artikel pengumuman SBMPTN, pengumuman SBMPTN 2019, kelulusan SBMPTN 2019, cara mudah move on dari kegagalan SBMPTN, peluang terbuka kuliah murah di Esa Unggul Internasional, kuliah kualitas terbaik di Esa Unggul Internasional
(Tidak lulus SBMPTN bukan berarti masa depan suram ya. Dokpri)


Keinget banget sewaktu dulu masa-masa kuliah berasa sempit banget informasi. Belum segencar dan seluas sekarang khazanah pengetahuannya. Apalagi kalo udah doktrin kalo kuliah negeri itu adalah sebuah hal yang mutlak dan ga boleh di ganggu gugat, kalaupun mau swasta, ya yang prestige sekalian. Oleh sebab itu, para adek-adek generasi milenial ini, sudah patut banyakin rasa syukurnya dan ningkatin skill dalam dunia digital.

Kemajuan teknologi dan digital dalam dunia pendidikan

artikel pengumuman SBMPTN, pengumuman SBMPTN 2019, kelulusan SBMPTN 2019, cara mudah move on dari kegagalan SBMPTN, peluang terbuka kuliah murah di Esa Unggul Internasional, kuliah kualitas terbaik di Esa Unggul Internasional
(Para generasi Z alumni Esa Unggul Internasional. Dokpri)

Kita gabisa nolak kemajuan jaman, dengan keadaan yang seperti ini pula, maka kehadiran pilihan universitas menjadi pertimbangan para orang tua sebagai pihak yang membantu dalam segi pembiayaan dan pendampingan selama masa studi mereka. Kehadiran Universitas Esa Unggul Internasional ini bisa menjadi opsi buat memberikan masa depan terbaik untuk putra putri para moms and dads disini, karena jujur aja, kalo pas denger betapa hebat dan menggiurkannya program studi saat ini, pengen kuliah lagi aja aku tuh hehe. Semoga, ada rezeki dan kesempatan untuk bisa merasakan bangku kuliah lagi dengan ilmu yang lebih aplikatif.

Inovasi teknologi dan globalisasi terus mengalami perkembangan yang begitu pesat, oleh sebab itu memiliki gelar yang tinggi juga tidak menjamin karier seseorang kedepannya. Butuh sebuah skill, value dari dalam diri yang mumpuni dan berani bersaing dan menyesuaikan diri dalam industri global karena perusahaan multinasioanl saat ini terdiri dari staff yang berasal dari berbagai latar belakang, etnis dan budaya yang berbeda. Ketika kita tidak memiliki pengalaman internasional, tentu nya akan merasa sangat kesulitan dalam proses adaptasi ini.

Oleh sebab itu, ga dipungkiri juga, ketika aku kuliah dulu, berasa WOW aja gitu kalo ada yang bisa dapet beasiswa dan beberapa bulan buat study di luar negeri. Dengan kurikulum dan pengalaman serta atmosfer menimba ilmu di luar negeri, masih menjadi daya pikat yang sungguh melekat hingga saat ini. Apalagi ditambah kemajuan global tadi, makin membuat kita-kita (eh adek-adek) untuk berkesempatan menimba ilmu di luar negeri.

Kehadiran Esa Unggul Internasional

artikel pengumuman SBMPTN, pengumuman SBMPTN 2019, kelulusan SBMPTN 2019, cara mudah move on dari kegagalan SBMPTN, peluang terbuka kuliah murah di Esa Unggul Internasional, kuliah kualitas terbaik di Esa Unggul Internasional
(Pak Frans dan Ibu Tya saat sharing tentang kemajuan teknologi dunia. Dokpri)

Nah, sekarang ketika adek-adek merasa susah move on karena pengumuman dari SBMPTN negeri karena tidak lolos, mungkin saja rezeki adek-adek ini ada di pintu lain yang tidak disangka-sangka. Siapa tau, memang dipersiapkan untuk bisa menjalankan perkuliahan di luar negeri dan Universitas Esa Unggul Internasional akan menawarkan pengalaman mengenyam pendidikan di luar negeri yaitu di Tiongkok.

Pada kesempatan ini, bersama dengan narasumber Pak Fransiskus Adikara (Direktur Kampus International Universitas Esa Unggul), mengatakan bahwa dengan Esa Unggul, para mahasiswa merasakan perbedaan suasana perkuliahan reguler. Menambahkan juga, ibu Arityaningrum Widayati, S.Sos (ka.Biro Marketing Program Internasional) bahwa di Esa Unggul Internasional ini perkuliahannya dilakukan dengan bahasa Inggris dan mengadakan connecting class (dosen atau professor dari universitas luar negeri memberikan perkuliahan secara teleconfrence).

Serta kita bersama-sama dengan para alumni Esa Unggul yang akan melakukan wisuda 2 kali di tahun ini ikut mendengarkan beberapa paparan dari pak Frans tentang pentingnya mengikuti perkuliahan secara internasional, agar kesempatan dan wawasannya juga berkembang secara global. Dan adik-adik ini akan mengikuti wisuda 2 kali, kok bisa?

