Hai, Moms, apa kabar? Lagi musim pancaroba nih, Moms. Sedia payung sebelum hujan, sedia nutrisi yang baik untuk mencegah sakit. Semoga sehat-sehat semuanya ya. 

Btw, Moms, beberapa hari ini saya dibuat takjub dengan perkembangan kognitif, motorik dan sosial emosinya Saki.  Alhamdulillah Saki tangga 2 Februari yang lalu, Saki sudah genap 2 tahun. Duh, si kecil ini memang perawakannya kecil tapi lincah banget. Kemampuan menghitungnya sudah sampai lima. Memang sih, dia mengikuti saya menghitung belum sempurna, tapi dia bisa menunjuk mana satu dan mana dua pada benda yang diberikan kepadanya. Dia baru bisa mengatakan buntutnya aja, seperti tu, wa, ga, pat, maa ... tapi masyaAllah itu aja udah bikin uminya terharu saking takjubnya dengan perkembangan kognitif dan bahasa Saki.
Tak gentar meniti tali 
Puncaknya saat dia berani naik tangga sendiri untuk main papan luncur/perosotan padahal sebelum sampai ke tempat meluncur, dia harus menyebrangi jalan yang terbuat dari jejaring tali. Dia dengan pedenya berjalan bersama teman-temannya. Gak ada rasa takut dan gentar. Dan ketika meluncur, dia meluncur dengan wajah ceria. Lalu ... lari lagi ke tangga .. perosotan lagi, lari lagi ke tangga .. perosotan lagi ...begitu seterusnya, sampai uminya kewalahan hihihi capek banget ngejar-ngejar dia. Tapi bersyukur  banget dengan kemampuannya yang demikian pesat.

Asyik meluncur dari perosotan 
Jadi ceritanya gini, hari Kamis tanggal 7 Februari yang lalu, saya diundang oleh Dancow dan KEB untuk hadir dalam kampanye 1 Juta Gerakan "Iya Boleh" bagi orang tua Indonesa. Kampanye ini digagas oleh Dancow Advanced Excelnutri+ dan diselenggarakan di Hotel Ayana MidPlaza Jakarta.

Saya dan si kecil di acara "Iya Boleh"
Hadir dalam acara ini dokter ahli dan psikolog yang konsen pada tumbuh kembang anak, yaitu dr. Ray W. Basrowi, MD, Ph.D, Dra. Ratih Ibrahim, M.M Psikolog, Ussy Sulistiawaty Brand Ambassador Dancow, Alvin Wiradarma Brand Manager Dancow Advanced Excelnutri+.
Dari kanan ke kiri: dr. Ray, Bunda Ratih, ibu, Bunda Ussy, dan Pak Alvin
Fitrahnya anak-anak adalah bermain. Secara fitrah apapun yang ada di dekatnya bagi anak-anak adalah obyek bermain. Lewat bermain anak-anak tumbuh dan berkembang, baik aspek kognitif, motorik, sosial dan emosinya. Bagaimana jika anak-anak tidak bisa bermain dengan optimal? misalnya anak sering sakit, orang tua mudah cemas sehingga melarang anaknya bermain dan alain-lain. Maka yang terjadilah adalah tumbuh kembang anak pun tidak akan optimal.

Dokter Ray 

"Bahwa terdapat 17,7% anak kurang BBnya, 28.1 % anemia, 30.8% stunting. Kemudian ada 41.9% usia 1-4 tahun ISPA, 12.2% diare, hal ini akan berakibat anak akan mengalami gangguan makan, gangguan gizi, dan dampaknya akan panjang." dr Ray memaparkan data anak-anak Indonesia.

Bagaimana cara mencegah hal itu terjadi?

Menurut dokter Ray, ada tiga cara yang bisa dilakukan:
1. Berikan nutrisi yang baik untuk mendukung tumbuh kembang si kecil
2. Lakukan eksplorasi untuk mengembangkan semua potensi si kecil
3. Berikan sentuhan cinta dari kedua Ayah dan Bunda untuk mendukung tumbuh kembang yang optimal si kecil.

