Dengan usiaku yang sudah dipenghujung 20-an, sekarang memang lebih concern dengan produk-produk yang ada tulisan anti-aging tentunya. Tapi memang aku paham banget, produk untuk Anti-Aging itu kebanyakan memang tidak murah ya karena bahan-bahannya yang lebih concentrated. Senang sekali akhirnya aku mendapat kesempatan dari Clozette Indonesia untuk mencoba salah satu skincare lokal yang memiliki line Anti-Aging, yaitu Raiku Beauty . Tentunya aku semangat banget nyobain karena siapa tahu beneran cocok dan bisa menjadi rekomendasi untuk kalian yang juga sedang mencari Anti-Aging skincare dengan harga bersahabat.

Hampir 3 mingguan lebih aku mencoba rangkaian produk Anti Aging Series dari Raiku Beauty, yang terdiri dari :

  • Raiku Anti-Aging Toner
  • Raiku Anti-Aging Serum
  • Raiku Anti-Aging Morning Cream SPF 15
  • Raiku Anti-Aging Night Cream

Semua produk Raiku Anti-Aging Series ini memiliki star ingredients, antara lain : Niacinamid, Collagen, Milk, dan Hyaluronic Acid. Dan yang aku suka skincare Raiku ini semuanya bebas alkohol, bebas paraben, dan tidak ber-fragrance. Adapun kalau aku perhatikan di ingredients list, yang ada kandungan fragrance hanya yang Morning Cream hehe entah kenapa. However, itupun aromanya barely there, jadi kalau tidak kalian dekatkan hidung juga tidak akan notice kok. Namun, beberapa masih ada kandungan Silicone nya yah, jadi silahkan diteliti lagi bagi teman-teman yang sekiranya memiliki alergi bahan tersebut.

Baiklah, untuk step pertama dan menurutku yang paling krusial adalah Toner. Jadi setelah double cleansing, aku langsung lanjut dengan pemakaian Anti-Aging Toner dari Raiku.

Kemasan Toner dari Raiku ini cukup sederhana sih menurutku, berupa shaker-top botol gitu. Tapi tidak masalah, toh tekstur nya cair jadi mudah dikontrol.

Dari segi tekstur, dia berbentuk cair dan bening. Sehingga aku gak pakai kapas saat aplikasi, langsung aku tumpah beberapa tetes di tangan dan aplikasikan ke wajah. Dengan begini rasanya lebih efisien aja gitu.

Untuk formula, dia mudah sekali terserap ke kulit dan tidak meninggalkan rasa lengket. Lembab nya cukup dapet sih, karena kandungan humektan nya juga sangat tinggi yaitu Butylene Glycol dan Glycerin di urutan 5 teratas. Hanya saja, Sodium Hyaluronate nya memang di urutan paling bawah. Anti-Aging Toner Raiku ini selain melembabkan (Hydrating Toner), menurutku juga bisa sebagai Ph Balancing Toner. Jadi semacam 2 in 1 Toner gitu ya, cukup praktis deh.

Untuk step kedua, lanjut ke Anti Aging Serum Raiku. Ini salah satu produk dari semua rangkaian yang paling menarik perhatianku. Sebagai serum, bayanganku ya bakalan sedikit encer ya, tapi ternyata TIDAK. Jadi tekstur nya itu kental dan berwarna putih susu, jadi konsistensi nya seperti Emulsion. Ini menarik banget sih buatku, karena tekstur yang thick dan rich tersebut jadi terasa lembabkan banget di kulit keringku. Bagi yang kulitnya berminyak, aku yakin kalian bisa skip moisturizer juga.

Despite of its thick texture, dia cepat menyerap tanpa meninggalkan rasa lengket. Sehingga , selama memakai Anti-Aging Serum Raiku ini aku skip Emulsion dan langsung lanjut ke Morning/Night Cream mereka.

Kemasannya berupa botol berpipet, seperti serum-serum pada umumnya. Dan meskipun kelihatannya kecil botolnya, tapi menurutku cukup banyak loh ukurannya 30 ml. Apalagi sifatnya a little goes a long way banget, jadi sedikit aja sudah cukup untuk wajah dan leher.

ANTI AGING NIGHT CREAM

Setelah pemakain serum, pada malam hari tentu saja aku langsung lanjut ke moisturizer. Anti-Aging Night Cream Raiku ini bertekstur gel-like cream berwarna putih susu. Meskipun awalnya terlihat thick, tapi saat diaplikasikan ternyata dia mudah sekali tersebar dan ada cooling sensation nya juga.

Formulanya cukup rich di kulitku, butuh beberapa waktu untuk menyerap sempurna tapi terus terang aku suka dengan moisturizer yang tipenya begini karena lembabnya bertahan lama. Saat sudah menyerap total, dia tidak meninggalkan rasa lengket dan bisa banget kalau mau di layer lagi dengan sleeping mask untuk tambahan hydration.

Kandungan Niacinamide nya cukup tinggi karena berada di urutan lima teratas. Makanya setelah semingguan rutin pake Anti-Aging Night Cream ini, paginya saat bangun wajah terlihat cerah dan memberi kesan glowing.

ANTI AGING MORNING CREAM

Untuk paginya, Anti-Aging Series Raiku ini juga memiliki moisturizer untuk pagi hari yang mengandung SPF. Kalau aku lihat sih, dia tipe hybrid ya karena ada kandungan chemical dan ada Titanium Dioxide. Morning Cream Raiku ini bertekstur cream dan sedikit lebih thick jika dibanding dengan Night Cream. Terasa licin saat diaplikasikan, tapi tidak meninggalkan whitecast.

Menurutku saat pengaplikasian Morning Cream ini, harus banget menunggu lapisan skincare dibawah nya bener-bener menyerap dulu karena kalau langsung ditumpuk Morning Cream nya jadi susah diratakan. Selang beberapa detik, dia baru menyatu dengan kulit dan tidak meninggalkan rasa lengket ataupun minyakan. Karena kandungan SPF nya hanya 15, jadi biasanya tetap aku layer lagi dengan sunscreen. Apakah tidak beruntusan? Tidak sama sekali kok (di kulit ku yah).

Secara keseluruhan, aku tidak ada keluhan sama sekali selama pemakaian rutin kurang lebih 3 minggu ini. Jujur cukup terkesima juga dengan formula produk-produk dari Raiku, bahan-bahannya pun juga cukup bagus walaupun beberapa yang menjadi star ingredients yang tertulis di kemasan berada di urutan bawah-bawah. Tapi overall, dengan kandungan tanpa alkohol, pewangi, dan paraben ya sudah bagus pol. Dan aku rasa dengan formulanya yang cukup rich ini cocok untuk yang berkulit kering. Namun, tidak menutup kemungkinan pula bagi yang minyakan untuk mencoba karena formulanya mudah terserap dan tidak lengket.

Sekali lagi terima kasih Clozette Indonesia dan Raiku Beauty[ telah memberi kesempatan mencoba Anti-Aging Series ini. Semoga review ini juga membantu ya gengs!

xx