acara press conference dibuka oleh MC kenamaan yaitu Alvin Matondang, atau yang dikenal dengan Mamak Gardam yang memberikan suasana meriah saat acara berlangsung. Oki Setiana Dewi pun juga hadir di acara press conference dan membagikan cerita  menarik terkait Medan Par Par.
 
 
 
 
Medan Par Par terinspirasi dari kata Par Par dalam bahasa Batak yaitu banyak dan beranak pinak. Jadi filosofinya, OSD berharap Medan Par Par dapat membuka cabang dimana-mana, tak hanya di kota Medan saja. Varian menu dari Medan Par Par pun cukup beragam. Oki Setiana Dewi memberikan alternatif bagi pembeli agar tidak bosan dengan satu jenis kue saja. Pastry, Cake dan Bolu Gulung merupakan jenis kue yang dijual di Medan Par-Par.
 
Untuk jenis kue Pastry, ada beberapa varian rasa yaitu Heavy Original dan Olehloh. Kue ini terdapat bolu pada bagian bawah, kemudian di tengah terdapat lelehan selai sesuai rasa, ditimpa dengan pastry yang renyah diatasnya. lalu pada bagian paling atas pun masih disiram dengan lelehan selai sesuai rasa yang tersedia. Saya paling favorite rasa Heavy Original, rasanya juara !
 
 
 
 
Lain Pastry, lain pula Bolu Gulung. Bolu berbahan dasar kentang ini diselimuti oleh selai sesuai rasa sebelum digulung. Lalu pada bagian atas gulungan disiram dengan selai dan topping sesuai rasa. Duh sungguh cantik dan menggugah selera. Rasa yang tersedia yaitu Blueberry Cheese, Mocca Tiramisu, dan Durian Nugatine.
 
 
Untuk jenis Cake, terdapat 3 rasa yaitu Greantea Darkness, Talas Chocolate dan Creamy Cheese. Kebetulan di goody bag saya kebagian varian Cake dengan rasa Greentea Darkness. Dan memang rasanya bikin kangen. Selai Greantea nya ada tekstur yang krenyes dan ada taburan apa ya, tekstur mirip cookies tapi nggak manis. Malah mirip rasa ceres mint nya Dunkin Donut. Bisa dibayangin nggak kira-kira? Pokoknya saya suka dan pasti beli lagi.
 
 
 
 
 
Tak hanya Oki Setiana Dewi yang hadir di acara press conference Medan Par Par. Turut hadir juga tokoh pedagang lokal Medan yang cukup sukses dengan usahanya, yaitu Bapak Januazir Chuwardi dan istrinya Ibu Chyntia dengan Syrup Sarang Tawon yang melegenda. Bapak Januardi juga menceritakan bagaimana akirnya dapa tetap survive di dunia bisnis kuliner yang semakin lama semakin berkembang.
 
 
Acara dilanjutkan dengan mencicipi dan mengambi gambar dari kue Medan Par-Par bersama-sama dan menguploadnya ke Instagram. Ada doorprice bagi undangan yang beruntung berupa 3 buah ponsel. Sayangnya bukan nama saya yang disebut, hiks..
 
 
Setiap gigitan dari selai yang ada di dalam Medan Par Par seperti ada tekstur krenyes-krenyes nya. Tapi saya kurang tau terbuat dari apa, sehingga rasa penasaran membuat Medan Par-Par saya kandas dalam beberapa suapan saja.
 
Saya sempat merekam beberapa momen press conference dari Medan Par Par, dan sudah saya upload ke Youtube Channel Saya. Yuk nonton, klik link dibawah ya..