ZAP Photo Facial Acne Review | www.bigdreamerblog.com
Hola! Di postingan kali ini aku mau nyeritain pengalaman pertama aku melakukan treatment wajah. FYI, aku bahkan belum pernah facial sebelumnya, jadi treatment di ZAP ini bener-bener my first time ever. Thanks to Clozette ID, di kesempatan ini aku bisa nyobain Photo Facial Acne Treatment di ZAP. Berbeda dengan Photo Facial Treatment biasa, Photo Facial Acne Treatment ini ada step khusus untuk mengatasi jerawat yang meradang atau baru tumbuh. Untuk lebih jelasnya akan aku jelasin di bawah, so keep on reading ;)
Aku mengunjungi outlet ZAP di Kemang Village, sebelum melakukan kunjungan sebaiknya booking terlebih dahulu karena mungkin aja udah full-booked, terutama saat weekend. ZAP punya banyak cabang kok, jadi bisa pilih melakukan treatment di mana aja. Proses booking juga lumayan efektif dan cepat. Ruang tunggu ZAP juga sangat nyaman + disediakan minuman gratis dan permen.
Untuk yang baru pertama kali melakukan treatment, kita bisa konsultasi terlebih dahulu dengan dokternya supaya treatment yang dipilih bisa lebih tepat dan efektif. Di sini aku sempet ngobrol-ngobrol seputar jerawat dan treatment yang akan aku lakukan. Dokternya juga ngasih tau kalau nanti saat treatment mungkin akan terasa sedikit sakit saat laser jerawat yang masih aktif, tapi disuruh jangan khawatir karena nggak sesakit itu. Setelah konsultasi, kita bisa langsung melakukan treatmentnya di ruangan bernuansa hijau dan putih. Ruangannya bersih, dingin, pokoknya nyaman deh! (Jadi pengen bobo, lol).
Jerawat adalah salah satu masalah kulit yang sering terjadi pada banyak orang, kadang mengganggu penampilan dan bikin kita nggak pede. Walaupun mungkin kita sembunyikan dengan makeup, alangkah baiknya kalau kita bisa "menghilangkan" jerawat itu, kan? Untuk mengatasi masalah jerawat ini, ZAP punya inovasi baru yaitu Photo Facial Acne Treatment, yang terdiri dari 4 step yaitu Active Acne Laser (terdiri dari 2 step), Acne Rejuvenation, dan Oxy Infusion.

Fungsi dari ZAP Photo Facial Acne Treatment ini adalah:
- Membunuh bakteri penyebab jerawat
- Mengurangi produksi kelenjar minyak
- Mengurangi peradangan jerawat
- Mengurangi kemerahan pada kulit muka

Pertama-tama, setelah dipakaikan handuk dan penutup kepala, wajah kita akan dibersihkan dulu dengan cleanser. Kalian bisa request untuk nggak menghapus alis/ makeup mata sih, kalo aku kemaren nggak makeup jadinya dihapus semua juga ga masalah, haha. Proses cleansing ini nggak memakan waktu lama, kok. Setelah dibersihkan dengan cleanser, wajah kita juga akan dipakaikan toner untuk memastikan wajah benar-benar bersih.
Kita akan dipakaikan penutup mata sebelum memulai step pertama, yaitu Active Acne Laser. Laser akan diarahkan ke jerawat yang meradang, sebanyak 10 titik jerawat. Fungsi dari step ini adalah untuk membunuh bakteri penyebab jerawat. Rasanya agak cekit-cekit gitu sih seperti yang udah dikasih tau oleh dokternya di awal. Pas laser ditembakin juga ada bau hangus gitu, tapi di wajahnya nggak ada yang kebakar kok, lol. Selanjutnya, masih di step face toning, tapi lasernya diarahkan ke seluruh bagian wajah mulai dari dagu, pipi, hidung, dan dahi. Dibandingkan Active Acne Laser, face toning ini less painful, kok.
Step selanjutnya adalah Acne Rejuvenation, di mana cahaya akan ditembakkan ke wajah kita. Salah satu alasan kita memakai penutup mata adalah untuk melindungi mata dari sinar ini, yang ternyata wow silau sekaliii! Sebelum memulai treatment, gel dingin tebal akan dioleskan ke wajah kita, tujuannya untuk melindungi wajah kita dari panasnya cahaya Acne Rejuvenation tersebut. Dokternya juga dengan rajin menanyakan apakah panasnya sudah pas, kalau sudah oke baru dilanjutkan treatmentnya ke seluruh wajah. Di step ini aku merasakan sensasi dingin-panas gitu deh, dan jujur aja cahayanya silau banget, walau udah pake penutup mata masih terasa nusuk di mata, hahaha. Tujuan dari step ini adalah untuk mengurangi peradangan jerawat.
Last but not least, Oxy Infusion. Kata dokternya, treatment ini merupakan favorit orang-orang karena rasanya yang adem dan nyaman. Oxy Infusion ini merupakan proses memberikan oksigen secara optimal yang akan diserap langsung oleh lapisan kulit melalui pori-pori sehingga dapat membuat kulit wajah terlihat lebih segar dan menjaga kelembaban kulit. Di step ini, telinga kita juga ditutupin untuk menghindari airnya masuk ke telinga. Rasanya aku ngerti sih, kenapa orang-orang sangat suka treatment ini. Wajah disemprotkan serum terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan oksigen. Proses oxy infusion ini nyaman banget, rasanya agak dingin ketika oksigennya disemprotkan. Selesainya, wajah jadi terasa bersih, seger, dan aku juga ngerasa agak kencang dibanding sebelumnya. Me likey!
Eits, belum selesai! Setelah serangkaian treatment itu dilakukan, wajah kita akan diberi cream iritasi dan juga diaplikasikan sunscreen. Ada beberapa hal yang nggak boleh dilakukan setelah treatment ini ya, aku bakal list di bawah ini ;) Sekadar makeup ringan nggak apa-apa kok.
- Setelah treatment, jangan memakai krim malam dulu.
- Pakai sunscreen sebelum beraktivitas, minimal 30 SPF.
- 2 hari setelah treatment, jangan berjemur atau membasuh muka dengan air hangat.
- 2 minggu setelah treatment hindari cahaya matahari langsung.
Overall, aku suka sama treatment ini. Dalam waktu yang singkat (treatmentnya hanya memakan waktu 30menitan), hasilnya cukup instan. Jerawat yang tadinya masih merah udah agak kempes, wajah terlihat lebih cerah dan terasa lebih segar. Aku juga merasa tekstur kulitku lebih bagus (ga bumpy gitu). Kalau kalian ingin mengempeskan jerawat dengan instan, you can try this treatment. Cuma ya, untuk mendapatkan hasil maksimal kalian harus rutin treatment tiap minggu. FYI, treatmentnya bisa diambil terpisah kok ;) Dari segi service aku juga puas banget, resepsionis, dokter, sampe Beautician-nya ramah dan tanggap sama pertanyaan yang diajukan. Dokternya juga perhatian banget nanyain apakah panasnya udah cukup atau belum, sakit atau nggak.

Price (all treatments): IDR 1.097.000

Kunjungi sosmed/ website mereka ya untuk liat-liat jenis treatment dan harganya ;)
Instagram: @zapcoid || Website: zapclinic.com