Menjalani ibadah puasa tentu menjadi kewajiban untuk seluruh umat muslim yang ada di dunia. Tidak terkecuali dengan ibu hamil yang mungkin sebagian besar diantaranya berkeinginan besar untuk ikut menjalani ibadah yang satu ini pada bulan suci Ramadhan.

Ibadah puasa adalah serangkaian ibadah yang menuntut seseorang untuk dapat menahan lapar dan haus mereka selama kurang lebih hampir 14 jam lamanya. Yang perlu diperhatikan bagi ibu hamil yang ikut menjalani ibadah yang satu ini adalah dampaknya bagi kesehatan ibu dan janin yang sedang di kandung.

Nah, untuk anda para ibu hamil yang ingin ikut menjalani ibadah puasa maka mari simak terlebih dahulu tips puasa selama hamil dan hal apa saja yang perlu untuk diperhatikan dengan baik.

Tips Berpuasa yang Aman Untuk Ibu Hamil

Pada dasarnya Islam tidak pernah memberatkan umatnya untuk ikut terlibat dalam ibadah ketika memang dirinya memiliki halangan yang masuk akal. Termasuk dengan ibu hamil yang hendak mengikuti ibadah puasa. Ada keringanan bagi mereka wanita hamil untuk tidak mengikuti ibadah puasa.

Hanya saja, bila anda memang merasa cukup sehat dan kuat untuk mengikuti ibadah yang satu ini. Maka tips puasa selama hamil di bawah ini penting diperhatikan dengan baik.

Selalu Berkonsultasi dengan Dokter

Tidak seperti pada kebanyakan wanita lainnya yang tidak sedang hamil. Ibu hamil memiliki kondisi yang amat rentan terhadap keluhan kesehatan. Apalagi puasa dengan menahan lapar dan haus selama hampir 14 jam lamanya bisa mungkin membuat ibu hamil rentan terhadap dehidrasi dan kurangnya asupan nutrisi sehat ke dalam tubuh.

Sementara selama masa kehamilan asupan makanan sehat menjadi hal yang amat penting demi menunjang tumbuh kembang si buah hati dengan baik. Maka dari itu, pastikan bila anda selalu mengkonsultasikan kondisi anda bersama dengan dokter atau bidan.

Sebelum memutuskan untuk melaksanakan ibadah puasa. Lakukan terlebih dahulu pemeriksaan kesehatan dan kondisi tubuh anda. Apakah tubuh anda cukup mampu atau tidak mengikuti puasa. Hal ini dikarenakan terdapat komplikasi kehamilan yang dapat bertambah buruk ketika ibu ikut menjalani ibadah puasa. Salah satunya seperti anemia atau mungkin diabetes gestasional.

Pertimbangkan dengan Pekerjaan Anda

Untuk ibu hamil yang masih bekerja, kondisi ini perlu sekali untuk anda pertimbangkan kembali dengan matang. Selain rentan dengan asupan nutrisi dan vitamin yang terkendala selama melaksanakan ibadah puasa. Ibu hamil yang masih menjalani aktivitas berat seperti bekerja akan mungkin mengalami kekurangan zat gizi yang lebih tinggi.

Maka dari itu, kondisikan masalah ini dengan dokter terlebih dahulu. Apakah tidak akan beresiko bila anda ikut menjalani ibadah puasa dengan jenis pekerjaan yang masih anda jalani saat ini.

Buat Diari Makan Sendiri

Tidak sama dengan wanita pada umumnya, kebutuhan nutrisi dan gizi pada ibu hamil yang lebih banyak membuat kondisi mereka lebih perlu mendapatkan perhatian lebih. Agar kecukupan gizi dan nutrisi dapat terpenuhi dengan baik maka tidak ada salahnya untuk membuat diari makan anda sendiri.

Cobalah catat jenis makanan apa yang akan anda konsumsi di waktu makan sahur dan berbuka puasa. Jumlah asupan kalori per hari akan menjadi pertimbangan yang penting untuk anda perhitungkan dengan baik agar demikian anda terhindar dari kekurangan gizi selama ikut menjalani ibadah puasa.