Lalu, berikan perlindungan sebagai pondasi tumbuh kembang optimal si kecil, yaitu dengan cara memberikan makanan dan minuman yang dapat menjaga kesehatan pencernaan si kecil karena di dalam pencernaan ada bakteri baik dan mengandung nutrisi lengkap yang mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak si kecil.




Ciri-ciri bahan makanan dan minuman yang dapat memberikan perlindungan bagi pencernaan, pertumbuhan fisik dan perkembangan otak adalah sebagai berikut:

1. Mengandung bahan makanan perlindungan pencernaan, yaitu: Lactobacillus rhamnosus (bakteri baik), serat pangan inulin, tinggi vitamin A, C,E,D, selenium, zat besi dan zinc.

Bakteri Lactobacillus rhamnosus adalah bakteri baik yang dimanfaatkan sebagai sumber probiotik yang ditambahkan ke dalam produk makanan atau minuman seperti yoghurt, susu bubuk, dan lainnya. Berbagai riset menyebutkan, bakteri ini sangat bermanfaat bagi kesehatan, terutama kesehatan pencernaan. Bakteri baik ini dapat mencegah diare, menyehatkan organ hati dan saluran pencernaan dan meningkatkan sistem imunitas tubuh.

Zat besi dan zinc ini penting lho moms untuk memastikan si kecil tidak terkena animea. Sementara itu Zinc merupakan salah satu unsur yang sangat penting untuk perkembangan tubuh. Fungsi zat Zinc ini juga membantu pertumbuhan manusia dan meningkatkan imunitas. Tanpa Zinc, ratusan enzim dalam tubuh tidak bisa berfungsi.

2. Mengandung bahan makanan yang dapat mengoptimalkan perkembangan otak, yaitu: mengandung minyak ikan (sumber DHA), Omega 3 dan Omega 6.

3. Mengandung bahan makanan yang dapat mengoptimalkan perkembangan fisik si kecil, yaitu mengandung protein dan kalsium. Kalsium membangun kepadatan tulang dan gigi si kecil, sedangkan protein sebagai komponen esensial dalam pertumbuhan dan perkembangan si kecil.

Begitu Moms, dengan pengetahuan dari dokter Ray ini, mulai sekarang, saya akan mencari susu untuk mendukung tumbuh kembang Saki dengan berpedoman pada ciri-ciri yang disampaikan oleh dokter Ray.

Kemudian setelah itu, bunda psikolog kita yang cantik dan awet muda, Bunda Ratih memaparkan pentingnya keterlibatan ayah bunda dalam proses ekplorasi dengan lebih banyak mengatakan "Iya Boleh" kepada si Kecil.
Bunda Ratih

Hal ini disampaikannya karena menurut teori, anak yang sering dilarang akan terhambat tumbuh kembangnya. Anak menjadi penakut, tidak terasah kepeduliannya, tidak terasah kepemimpinannya, kurang terekplorasi kecerdasannya dan dan kurang kreatif

Oleh karena itu, orang tua didorong untuk lebih banyak mengatakan "Iya Boleh" agar orang tua dapat mendorong si kecil untuk berekplorasi secara tepat sesuai dengan usia dan tahapan perkembangannya. Hal ini akan berdampak positif sekali dan bisa membantu si kecil untuk mengembangkan lima potensi karakter penting si kecil, yaitu Berani, Kreatif, Cerdas, Peduli dan Pemimpin.

Untuk menjadi Anak Unggul Indonesia yang sehat, cerdas dan berkarakter, Dancow Advanced Excelnutri+ percaya ada lima karakter penting yang perlu dimbangkan oleh orang tua kepada si Kecil sejak usia dini, yaitu:

Berani

Eksplorasi merupakan salah satu cara untuk si Kecil berinteraksi dengan lingkungannya sehingga keberanian dan rasa percaya dirinya dapat berkembang dengan baik. Rasa percaya diri yang sehat merupakan modal dasar dalam mengembangkan berbagai potensi lainnya, seperti bisa memecahkan masalah (problem soving), Pengambilan keputusan (decision making) dan keterampilan sosialnya.

