Review Dark Black Axilla Deodorant Paste

P_20180929_050230-01

Selamat Sore menjelang malam, kali ini saya mau nge review produk body care, Dark Black Axilla Deodorant Paste. Produk ini digunakan di kulit ketiak, tujuannya adalah menjaga bau badan dan mengontrol bau badan, sudah ketebak kah? Yeps bener, saya mau nge rewiew obat ketek alias deodorant. Deodorant adalah penghilang bau badan di bagian ketiak, bisa mengandung antiperspirant bisa juga tidak. Mungkin jadi timbul pertanyaan yang baru, apa sih antiperspirant itu? Antiperspirant adalah zat yang mencegah munculnya keringat berlebih pada area ketiak agar ketiak selalu kering, sesuai namanya yaitu anti-keringat.

Sebelum kita bahas mengenai produk lebih lanjut, yuk kita kaji sedikit mengenai munculnya keringat atau bau badan. Jadi guys, keringat itu dihasilkan oleh kelenjar yang ada di kulit, yaitu ekrin dan apokrin. Saat kita beraktivitas, suhu tubuh akan meningkat, untuk menormalkan kembali suhu tubuh kelenjar ekrin mengeluarkan air dan garam dari tubuh yang kita sebut sebagai keringat. Sementara apokrin bertugas mengangkut keringat hasil sekresi lemak dan protein dalam tubuh, Bau Badan tercipta akibat interaksi hasil sekresi dengan flora normal (bakteri) di kulit ketiak.

Cara kerja deodorant sebenarnya cukup sederhana,  umumnya deodorant terbuat dari ingredients yang memiliki efek anti bakteri, sehingga dapat mencegah pertumbuhan bakteri penyebab bau badan. Perlu diingat, deodorant hanya dapat menghilangkan bau tidak sedap saja tapi tidak mampu menghambat produksi keringat yang berlebih.  Sehingga terkadang, produsen skin care sering mengkombinasikan deodorant dan antiperspirant menjadi satu. Antiperspirant sendiri bekerja dengan cara menyumbat kelenjar keringat yang terdapat pada daerah ketiak. Jadi sudah bisa kan membedakan antara deodorant dan antiperspirant?

Beberapa bulan belakangan, entah kenapa kulit ketiakku agak sensitif, deodorant yang biasa aku gunakan juga sudah tidak cocok lagi karena menimbulkan efek gatal pada lokasi pemakaian. Belum lagi rasa-rasanya, meski sudah pakai deodorant keringatku masih berbau tidak enak. Belum lagi ada beberapa research yang menyatakan bahwa salah satu bahan antiperspirant kurang aman digunakan karena bersifat karsinogenik (meski penelitian ini belum terlalu adekuat karena belum ada uji klinis skala besar), sehingga aku pun mencoba mencari alternatif deodorant tanpa antiperspirant. Hasil pencarianku sebagian besar banyak mengarah ke deodorant alami, salah satunya Black Axilla deodorant ini. Berhubung toko @tujuhpuluh di instgram sedang membuka preorder untuk produk ini, aku pun nggak mau ketinggalan untuk membelinya. FYI Produk ini belum ada di Indonesia . Tertarik untuk tahu lebih lanjut ? Yuk langsung saja kita simak review nya di bawah ini?

P_20180929_050249-01

Basic Information

  • Organic Ingredients
  • No harmful chemical
  • No synthetic Fragrances
  • No harmful aluminium salts
  • Made in Australia
  • Vegan

Where to buy :

Aku beli preorder di @tokotujuhbuluh

Kunjungi website langsung, klik disini

Price :  sekitar 300 an ribu (lupa pastinya) (the most fancy and pricey deodorant I ever had)

Netto : 75 gr

Made in Australia

PAO (Period after opening)/Shelf Life  12 months

Claim :

100% effective in neutralizing odour

100% efektif dalam menetralisir bau

P_20180929_050315_1-01

Ingredients :

Shea butter, Coconut oil, camellia tea oil, sodium bicarbonate, Arrowroot, Kaolin Clay, Vitamin E oil, vegetable Glycerin, essensial oil of peppermint, Maleleuca Cajeputi (Cajeput Essensial oil), Mandarin essensial oil, clove, Rose geranium essensial oil, Lime essensial oil,  Lavender and Cedarwood essensial oil.

STAR Ingredients :

  • Organic Shea butter :  Anti Inflamasi dan menenangkan kulit
  • Organic coconut oil : Antibakteri dan menetralisir bau
  • Organic camellia tea oil dan vitamin E : meredakan iritasi kulit
  • Sodium bicarbonats : menetralisir bau
  • Arrowroot : menyerap kelembapan
  • Kaolin clay : Menyerap kelembapan dan meningkatkan sirkulasi darah
  • Vegetables glycerins : menyerap kelembapan dan menghidrasi kulit
  • Clove essensial oil : anti inflamasi dan merupakan anti septik yang powerfull

Packaging

Produk ini dikemas dalam packaging berbentuk jar dan berwarna hitam kecoklatan yang agak sedikit transparan. Pada jar telah tersemat keterangan ingredient dan cara pakai. Packaging nya cukup simple dan mungkin bukan sesuatu yang bikin pembeli terkesan.

