Meski pada dasarnya puasa adalah hal yang diperbolehkan dilakukan oleh ibu menyusui. Akan tetapi, tidak semua orang merasa baik-baik saja dan tenang dengan puasa yang mereka jalani. Sebagian ibu merasa khawatir ikut menjalani ibadah puasa selama menyusui. Ketakutan ini seringkali dikaitkan dengan pengaruh produksi ASI dan kualitas ASI ketika ibu menyusui ikut berpuasa.

Nah, untuk mengurangi kekhawatiran ini ada tips puasa bagi ibu menyusui agar produksi ASI tetap lancar dan aman. Apa sajakah tips tersebut? Mari simak informasi menariknya di bawah ini hanya untuk anda.

Pastikan Konsumsi Makanan Cukup Saat Sahur dan Buka

Penting dipahami dengan baik bahwa puasa membuat waktu makan bagi ibu menyusui sangatlah terbatas yakni pada saat sahur dan berbuka saja. Namun demikian, hal ini sebenarnya tidak jadi halangan untuk anda absen menjalani ibadah wajib yang satu ini. Asalkan anda mampu mensiasatinya dengan baik maka tidak akan ada halangan asupan nutrisi yang diperlukan oleh si kecil masuk ke dalam tubuh anda dan dialirkan lewat ASI anda.

Untuk itu, pastikan dengan baik anda senantiasa memenuhi kebutuhan makanan sehat pada saat sahur dan berbuka. Beberapa jenis makanan yang disarankan dikonsumsi selama puasa adalah sayuran, buah-buahan makanan dengan kandungan protein nabati, protein hewani dan juga kandungan karbohidrat yang banyak.

Selain itu, perlu diperhatikan bahwa sebuah penelitian melaporkan bahwa selama puasa ibu menyusui mengalami penurunan beberapa kandungan nutrisi di dalam tubuhnya. Kandungan tersebut diantaranya adalah zink, magnesium dan juga kalium. Maka dari itu, pastikan anda memperhatikan asupan ini dipenuhi dengan sangat baik.

Pastikan Tubuh Terhidrasi dengan Baik

Selain memperhatikan asupan makanan berkualitas ke dalam tubuh. Hal lain yang juga perlu untuk anda perhatikan dengan baik adalah asupan cairan ke dalam tubuh. Asupan cairan yang cukup di dalam tubuh akan membuat ibu menyusui terhindar dari risiko dehidrasi.

Penting dipahami bahwa dehidrasi yang terjadi pada ibu menyusui akan dapat mengganggu produksi ASI. Untuk itu, maka pastikan selama berpuasa penuhi kebutuhan cairan di dalam tubuh dengan baik. Minimal sebanyak 8 gelas sehari yang mana takaran ini dapat anda bagi ke dalam dua jadwal makan selama puasa. Yakni pada saat sahur dan berbuka.

Selain itu, bila anda merasa takaran cairan tersebut dianggap terlalu banyak. Maka untuk menghindari kebosanan anda bisa mensiasatinya dengan susu, air jahe dan jenis cairan lainnya yang aman.

Tetap Berikan ASI Saat Bayi Ingin

Bila ibu berpikir jika memberikan ASI terlalu sering pada si buah hari akan membuat ASI ibu berkurang dan khawatir tidak ada lagi pasokan ASI untuk diberikan pada si kecil. Maka anda keliru dengan pemikiran semacam ini. Justru, dengan semakin sering ibu memberikan ASI pada si buah hari maka akan semakin banyak pula ASI yang dihasilkan oleh tubuh ibu.

Hal ini dikarenakan isapan pada bagian payudara ibu menjadi salah satu kunci agar ASI anda lancar diproduksi oleh tubuh. Untuknya, jangan merasa khawatir dengan kondisi yang satu ini. Jangan pula takut jika puasa membuat produksi ASI menjadi terkendala.

Pastikan Istirahat yang Cukup

Bekerja dan berpuasa adalah dua tantangan yang berat untuk ibu menyusui. Jadi demikian, sebaiknya konsultasikan masalah ini dengan lingkungan tempat anda bekerja. Bila perlu ambil terlebih dahulu cuti selama beberapa saat.