Setiap orang berpotensi memiliki sel kanker. Maka sangat penting bagi kita untuk memperhatikan bagaimana gaya hidup yang kita jalani. Rutinitas aktivitas atau pola makan turut menentukan kualitas kesehatan tubuh kita pula.

Sangat penting untuk menyadari bahwa kita hidup di masa yang semakin penuh dengan polutan. Tidak hanya polutan pada lingkungan , tetapi juga pada makanan. Tidak dapat kita pungkiri bahwa banyak polutan seperti radiasi yang berpotensi memicu kanker, atau makanan di sekitar kita yang hanya memenuhi standar rasa dan seringkali mengabaikan standar kualitas  makanan sehat. 

Kebanyakan makanan terpapar hormon, pestisida, pemanis buatan, pengawet dan pewarna buatan yang jika terus menerus terakumulasi tidak dapat di toleransi oleh tubuh kita sehingga menimbulkan berbagai dampak kurang baik bagi kesehatan 
Pengetahuan yang cukup terutama tentang makanan apa yang masuk dalam tubuh kita akan sangat membantu kita untuk menghindari dampak negatif dari makanan tersebut. 

Kita tidak dapat menghindari makanan yang berpotensi menurunkan kualitas kesehatan kita, namun kita dapat menghindari atau paling tidak membatasinya.
Dampak terburuk dari rendahnya kualitas makanan yang kita konsumsi adalah adanya potensi kanker. Kanker selalu menjadi trending momok di manapun dan bagi siapapun. Selalu menjadi berat saat seseorang harus terkena kanker karena segala sistem perawatan dan efek samping yang ditimbulkan dari perawatan tersebut.

Sebagai ikhtiar, tak ada salahnya kita mengenali beberapa makanan yang berpotensi memicu kanker. Yuuk simak beberapa tips berikut:


MAKANAN KALENGAN

Padatnya rutinitas saat ini seringkali membuat kita memilih cara instan untuk mengkonsumsi makanan, karena dinilai lebih praktis. Umumnya, kita membeli makanan kalengan untuk hanya sekedar di hangatkan dalam microwave atau bahkan langsung di makan. Padahal kebanyakan makanan kalengan yang tampaknya sangat mempermudah hidup kita justru memiliki lapisan di dalam yang mengandung bisphenol-A, atau dikenal sebagai BPA. BPA ini telah terbukti meningkatkan risiko pengembangan beberapa jenis kanker termasuk kanker payudara, kanker prostat, dan banyak lagi. Satu hal yang perlu anda ingat adalah, jangan berharap untuk melihat logo BPA di kaleng. Jika tidak ada keterangan bebas BPA, maka anda dapat menganggap ada BPA.






KERIPIK KENTANG

Keripik kentang banyak sekali disukai oleh anak anak atau pun orang dewasa. Pada dasarnya kentang tergolong dalam sayuran yang bernutrisi. Namun pengolahan yang tidak tepatlah yang membuat kentang berpotensi memicu kanker. Keripik kentang merupakan olahan kentang yang merupakan makanan bertepung. Dan makanan bertepung seperti kentang di goreng dengan suhu yang cukup tinggi maka akan memproduksi akrilamida, yakni zat yang dikenal sebagai agen pemicu kanker.






GULA HALUS

Gula halus atau gula refinasi  jika di konsumsi dalam jumlah yang cukup banyak terakumulasi, tidak hanya menyebabkan obesitas namun juga dapat meningkatkan resiko kanker seperti kanker payudara, kanker pankreas, kanker prostat, kanker rahim, dan lain lain.





DAGING MERAH BAKAR

Sama hal nya seperti keripik kentang, saat daging di panggang pada suhu tinggi akan menghasilkan produk sampingan yang disebut sebagai amina aromatik heterosiklik aromatic yang lebih dikenal sebagai karsinogen yaitu agen yang dapat mengembangkan beberapa jenis kanker. Meskipun belum ada pedoman resmi dari para ahli kesehatan mengenai daging yang disiapkan dengan cara ini, tidak ada salahnya kita membatasi konsumsinya.




DAGING OLAHAN

Daging olahan saat ini sangat mudah kita temukan di sekitar kita. Banyaknya pengawet dalam daging olahan seringkali terkontaminasi dengan karsinogen selama proses pengolahan, seperti sosis bakar, daging asap dalam hamburger, meningkatkan potensi kanker dalam tubuh kita jika terus menerus terakumulasi.





SODA

Soda memiliki kadar gula tinggi dengan kandungan kalori kosong. Pewarna buatan dan bahan kimia makanan yang ditempatkan dalam soda, seperti 4-MI telah terhubung dengan kanker. Meminum lebih dari satu kaleng soda setiap hari dapat meningkatkan resiko terkena stroke daripada mereka yang tidak.





Pertimbangkan dan pilih pilah lagi makanan yang akan kita konsumsi. Akan sangat baik membatasi nya, dan yang terbaik adalah menghindarinya. Saat kita terpaksa mengkonsumsi makanan makanan yang terpapar banyak polutan tersebut, ada baiknya kita imbangi dengan banyak mengkonsumsi makanan sehat seperti sayur, buah dan memperbanyak asupan air putih. Jangan lupa rutin berolah raga untuk menjaga stamina tubuh agar tetap fit.