Cerdas

Melalui eksplorasi yang tepat, sesuai dengan tahapan perkembangannya, aspek kognitif si Kecil dapat terstimulasi dengan baik melalui kegiatan dalam proses ekplorasinya. Misalnya ketika si Kecil bermain menyusun balok atau bermain puzzle,  maka kecerdasannya akan terstimulasi lewat permainan tersebut.

Kreatif

Ketika anak terus distimulasi kreatifitasnya, maka paparan yang terus menerus diekplorasi akan melatih kemampuan berimajinasi, sehingga kreativitas si Kecil dapat berkembang dengan baik.

Peduli

Melalui aktivitas bersama teman-temannya yang lain atau bersama orang tuanya, si Kecil belajar berinteraksi, berbagi, mengenal dan memahami perasaan orang lain, menunggu giliran dan meningkatkan toleransi si kecil. Kegiatan yang dapat diekplorasi adalah dengan memelihara binatang peliharaan, berkebun.

Pemimpin

Untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan si Kecil, penting sekali si Kecil memiliki sikap disiplin dan kemandirian yang baik. Ekplorasi mengasah kepemimpinan si Kecil agar si Kecil mampu menjadi penengah dalam berbagai hal di sekitarnya.

Modal utama keluarga Indonesia agar melahirkan generasi Emas dari rumah, menurut Bunda Ratih adalah dengan memberikan asupan nutrisi yang bagus, memberikan stimulasi yang benar sesuai dengan usia dan tahapan perkembangan dan berikan sentuhan cinta yang tulus dari ayah dan bunda untuk si Kecil. Lalu, dukung si Kecil dengan selalu mengatakan, "Iya Boleh" sambil didampingi masa eksplorasi si Kecil. InsyaAllah akan tercipta generasi emas yang berkembang kelima karakternya dan lahirlah Anak Unggul Indonesia.

Sementara itu, Bunda Ussy juga sharing tentang pengalamannya menerapkan "Iya Boleh" kepada Sheva, anak bungsunya. Awalnya dia agak jengah juga dengan membolehkan apa apa untuk anaknya. Tapi lama kelamaan, ternyata banyak manfaat ketika anak diberi kesempatan, diberi kepercayaan, Sheva jadi lebih percaya diri dan tumbuh kembangnya lebih optimal.

Bunda Ussy sharing pengalaman

Sepakat dengan pernyataan dokter Ray dan Bunda Ratih, Alvin Wiradarma menguatkan dengan mengatakan bahwa, ada tiga pilar utama yang harus diberikan orang tua kepada si Kecil agar tumbuh kembangnya optimal. Ketiga pilar utama itu adalah gizi seimbang, stimulasi tepat dan cinta orang tua untuk mendukung tumbuh kembang optimal si Kecil.

Pak Alvin

"Dancow Advanced Excelnutri+ percaya, berkomitmen memberikan gizi baik dan perlindungan yang dilengkapi dengan :actobacillus rhamnosus dan serat pangan pangan inulin yang dibutuhkan si Kecil di masa ekplorasinya. Tidak hanya itu, Dancow juga berupaya untuk memberikan panduan stimulasi sesuai usia si Kecil melalui wadah Dancow Parenting Center yang diawasi oleh para ahli." lanjut Alvin.

Di puncak acara, anak-anak diberi kejutan dengan dibukanya arena bermain yang disiapkan oleh panitia penyelenggara. Mata Saki berbinar dengan indahnya. Apalagi di depan matanya ada perosotan, tempat bermain balok,  arena melukis, berkebun dan tempat ekplorasi kepimpinan.

Kejutan untuk anak anak, taman bermain yang lengkap

Saki langsung berlari ke tempat bermain perosotan. Ia memandang mata saya, seperti minta persetujuan. Tanpa menunggu lama, ia pun segera berlari menuju tangga dan mengantri bersama teman-temannya untuk melewati jaring menuju perosotan.

