Nastar merupakan salah satu kue kering yang (katanya) wajib ada saat lebaran maupun hari istimewa lainnya. Selain bentuknya yang menul-menul, nastar juga diminati dari semua usia. Tapi, ada beberapa orang yang sudah lanjut usia kurang suka dengan kue kering karena teksturnya yang keras dan suka bikin gigi ngilu saat menggigitnya. Jangan khawatir, tidak semua kue kering memiliki tekstur keras. Kamu bisa mengubah kue kering yang keras tersebut menjadi lumer. Bagaimana cara membuat nastar lumer?

Sudah cukup lama saya tidak membagikan resep di blog tercinta. Setelah beberapa kali mengunggah foto nastar di media sosial, ternyata antusias temen-temen cukup banyak. Beberapa ada yang memuji dan beberapa ada yang pesan kue nastar buatan saya. Tapi, mohon maaf saat mepet lebaran saya sudah K.O alias tepar karena kecapekan sehingga menolak beberapa pesanan, hihi.

baca juga: 

KASTENGEL NO OVEN NO MIXER, BISAAA!

Sebenarnya membuat kue kering sangat mudah. Kita tinggal bereksperimen saja dengan ukuran bahan dan bentuk dari kue kering itu sendiri. Jika kamu suka baking, barangkali memiliki pendapat yang sama dengan saya. Baiklah, daripada kepanjangan, mari kita bahas bahan dan cara membuat nastar lumer.

Bahan Adonan:

  • Tepung Terigu Protein Sedang/Rendah 300 gram
  • Gula Halus 150 gram (atau sesuai selera, kalau saya tidak suka manis karena saya sudah manis *lol*)
  • Margarin + Butter 250 gram
  • Susu Bubuk 2 sdm (optional, nggak pake juga nggak masalah)
  • Kuning Telur 2 btr
  • Vanili bubuk 1 pcs


Bahan Olesan:

  • Kuning Telur 1 btr
  • Pewarna Makanan kuning telur 3 tetes
  • Susu Kental Manis 2 sdm
  • Air 1 sdm


Bahan Selai:

  • Nanas 3 buah (ukuran sedang)
  • garam secukupnya
  • gula secukupnya


Cara Membuat Selai Nanas

Pertama, kupas nanas dan hilangkan matanya. Kemudian parut nanas hingga selesai. Saya sarankan nanasnya diparut saja agar teksturnya cantik. Kalau diblender maka teksturnya terlalu halus dan saat dimasak akan lebih menyusut. 


Setelah itu tambahkan sejumput garam dan masak di api sedang. Aduk-aduk hingga kandungan airnya berkurang atau menyusut. Setelah kandungan airnya hilang, tambahkan gula dan masak lagi hingga berwarna kecoklatan. Tapi, hati-hati jangan sampai coklat banget ya. Setelah jadi, sisihkan dan biarkan dingin.

Selai yang sudah dibulatkan
Saat selai nanas sudah dingin, bulatkan sesuai selera atau disamakan dengan ukuran nastar yang akan dibuat. Paling tidak sedikit lebih kecil dari nastar yang akan dibuat. Kalau saya memang suka kulitnya yang agak tipis dengan isian yang banyak, hehe. Sesuaikan saja dengan keinginan kamu. Kemudian sisihkan.

baca juga: 

Resep Kue Kecipir Paling Mudah Anti Gagal


Cara Membuat Nastar Lumer

Pertama siapkan baskom kemudian masukkan kuning telur, gula halus, vanili bubuk, dan margarin plus butter. Di sini saya mencampur margarin dan butter dengan perbandingan 50:50 agar teksturnya tidak terlalu lembek dan tidak terlalu keras. 

Kocok bahan-bahan tersebut menggunakan spatula, sendok nasi, atau whisk (yang dipunya di rumah) sampai adonan berbentuk seperti mayonaise yakni lembut dan sudah tidak ada yang bergerindil.

Setelah itu, masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk perlahan. FYI, akan lebih baik jika tepung terigu disangrai terlebih dulu sebelum dipakai. 


Adonan memang akan terlihat agak lembek, tidak seperti adonan donat yang lebih kokoh. Namun, jangan ditambahkan tepung terigu lagi ya, karena justru membuat tekstur nastar tidak bagus. Jadi, biarkan saja begitu yang penting saat dibulatkan hasilnya halus.

Ambil adonan yang sudah jadi kira-kira se-jempol tangan atau sesuai selera. Jika ingin nastar agak besar maka tambah saja adonan yang diambil.

Kemudian pipihkan dan isi dengan selai nanas. Bulatkan perlahan dan letakkan di atas loyang yang sudah diolesi margarin sebelumnya. Kemudian olesi semua permukaan nastar menggunakan bahan olesan yang sudah dibuat.

nastar yang dibulatkan diletakkan di loyang

Sambil membentuk adonan, panaskan oven selama kurang lebih 5 menit. Kali ini saya menggunakan oven tangkring. Cara menggunakannya yakni pakai api paling kecil agar kue kering nastar tidak cepat gosong.

Setelah 5 menit, baru masukkan loyang berisi nastar tersebut selama 40 menit atau hingga matang. Pada 10 menit pertama, keluarkan nastar dan olesi kembali menggunakan bahan olesan. Jadi, proses pengolesan dengan kuning telur itu saya lakukan 2x sehingga nastar bisa terlihat cantik.

kreasi bentuk landak
Kemudian masukkan kembali nastar ke dalam oven dan tunggu hingga matang. Ciri-ciri sudah matang yakni kuning telur yang menetes di loyang menjadi coklat atau bagian bawah nastar sudah mengeras dan berwarna kuning kecoklatan.

Angkat nastar, dan tiriskan hingga dingin. Jangan memasukkan nastar ke dalam toples dalam keadaan panas karena bisa mengurangi waktu ketahanannya. Jika memasukkan toples dalam keadaan dingin maka kuker ini bisa bertahan hingga 2 bulan. 

Nastar siap dicemil-cemil

nastar sudah jadi
Bagaimana, mudah bukan resep kue kering nastar ini? Saya percaya kamu semua bisa membuatnya, karena bahannya sederhana dan jika sudah mencoba beberapa kali pasti rasanya semakin nikmat. Saat membuat pertama kali, punya saya langsung jadi menul-menul lho. Jadi, semuanya pasti bisa. Cara membuat nastar ala saya ini takarannya sudah saya sesuaikan agar teksturnya menjadi kres tapi lumer di mulut. Nenek-kakek pun bisa menikmatinya. Selamat mencoba, ya!