Ya, karena mahasiswa mendapatkan gelar sarjana baik dari Universitas Esa Unggul maupun Universitas mitra Esa Unggul di Tiongkok dengan teknis perkuliahan selama 2 tahun di dalam negeri (Indonesia) yang mempersiapkan program bahasa Mandarin dan 2 tahun di luar negeri (Universitas mitra Esa Unggul di Tiongkok). 

Pak Frans juga menambahkan bahwa, ketika nantinya mereka lulus, mereka yang akan menjadi waiting list dari berbagai bidang keahlian baik yang ada di dalam negeri maupun luar negeri, sehingga adik-adik setelah lulus kuliah nanti tidak perlu risau dengan panggilan pekerjaan atau bahkan menyesuaikan dengan kondisi apakah masih ingin menikmati 1-3 bulan pasca kelulusan. Dan harapannya dari lulusan Universitas Esa Unggul Internasional ini, kapasitas mereka sebagai SDM akan semakin meningkat dan bisa mengharumkan nama bangsa dan negara Indonesia tercinta ini.

Kenalan sama alumni Universitas Esa Unggul yuk!

artikel pengumuman SBMPTN, pengumuman SBMPTN 2019, kelulusan SBMPTN 2019, cara mudah move on dari kegagalan SBMPTN, peluang terbuka kuliah murah di Esa Unggul Internasional, kuliah kualitas terbaik di Esa Unggul Internasional
(Bersama lulusan terbaik Esa Unggul Internasional, M. Aulia dan Sylvia. Dokpri)

Kehadiran para alumni di ruangan ini membuat atmosfir serasa masih kuliah lho guys hihi. Dan langsung aja kita kenalan sama Muhammad Aulia Rahman, Prodi Teknik Informatika, 2+2 Joint Degree dan Sylvia Septika, Prodi Manajemen 2+2 Joint Degree. 

Gelar mereka 2 lho, Muhammad Aulia Rahman, S.Kom,Bachelor of Engineering dan Sylvia Septika, S.M, Bachelot of Economic.

Kalo ditanyain, prospek kerjaan di dalam negeri gimana? Wah ya besar banget dong, seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, bahkan seperti waiting list gitu. Pak Frans juga menyebutkan bahwa saat ini telah menandatangani 20 MOU untuk bermitra dengan universitas selain yang ada di Tiongkok, yaitu Korea dan Jepang. Saat ini sih pihaknya telah bekerja sama dengan Jiangsu Second Normal University (JSNU), Tiongkok untuk jurusan Communication and Visual Design, Nanjing XiaoZhuang University (NXU), untuk jurusan Informatics Engineering dan North China Electric Power University (NCEPU) untuk jurusan Industrial Engineering. Bahkan, salah satu Universitas mitra yaitu Nanjing XiaoZhuang University (NXU) telah membuka kantor perwakilan di kampus Esa Unggul.

Aku juga penasaran bagaimana short story mereka ketika memutuskan untuk berkuliah di Universitas Esa Unggul ini? Ternyata, ya Universitas Esa Unggul ini telah terjamin dari segi perkuliahan secara internasional sejak 2012 lho dan memang menariknya anak-anak sekarang pendekatan dan trigerred nya udah pada ekonomi global, teknologi dan digital ya, jadi mereka enjoy dan menambah value pada diri mereka untuk menjadi lebih survive saat berada diperantauan sana. 

Dengan living cost yang berdasarkan sharing dari Sylvia Septika kurang lebih 2 juta per bulannya, karena di Universitas Esa Unggul pada tahun ini menawarkan paket 140 juta dengan include kesemuanya termasuk domitory, buku perkuliahan dan exclude nya dari living cost tadi termasuk ticketing yaa. Bahkan, Sylvia ini salah satu mahasiswa yang berprestasi, selain dibidang akademisi saja, karena saat ada event menyanyi disana, ia berhasil memenangkan dengan saat final ia menyanyikan lagu mandarin. Untuk penyesuaiannya juga tidak terlalu sulit, asalkan diri kita mau belajar dan terus meningkatkan skill ya tentunya teman-teman.
artikel pengumuman SBMPTN, pengumuman SBMPTN 2019, kelulusan SBMPTN 2019, cara mudah move on dari kegagalan SBMPTN, peluang terbuka kuliah murah di Esa Unggul Internasional, kuliah kualitas terbaik di Esa Unggul Internasional
(Bersama para blogger di Universitas Esa Unggul. Dokpri)
Yuk, ga perlu galau apalagi ketika tidak lulus SBMPTN, move on ke Universitas Esa Unggul Internasional yaa! Kayak aku ini jadi kepikiran lagi buat kuliah lanjutan dan pengennya mengambil jurusan design atau management dan rasanya pilihan move on ke Universitas Esa Unggul bisa jadi wish list ya, doakan ya guys!