Menstruasi adalah suatu hal yang tidak aneh bagi kaum wanita. Menstruasi yang normal  pada umumnya  terjadi  selama 3 - 8 hari dengan siklus 25 -35 hari. Menstruasi tidak normal disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon, faktor kelelahan, stress dll. Namun perlu diawasi ketika mengalami sesuatu yang tidak normal terhadap menstruasi karena sangat berbahaya jika terjadi penumpukan darah yang menyebabkan endometriosis. 

Baca juga : Kanker Rahim: Gejala, penyebab dan pengobatannya

Dokter saat ini sudah dapat mendeteksi endometriosis atau kista coklat melalui darah haid, terutama bagi perempuan yang belum menikah. Yang biasa dokter menggunakan alat ultrasonografi (USG) untuk mendeteksi keberadaan kista pada tubuh seseorang. Cara tadi telah di praktekan  di RSCM kencana untuk perempuan muda yang belum menikah. Pasien hanya cukup membawa pembalutnya saja dan dokter akan memeriksanya cukup untuk mendeteksi adanya endometriosis.

Deteksi haid coklat darah telah teruji pada penelitian, Menurut penelitian tersebut wanita yang menderita endrometriosis memiliki serabut - serabut saraf pada darah ahid yang menyebabkan rasa nyeri saat menstruasi.

baca juga : Waspada, Kehidupan Seks Tak Sehat Bisa Sebabkan Kanker Serviks

Kista coklat adalah tumor jinak, karena darah yang menumpuk dengan warna merah kecoklatan hingga gelap. Dokter spesialis Obstetri Ginekologi menjelaskan jika seseorang memiliki memiliki faktor genetik, misalnya memiliki ibu yang pernah menderita endometriosis dengan gaya hidup tidak sehat, gen tersebut menyala maka akan menimbul kan penyakit yang sama yaitu endometriosis.

baca juga : 5 Ciri Kanker Serviks Stadium Awal Yang Perlu Diwaspadai