Belakangan ini Kondisi kulitku lagi kering, oleh karena itu aku mulai cari alternatif skincare yang emang fokus untuk merawat kulit kering. Aku juga hampir seharian berada di ruang AC bikin kulitku makin kering. Setelah bolak balik baca review di sociolla dan female daily, aku mulai tertarik untuk mencoba Wardah Nature Daily Aloe Hydramild Moisturizer Cream yang diformulasikan bagi mereka yang memiliki kondisi kulit normal kering sepertiku. Aku lagi stop pake skincare yang concern ke lightening dan mau fokus ke moisturzing dulu untuk mengembalikan kondisi kulitku ke normal kembali.
Lalu bagaimana sih kesanku setelah menggunakan produk ini selama seminggu?? Yuk terus scroll up untuk tahu review aku seperti apa~

PACKAGING
Nothing special but it's quiet looks so fresh. Mungkin karena warnanya hijau pastel dan putih jadi pas lihatnya seger gitu. Desain kemasannya kurang lebih sama seperti varian Nature Daily yang seaweed. Hanya beda ilustrasi gambarnya aja. Kalau ini gambarnya Aloe dong alias lidah buaya. Kemasannya simpel serta dilengkapi box dengan berbagai informasi soal produk yang cukup detail.



Isi produknya 40 ml, cukup banyak dan bisa aku pake hingga 3 bulan. Kemasannya tube plastik yang cukup travel friendly. Gak ada masalah berarti soal kemasannya. 





CLAIMS & INGREDIENTS
Berikut aku fotokan claims dari produknya :



Highlight Ingredients dari produk ini adalah Ekstrak Aloe vera organik dan Olive Oil yang dipercaya dapat memberikan dan menjaga kelembaban kulit serta memberikan efek menenangkan kulit. Serta formula Moisturizing duo, perpaduan sinergis antara humektan dan emollient yang bantu menjaga kelembaban kulit secara optimal.
Untuk ingredients, lagi-lagi bahan yang jadi highlight produknya berada diurutan menuju akhir daftar ingredients. Ekstrak Aloe vera ada diurutan ke 13 dari total 18 ingredients, sedangkan olive oil berada diurutan ke 15 dari total 18 ingedients. Tapi aku gak bisa nuntut banyak juga. Sebandinglah dengan harganya yang sangat sangat terjangkau.
Aku kiran ingredients glycerin (humektan) ternyata yang hampir jadi "main ingredients-nya" adalah Cetearyl Alcohol yang berada diurutan kedua sedangkan glycerin diurutan keempat. Ada juga Dimethicone diurutan ketiga yang dikenal bantu melindungi dan mempertahankan kelembaban kulit serta memberikan efek halus. Perlu diketahui bahwa cetearyl alkohol bukanlah benar-benar alkohol. Zat ini merupakan lilin (wax) yang teremulsi yang dibuat dari tumbuhan. Cetearyl Alcohol berperan untuk menyatukan bahan-bahan yang berbentuk minyak dan air (Sebagai pengemulsi). Zat ini berfungsi untuk mengurangi timbulnya busa, memberi efek halus dan lembut pada permukaan kulit. Cetearyl Alcohol / Cetyl Alcohol digunakan dalam perawatan, kontrol, pencegahan, & perbaikan penyakit, kondisi dan gejala berikut ini:

  • Kulit kering
  • Iritasi kulit
  • Pelembab
  • Agen penebalan
  • Kulit kering

Jadi cetearyl alcohol ini juga bermanfaat dalam mengatasi kulit kering. Sedangkan pengawet dalam produk ini ada phenoxyethanol dan sodium benzoate.

SWATCHES & PERFORMANCE
Bentuk krimnya lumayan rich atau thick, teksturnya halus banget. Tapi saat diblend diwajah krimnya cepet banget meresap tanpa bikin lengket. Emang finishnya agak bikin kulit kelihatan lebih glowing. Langsung terasa lembabnya. Setelah meresap aku apply sunscreen Emina dan kulitku jadi lembab banget. Tapi gak sampai bikin kusam ataupun berminyak.
Aku suka karena formulanya gak begitu rich seperti viva skinfood. Jadi aman banget pake wardah moisturizer ini setiap hari, pagi dan malam. Hanya saja aku merasakan bahwa performa melembabkannya gak sebagus viva skinfood yang jauh lebih rich. Wardah moisturizer ini emang melembabkan tapi bukan melembabkan banget sih. Jadi aku rasa pelembab wardah ini lebih ke melembabkan hingga ke batas kondisi kulit normal. So, gak kasih efek yang over mosit nyampe bikin kulit plumpy gitu ya. Tapi aku malah suka karena walaupun melembabkan dia gak bikin kulit aku kelihatan berminyak. Pelembab ini lumayan oke buat menghilangkan dry patches di hidung aku. Pernah beberapa kali aku pake sebagai krim malam dan hasilnya ok. Kulitku jadi lebih lembab dan halus di pagi harinya. Oh iya soal wanginya, pelembab ini lumayan wangi. Aku gatau ini wangi apa. Seperti wangi bunga gitu, cukup kuat tapi gak begitu menyengat nyampe bikin budeg. Bahkan diendus-endus dari badan tube nya aja udah kecium wanginya. Sejauh ini belum ada reaksi negatif dikulitku. Kulitku terjaga kelembabannya dan terasa lembut.

CONCLUSION
Overall aku suka dengan Wardah Nature Daily Aloe Hydramild Moisturizer Cream. Pelembab ini cocok buat kebutuhan kulitku saat ini atau buat kalian yang cari pelembab yang ringan namun tetep terasa efek melembabkannya tanpa bikin wajah kamu jadi berminyak atau kusam. Dengan harga IDR. 18.000 aja (setelah diskon) untuk kemasan 40 ml, aku sangat puas dengan hasil yang diberikan oleh produk ini walaupun kelembabannya gak sewaw yang aku kira. Tapi produk ini recommended kok buat mereka yang cari pelembab untuk kulit kering tapi gamau terlalu rich atau bikin greasy.

Oke sekian review dariku~ akan aku update setelah pemakaian selama sebulan ya!


See You


ULI