Saki berani main perosotan sendiri (Iya Boleh)
MasyaAllah, saya dibuat takjub oleh Saki, ia menjadi berani dengan sendirinya. Ia kelihatan mandiri dan asyik dengan permainan yang menantang. Ia bermain perosotan, berlari ke tangga, main perosotan lagi, lagi dan lagi.

Kemudian ia berlari ke tempat bermain balok (ini sih karena uminya yang ajak untuk sesi pemotretan hihi) dia bermain balok dan mengeklorasi. Tapi karena bukan keinginan pribadinya, jadi dia kurang bersemangat bermainnya. Dia malah asyik meniru temannya yang lain yang melempar-lempar balok ke balok yang sudah disusun.

Saki bermain balok (Iya Boleh)
Lalu saya ajak Saki ke tempat berkebun. Ia nampak bersemangat. Biasanya di rumah saya selalu larang dia main tanah. Yah sebabnya karena saya takut Saki cacingan. Tapi tanah di kebun Dancow tanah yang bersih, alias tanah untuk tanaman hias. jadi amanlah ya hihihi jadi mungkin saya pun nanti akan coba mengeksplorasi dengan cara seperti ini. Beli tanah yang aman untuk anak-anak. Jika sudah besar bisa langsung media tanah pekarangan rumah. (ini sih emaknya yang males ketemu cacing .. ekhhh)

Saki Peduli. Menanam pohon membangun kepedulian anak untuk merawat tanamannya (Iya Boleh)
Setelah berkebun, Saki mengecat dinding rumah tempat kreativitas. Di sentra kreativitas, anak-anak bebas berekpresi mencoret-coret dinding, baik dengan tangan atau dengan alat yang disediakan oleh panitia. Saki memilih untuk mencat dinding dengan rol cat. Seneng banget dia, karena biasanya saya selalu melarang dia hihihi

Oiya selain itu, anak-anak juga menggambar di media kain tas goodiebag. Sayangnya Saki gak kebagian, karena terbatas. Cukup bahagia dia pulang membawa tanaman dan tas goodie bag ransel yang isinya mainan yang membantu mengekplorasi kecerdasannya.

Senangnya Saki mengecat tembok tanpa dilarang (Iya Boleh)
Lalu terakhir kami berfoto di bawah bendera merah putih. Sayangnya bendera tidak kefoto. Di sini anak dikenalkan dengan kepemimpinan.

Stimulasi kepemimpinan membuat anak  mampu mengontrol dirinya untuk berdisiplin

Setelah kelihatan puas bermain, saya mengajak Saki pulang. etapi ...

Dia lari lagi ke tempat perosotan. Dan akhirnya, harus dengan susah payah umi membujuknya pulang ke rumah. Walhasil, kita pulang pas banget azan maghrib terdengar sayup-sayup. Acara siang itu memang mengesankan dan menyenangkan baik bagi umi maupun Saki. Waktu dari pukul 14.30 sampai 18.30 itu benar-benar tak terlupakan!

Oiya Moms, for your information, Kampanye 1 Juta Gerakan "Iya Boleh" merupakan kampanye yang diinisiasi oleh Dancow Advanced Excelnutri+ ini merupakan kampanye tahun ke-3. Gerakan ini adalah gerakan untuk mendukung keluarga terutama orang tua untuk mengatakan "Iya Boleh" kepada si Kecil, terutama anak-anak usia golden age, yaitu 1-3 tahun, agar si Kecil tumbuh dan berkembang optimal dan berkembang lima karakter Anak Unggul Indonesia.

Moms, ayo jadi bagian dari gerakan 1 juta "Iya Boleh". Moms cukup klik di web iyaboleh.com lalu klik di "Ikut bilang Iya Boleh". Nanti moms juga bisa mendapatkan setifikat online sebagai bagian dari gerakan 1 juta "Iya Boleh". Saya sudah punya, lho!


Semakin Moms sering mengatakan, "Iya Boleh" kepada si Kecil, semakin banyak kejutan menakjubkan dari si Kecil pada masa tumbuh kembangnya. 

Nah, Moms, apakah hari ini sudah mengatakan, "Iya Boleh" kepada si Kecil?