Semudah menggenggam tanganmu di saat aku kesepian. Semudah memelukmu ketika aku rindu. Semudah mengecup pipimu ketika rasa sayang sungguh sangat menggelitik hati.

Hari-hariku sekarang menjadi lebih mudah, semenjak kamu kembali ke Jakarta, dan membawa kabar baik bahwa kamu memilih untuk kuliah di Jakarta saja.

Seakan Tuhan sangat mengerti tentang perasaanku, Ia mengabulkan doaku dengan mengirimkan dirimu kembali ke pelukanku. Tuhan mengerti, rindu ini sudah terlalu ganas untuk dibendung. Tuhan mengerti, mata ini sudah cukup tegar untuk tidak mengeluarkan tetesan air mata karena mendambakan dirimu.

Life is unpredictable. Kita tak akan pernah tahu kejutan apa yang akan kita dapatkan hari ini, besok, atau lusa. Dan kali ini, aku dikejutkan oleh kado dariMu, Tuhan.
Sekarang dia kembali ke pelukanku.
Sekarang aku mampu merengkuh raganya.
Sekarang aku dapat mendengarkan deru jantungnya.
Adakah hal yang lebih indah selain mensyukuri kado dariMu?

Tetaplah seperti ini.
Jangan dulu berubah.
Biarkan aku sejenak bernafas dengan kebahagiaan.