Hai sahabat wanita,apakabar,semoga kita semua dalam keadaan sehat.Kali ini aku mau cerita seputar kesehatan. Kesehatan adalah hal yang paling kita syukuri. Kesehatan menjadi factor utama untuk kita bisa berfikir, beraktifitas dan lain sebagainya. Kalau bicara soal kesehatan maka sudah ga asing sama yang namanya check up atau check kesehatan di laboratorium.
Naah kalau di tanya soal laboratorium, aku sudah pasti ke Prodia. Prodia sudah jadi top of mind atau lebih tepatnya jadi langganan aku. Mulai dari check up saat mau masuk kerja atau memang aku rutin general check up mulai dari fungsi hati,ginjal dll, pasti di prodia.
Dan aku mau kasih tau Kalian bahwa prodia telah meluncurkan produk terbarunya yang sudah lama di tunggu2, yaitu Nutrigenomic. Kenapa di tunggu-tunggu, karena kalau kamu mau melakukan test Nutrigenomic sebelumnya hanya ada di luar negeri. Dan prodia sudah menyesuaikannya jadi ga perlu jauh2 ke luar negeri habis waktu dan biaya. Apa sih Nutrigenomic itu, apa penting nya untuk kesehatan kita, aku akan sharing ke Kalian sahabat wanita.

Pada hari jumat bertempat di hard Rock cafe di Pacific place aku menghadiri grand launching Nutrigenomic dimana acara sangat meriah sekali di hadiri media,blogger dan juga guest speaker kak Ayudewi yang membagi ceritanya seputar lifestyle serta pentingnya menjaga kesehatan padahal kak ayu punya jadwal yang sangat padat, selain artis, kak ayu juga berperan sebagai seorang ibu juga pebisnis. Kehadiran kak ayu tentu menambah keseruan acara grand launching prodia.

Hadir pula sebagai pembicara utama yaitu para  dokter dari prodia salah satunya dr Arti Indira, dokter specialist gizi klinik. Dr Arti menjelaskan bahwa Nutrigenomic adalah salah satu solusi bagi kita yang sering merasa kog saya sudah diet tapi ga kurus2, dia makan apa aja kog ga cepet gemuk, atau contoh lain aku olahraga ini itu kog ga bisa dapat tubuh yang ideal. Lalu kita mulai menyalahkan pilihan diet kita, bahkan olahraga kita. Padahal yang perlu kita ketahui adalah bahwa ada makanan tertentu yang tidak cocok dengan kita berdasarkan Gen kita. Trus cara mengetahuinya nya gimana? Yap caranya adalah dengan melakukan test Nutrigenomic di prodia.
 Selain test untuk mengetahui makanan apa yang cocok untuk kita nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan kita, Nutrigenomic juga bisa untuk memeriksa power atau endurance saat kita berolahraga. Sehingga jika kita sudah mengetahui olahraga apa yang cocok maka akan sangat mungkin tujuan kita dalam berolahraga bisa tercapai.
Hasil dari test Nutrigenomic akan terlihat persepsi rasa seperti rasa pahit, rasa manis. Dan juga segi nutrisi dimana respon makanan dan metabolisme makanan. Test ini bermanfaat untuk preventive atau pencegahan penyakit misal kalau kita tau gen kita ada pemicu diabetes maka setelah test Nutrigenomic,kita bisa menghindari makanan yang mengandung gula, sehingga kita bisa terhindar dari penyakit diabetes. Test ini juga bermanfaat meningkatkan performa,prognosis kita menjadi lebih baik dan kita bisa mengetahui kebutuhan secara personal.

Turut juga dr Trilis sebagai produk manager dari Prodia menjelaskan bahwa test ini hasilnya mudah dibaca, ada penjelasan di setiap buku yang akan di terima kalau kita melakukan test. Setelah test, kita akan di follow up oleh prodia lalu ada meal plans juga supaya kita bisa semakin merasakan manfaatnya yang tadi sudah aku sebutkan. Buku catatan hasi test setebal 60 halaman, yang terdiri dari penjelasan apa itu Gen dan sebagainya. Dan 2 bab berisi informasi nutrisi serta exercises yang menjadi rekomendasi kita. Contohnya kenapa test persepsi rasa pahit, gen yang cocok untuk rasa tersebut, ada penjelasan di buku itu. Selain ada follow up, dijelaskan bahwa setelah test Nutrigenomic ada free konsultasi dengan dokter gizi Prodia. Hasil test nya sendiri bisa keluar 9-10 hari. Sesuai yang aku info tadi test ini bisa dilakukan di prodia di seluruh Indonesia jadi sahabat wanita ga perlu khawatir kalau kamu ga berada di Jakarta. Ada tersebar 289 outlet Prodia.
Kalau kamu merasa perlu informasi tambahan, maka sahabat wanita bisa menghubungi prodia.Karena lebih baik mencegah daripada mengobati.