Orang tua mana yang tidak menginginkan putra putrinya pandai, baik ilmu sains ataupun ilmu agama. Kedua keilmuan tersebut sangatlah penting bagi arah dan keberhasilan kehidupan seseorang di masa yang akan datang. Yang pasti semua orang tua ingin, karena menurut ulama besar dari Turki Said Nursi, “Ilmu sains (ilmu umum) hanya akan menajamkan otak, sedangkan hatinya akan tumpul, imbasnya kurang peduli terhada masalah sosial, sebaliknya ilmu-ilmu agama akan menajamkan hati, tapi menjadi kurang peduli dengan pemikiran sains”. Beliau tidak hanya hafal Al-Qur’an, tapi juga jago dalam bidang sains, seperti matematika, fisika, filsafat bahkan sejarah dll. Jadi perpaduan antara ilmu sains dan ilmu agama akan menjadikan seseorang punya kepribadian yang kuat dan punya kepedulian juga untuk kemaslahatan umat.

Menjawab permasalahan orangtua tersebut, http://www.klis.co.id K-LINK Indonesia dengan niat untuk mencerdaskan anak-anak Indonesia, mendirikan KLIS (KNOWLEDGE LINK INTERCULTURAL SCHOOL) dengan tujuan: menjadikan KLIS menjadi salah satu sekolah yang berkurikulum internasional, menitikberatkan pada pendidikan islam yang dapat mengantarkan siswa didik pada lingkungan Intercultural, berwawasan internasional, dan menjadi cendikia yang memahami nilai-nilai ajaran islam sejak dini. Pendidikan dasar merupakan elemen penting dari perjalanan belajar seorang siswa, pendidikan dasar yang baik akan memberikan fondasi yang kuat bagi siswa untuk pendidikan selanjutnya dan tentu saja akan ikut membentuk masa depan yang baik bagi siswa didik.
Sepatutnya orangtua memberikan pendidikan yang terbaik buat putra-putrinya, memberikan kasih sayang, ada ikatan batin yang kuat antara orang tua dan anak. Sehingga kelak anak juga akan memberikan kasih sayangnya, disaat para orang tua sudah renta, tidak akan menyia-nyiakan orang tua dengan menitipkan di Panti Jompo, anak akan tulus seperti saat kita memberikan pendidikan dan kasih sayang yang terbaik saat mereka masih kecil.

KNOWLEDGE LINK INTERCULTURAL SCHOOL (KLIS)
Alhamdulillahnya, saya berkesempatan menghadiri soft Lounchingnya KLIS, 10 April 2019 yang lalu, di KLIS PRIMARY Jl. pintu 3 Sirkuit Sentul, Babakan Madang, Kadumangu, Bogor, Jawa Barat 16810. Dengan menghadirkan ustad Abdul Somad (UAS), untuk memberikan tausyiahnya dengan tema, Islamic Parenting. Dalam ceramahnya UAS mengenalkan KLIS primary adalah sekolah yang menggabungkan 2 bidang keilmuan, yaitu sains dan agama. Jadi kedepan lulusan dari KLIS diharapkan akan menjadi anak-anak yang bisa mengaplikasikan ilmunya untuk dunia dan akheratnya. Tujuan digelarnya acara soft lauching dengan mengundang UAS sebagai penceramah salah satunya untuk memperkenalkan sekolah KLIS Primary dan memberi kesempatan kepada para orang tua untuk dapat melihat secara langsung fasiltas sekolah KLIS Primary. KLIS Primary merupakan sekolah international tingkat pendidikan dasar yang berbasis kurikulum Cambridge dan berbasiskan pendidikan agama Islam.

Pendidikan dasar yang baik dan terstruktur akan membentuk kerangka berpikir dan menjadi fondasi yang kuat untuk pendidikan anak tahap selanjutnya. Orang tua senantiasa mengharapkan anak-anaknya untuk tumbuh dan berkembang serta menjadi cerdas dan cendekia, sekolah dasar merupakan sekolah formal pertama, gerbang pengantar pendidikan seorang anak yang akan menjadi faktor krusial dalam perjalanan hidup seorang anak. Belajar dalam suasana yang menyenangkan dalam lingkungan yang intercultural, fasilitas lengkap, menggunakan kurikulum international dapat memberikan stimulus yang luar biasa untuk kemajuan pendidikan anak. Apakah orang tua telah memilih sekolah yang tepat untuk anak-anak tersayang? Apakah semua sekolah international itu sama? KLIS Primary merupakan jawaban dari penantian para orang tua akan kebutuhan sekolah international yang juga memberikan perhatian utama pada pendidikan agama islam. Karena bagi KLIS Primary siswa yang cerdas itu harus berkembang kecerdasan intektualnya sekaligus bagus pemahaman agama dan keterampilan membaca Al-Qur’annya.

Ada tiga komponen utama yang membentuk kurikulum KLIS Primary yaitu Cambridge Primary Framework sebagai dasar, pendidikan agama Islam dan kajian Al-Qu’ran yang dilakukan secara konsisten dan memberikan porsi-porsi pada pelajaran yang penting untuk ujian nasional. Sistem KLIS memungkinkan sekolah untuk secara terus menerus menilai performance siswa dan menyesuaikan dengan kebutuhan siswa didik.
Tingkat keberhasilan siswa dinilai secara progresif dengan tolak ukur penilaian: Progression Test (penilaian yang dilakukan oleh guru KLIS per mata pelajaran), Checkpoint Tests (penilaian yang dilakukan Cambridge international Examiners, KLIS akan melakukan Junior Al Hafeez Test (minimum 2 juz) dan UASBN – Ujian Nasional.

Kerangka dasar yang membentuk proses belajar mengajar KLIS Primary yaitu :
1. World Class Cambridge Primary Curriculum
2. World Language Studies
3. Islamic, Quranic Studies & Moral Education
4. Young Scientist Program
5. Social Studies & Life Skills
6. Physical Education & Endurance Skills

KLIS Primary dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas yang akan memberikan siswa didik pengalaman langsung karena KLIS Primary mengutamakan proses belajar mengajar yang menyenangkan dan sesuai dengan karakter siswa, sekolah ini dilengkapi dengan perpustakaan, laboratorium komputer, kolam renang, area bermain outdoor, mini soccer field, musholla, ruang musik dengan alat musik yang lengkap, serta vocational area seperti dapur dan laundry, ruang kesehatan dan kantin.

Semoga sedikit informasi dari saya bisa bermanfaat. Untuk pendidikan terbaik KLIS bisa menjadi referensi, dengan kurikulum internasional dan fasilitas yang memadai, anak-anak pasti akan lebih baik. Untuk para orang tua, jika menginginkan informasi lebih banyak tentang KLIS, silahkan buka website: http://www.klis.co.id