Hai, siapa namamu?
Bagaimana aku bisa mengenalmu? Dimana kita pertama bertemu?
Bagaimana caramu meminta hatiku? Romantis kah?
Haha, aku sangat ingin tahu, sungguh.

Apa aku telah mengenalmu sebelumnya?
Seperti apa cerita cinta kita?
Bahagia? Penuh tangis dan perjuangan?
Aku harap kita menjalaninya dengan  penuh cinta.
Cinta yang kuat dan kekal.
Karena aku mencintaimu, tentu dengan sepenuh hati.

Siapapun dirimu, tentu saja kamu harus mencintaiku.
Sudah pasti kamu mencintaiku, bagaimana tidak kamu bisa menikahi seorang wanita yang tidak kau cinta?
Kupikir itu hanya ada di dalam sinetron yang bahkan enggan aku tonton.

Siapapun dirimu, sudah kupastikan engkau lelaki hebat.
Mampu menaklukan aku yang begitu keras kepala, sangat berambisi, dan kadang suka genit.
Kau hebat karena mampu membuat hatiku berlabuh padamu.
Dan aku merasa berharga karena mampu merasakan itu.

Yang aku inginkan sekarang adalah, kita menjalani kehidupan kita sebaik-baiknya.
Selalu penuh cinta, setiap hari.
Hidup dengan menebarkan kebaikan, tidak hanya untuk diri kita, tetapi juga untuk lingkungan sekitar.
Aku ingin kita bisa berarti untuk orang lain dan dibutuhkan banyak orang.
Aku ingin kamu memelukku ketika tidur dan menciumku dengan lembut ketika ku membuka mata.
Aku ingin menyiapkan sarapan terlezat untuk mengisi perutmu yang buncit.
Aku ingin dadaku berdesir ketika kamu memanggilku istrimu.
Aku ingin pernikahan kita bahagia, selama-lamanya.

Ya, semua yang aku bicarakan memang keinginanku.
Boleh kau tuliskan disini apa keinginanmu?
Tentu saja ketika kamu sudah resmi menjadi suamiku.

Dear lelakiku, aku mencintaimu, dengan teramat sangat.