Tesktur dan Aroma

Teksturnya pasta yang agak tebal dan kasar, namun saat di aplikasikan di kulit ketiak dia akan sedikit lumer  seperti krim biasa dan melapisi permukaan kulit.

Wanginya herbal dan ada sedikit aroma floral, wajar karena komposisinya tersusun dari aneka ragam essensial oil.

Cara penggunaan

P_20180502_231549_vHDR_Auto-01

    Ambil / colek secukupnya dengan tangan bersih,  (kalau saya sebesar dua kali biji jagung untuk masing-masing ketiak), oleskan pada kulit ketiak yang kering, tunggu meresap beberapa saat baru kemudian berpakaian

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat yang sejuk (suhu ruangan biasa) dan kering, dan jangan terkena sinar matahari langsung.

My Opinion Toward the Products

  1. Dari segi Harga :  Lumayan mahal untuk sebuah deodorant, wajar sih produk luar (dari aussie pula), mungkin bagi mata uang mereka harga segitu ga seberapa, tapi bagi ane nyesek cin.
  2. Dari Segi Ingredients : Deodoran ini tersusun dari bahan 100% alami, dan tidak mengandung Garam aluminium (salah satu bahan antiperspirant) yang berdasarkan beberapa penelitian katanya berbahaya jika digunakan dalam jangka waktu yang lama (masih harus dicari tahu kebenarannya sih, soalnya belum banyak juga yang meneliti hal ini dalam jumlah sampel yang lebih besar). Jadi ya, karena bahannya rata-rata organik jadi aku merasa aman-aman aja  mengaplikasikan produk ini.  Selain itu rata-rata deodorant yang aku pakai sering ninggalin noda di baju, nah selama saya ganti dengan deodorant ini dan  diaplikasikan dalam jumlah yang sesuai maka baju saya aman dari noda. Pernah aku aplikasikannya kebanyakan dan pasta deodorant ini nempel di baju, syukurnya membersihkan noda akibat deodorant alami ini ga sesulit saat baju terkena deodorant drug store yang biasa  aku pakai, cukup di rendam dalam rendaman air detergen, di kucek sedikit di bagian ketiak dan taraaa noda hilang seketika.
  3. Dari segi Packaging : Packagingnya bukan sesuatu yang dapat menggugah pembeli, cukup simple dan malah mirip krim/pelembab wajah, tapi intinya, don’t judge a skin care products by its packaging.
  4. Dari Segi Tekstur : Tekstur pasta agak unik dan jarang saya temukan, apalagi sejak usia remaja sampai dewasa yang saya pakai selalu deodorant yang berbentuk roll on. Mengaplikasikan deodorant berbentuk pasta memiliki tantangan sendiri, kita harus pinter-pinter dalam menakar ukuran yang pas untuk ketiak, kalau kurang berbau, kalau kebanyakan sulit meresap.
  5. Dari Segi Aroma : Aromanya aneh tapi cukup enak, seperti perpaduan herbal dan yang memberikan kesegaran di hidung. Saat sudah di aplikasikan di ketiak aromanya nggak tercium lagi.jadi dia ga bikin ketiak kita jadi wangi seperti deodorant pada umumnya.
  6. Dari Segi Hasil  :

Pertama sekali, yang paling penting produk ini ga bikin aku iritasi, perih , gatal atau semacamnya ( yang paking penting deodoran ini ga di pakai sehabis cukuran aja, kulit ketiak sehabis cukuran biasanya lebih sensitif, bisa aja ada microtear yang enggak terlihat oleh mata kita, saat kulit terbuka, potensi mengiritasi akan jauh lebih besar). Last but not least,  Harus aku akui bahwa produk ini oke punya dan sangat efektif dalam menetralisir bau selama 8 jam pemakaian pada aktivitas ringan dan kurang lebih 5 jam pada aktivitas sedang-berat (dari hasil pengamatanku), walaupun yaaa  ketiakku tetap basah saat beraktivitas atau saat suhu di luar sedang panas-panasnya, tapi menurutku ini amat sangat wajar, ya iyalah ini produk kan tidak mengandung antiperspirant. Yang bikin aku tercengang adalah, ketiakku yang agak-agak gelap gimana gitu terlihat sedikit lebih cerah pasca 6 bulan pemakaian. Oia, deodorant ini cukup awet ya, untuk ukuran 75 g habis dalam waktu 6 bulan dengan dosis yang biasa aku pakai (cukup hemat kan?).

Kesimpulan :

Kalau aku punya pohon duit aku pasti akan repurchase produk ini sepanjang waktu karena memang memiliki efek positif dalam menetralisir bau badan, plus bikin kulit ketiak jadi lebih cerah