photo credit: imawan
Apa yang ada di dalam fikiran teman-teman begitu mendengar kata wakaf? Jujur, pertama kali mendengar kata wakaf saya langsung ingat dengan tanah wakaf keluarga besar atok saya di Tanjung Pura, ingat wakaf Alqur'an sumbangan hamba Allah untuk mesjid, dan wakaf bangunan untuk dijadikan panti asuhan buat anak-anak yatim piatu. Sebagai umat Islam kita pasti punya keinginan untuk bisa wakaf, tapi di sisi lain kita nggak punya harta berlebih seperti tanah atau pun bangunan yang bisa dibagikan. Lantas, kapan kita bisa wakaf?

La Tahzan. Yups, jangan bersedih dan berkecil hati. Wakaf  nggak hanya berbentuk fisik berupa bangunan ataupun tanah. Karena sekarang ini kita bisa berwakaf melalui asuransi berbasis syariah. Beberapa waktu lalu saya mengikuti Peluncuran Wakaf Melalui Produk Asuransi AXA Mandiri Syariah bertempat di Sentral Aljazeerah, Epicentrum Walk, Kuningan. Fitur wakaf ini diluncurkan untuk memudahkan nasabah yang ingin berwakaf. Jadi AXA Mandiri Syariah nggak hanya memberikan proteksi dan perencanaan keuangan sesuai prinsip syariah saja, tapi nasabah juga diberi kemudahan untuk beramal. Pas banget fitur wakaf ini diluncurkan di bulan Ramadan untuk melengkapi kesempurnaan ibadah nasabah.

Handojo G. Kusuma - Dirut AXA Mandiri
Bapak Handojo G. Kusuma dalam sambutannya mengatakan ini merupakan challenge tersendiri bagi AXA Mandiri untuk memposisikan diri bahwa saat ini AXA Mandiri memeiliki AXA Mandiri Syariah. Menurut pak Handojo ekonomi syariah saat ini sedang berkembang, bisnis syariah, dan industri asuransi syariah juga terus berkembang. Ini merupakan saat yang tepat untuk membuktikan bahwa Asuransi Syariah, yang tentunya konsep dari asuransi di dunia syariah merupakan sesuatu yang cocok dengan budaya Indonesia yaitu saling berbagi. Maka dari itu AXA Mandiri Syariah mengambil tagline #berbagijadiberkah

Jadi kedepannya AXA Mandiri Syariah selain ingin memberikan solusi perlindungan kepada nasabah juga akan memberikan solusi berupa nilai-nilai syariah. Dan wakaf yang diluncurkan saat ini merupakan fitur tambahan yang akan dikenalkan pada produk syariah. AXA Mandiri Syariah tidak ingin menjual produk-produknya sebagai jual putus, tapi juga terus membina hubungan dengan nasabah. Inilah yang menjadi tulang punggung bagaimana AXA Mandiri Syariah menjadi besar di kemudian hari nanti
.

Anton Sukarna - SEVP Distribution and Service Bank Syariah Mandiri
Bapak Anton Sukarna pada kesempatan yang sama mengatakan bahwa pilihan orang bersyariah kalau dikategorikan dalam 2 tipe yang berbeda yang satu perorangan dan yang satu perusahaan, maka ternyata nasabah golongan perorangan menempatkan pilihan syariah adalah pilihan nomor 1. Jadi kesimpulannya syariah adalah nilai individu. Maka dari itu fitur wakaf yang ada pada AXA Mandiri Syariah merupakan wujud nyata dalam membantu nasabah yang ingin menjalankan ibadah amal jariyah. 

Produk asuransi syariah ini bisa dipasarkan tidak hanya kepada nasabah Bank Syariah Mandiri saja tapi juga masyarakat umum. Didukung oleh 765 kantor cabang di seluruh Indonesia, Bank Syariah Mandiri siap menjadi mitra yang menghubungkan produk AXA Mandiri unit Syariah dengan nasabahnya.

Mengapa Asuransi  Syariah?

Islam menganjurkan agar mempersiapkan diri menghadapi segala cobaan atau musibah. "Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan izin Allah" (QS Al-Taghaabun [64] 11).

Menurut Srikandi Utami Asuransi berdasarkan prinsip syariah adalah usaha saling tolong menolong (ta'awun) dan melindungi (takafuli) diantara para peserta melalui pembentukan kumpulan dana (Dana Tabarru') yang dikelola sesuai prinsip syariah untuk menghadapi risiko tertentu


Srikandi Utami - Chief of Sharia AXA Mandiri
Fitur wakaf merupakan fitur yang sesuai dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional MUI No.106/DSN-MUI/X/2016 tentang wakaf  Manfaat Asuransi dan Manfaat Investasi pada Asuransi Jiwa Syariah, yang mengatur ketentuan wakaf pada Asuransi Jiwa Syariah bagi masyarakat. Menurut Badan Wakaf Indonesia dalam Indonesia Wakaf Summit 2019 mencatat potensi asset wakaf per tahun mencapai Rp 2.000 trilliun dengan luas tanah wakaf mencapai 420 ribu hektar. Terkait potensi wakaf berupa uang tunai mencapai kisaran Rp 188 triliun per tahun.

peluncuran fitur wakaf produk Asuransi AXA Mandiri Syariah ditandai dengan tabuhan rebana

Manfaat Asuransi AXA Mandiri Syariah

Solusi Perlindungan dengan alokasi dana untuk wakaf memiliki tiga kelebihan utama yakni memberikan manfaat asuransi menyeluruh, memaksimalkan perencanaan keuangan yang tepat untuk memastikan manfaat perlindungan bagi keluarga/ahli waris di masa depan, serta menyediakan fitur wakaf secara sistematis untuk membantu sesama sesuai syariah.

Dengan produk Solusi Perlindungan ini nasabah berkesempatan mendapatkan perlindungan asuransi dan sekaligus berwakaf sebesar maksimal 45% dari santunan asuransi serta 30% dari jumlah manfaat investasi nasabah yang dapat diwakafkan.

Penandatanganan kerjasama antara AXA Mandiri dengan Dompet Dhuafa dan Mandiri Amal Insani
Selain berkomitmen untuk mengembangkan produk asuransi syariah, AXA Mandiri unit syariah juga secara berkelanjutan melakukan literasi dan edukasi mengenai manfaat asuransi syariah kepada masyarakat.