Pernah dengar kalau mengucapkan kata "jangan" termasuk arahan yang salah? Kalau saya pernah. Kata ini mengandung kalimat negatif bagi anak yang sedang masa pertumbuhan. Sayangnya, kebanyakan orangtua sering mengucapkan ketika anak ingin melakukan sesuatu. Jujur, saya sering begitu. Kata "jangan" itu kayak sudah terprogram dalam otak saat anak melakukan hal yang bisa dibilang membahayakan. Mungkin saya terlalu khawatir terjadi apa-apa dengan Sagara.


Ternyata beberapa psikolog yang pernah saya temui di acara parenting, berkata "jangan" itu mengakibatkan anak tidak bisa bereksplorasi dan perkembangannya menjadi buruk. Bukannya kata "jangan" sama sekali ngga boleh dipakai tapi kalau keseringan didengar anak malah bikin dia jad nggak percaya diri. Ada kata atau kalimat alternatif yang terdengar lebih baik bagi anak di usia balita. Misalnya "Jangan coret-coret tembok", bisa diganti "Coret-coretnya di kertas aja ya dek". Sebenarnya ada kata ajaib yang bisa digunakan orangtua untuk mendukung eksplorasi si kecil dan kembangkan 5 karakter unggulnya.


'Iya Boleh' Kata Ajaib Dukung Eksplorasi Anak


Semakin sering didengar, maka semakin merasuk ke dalam alam bawah sadar. Kira-kira begitu afirmasinya kalau anak sering dengar kalimat larangan. Padahal maksud ibu dan ayah itu baik ya, supaya anaknya tidak celaka atau ketakutan. Tapi mana ada sih anak-anak usia balita takut melakukan sesuatu. Malahan yang ada dia coba semua. Karena dia belum tahu mana yang baik atau tidak.

Justru keingintahuan mereka yang banyak itu adalah sarana belajar melatih panca indera, motorik kasar dan halusnya. Coba mulai sekarang izinkan anak-anak untuk mencoba segala sesuatunya. Berkata 'iya boleh' why not? Sebagai bentuk dukungan terhadap eksplorasi dan sosialisasi si kecil. Wah, anak jadi bebas dong ya. Nggak sebebas merpati juga sih, tentunya ada pengawasan dan perlindungan dari orangtua.

Saya bilang 'iya boleh' sebagai kata ajaib karena bisa membantu anak menumbuhkan karakter-karakter potensial sebagai bekal di hari dewasanya nanti. Cuma ucap 2 kata itu aja, anak-anak jadi lebih percaya diri. Kata ajaib ini saya dapatkan dari acara Dancow Advanced Excelnutri+ dalam rangka peluncuran Gerakan '1 Juta Iya Boleh' Persiapkan 5 Karakter Anak Unggul Indonesia, Kamis (07022019) di Ayana MidPlaza, Jakarta. 

Acara ini menghadirkan beberapa narasumber yakni
  • DR.dr. Ray W. Basrowi, MKK
  • Drs. Ratih Ibrahim, M.M., Psikolog 
  • Ibu Prita, Marketing Dancow
  • Ussy Sulistiawaty, Artis
  • Alvin Wiradarma, Brand Manager Dancow Advance Excelnutri+

Para narasumber acara
Dok.foto @windahtsu

Permasalahan kesehatan pada anak Indonesia masih memprihatinkan. DR.dr. Ray W. Basrowi, MKK memaparkan bahwa ada 17,7%  anak gizi kurang, anemia defisiensi besi 28,1%, dan stunting 30,8% (Hasil Riskesdas dan Kemenkes 2013 & 2018). Data ini membuktikan anak-anak membutuhkan asupan yang mumpuni.

Kalau anak sakit kan nggak bisa berbuat apa-apa, diam saja. Teman-temannya asik bermain, anak kita malah sakit. Kasihan kan. Ini menjadi sebuah tantangan eksplorasi anak. Kalau sakit terus menerus dapat menghambat tumbuh kembang si kecil. Tantangan eksplorasi ini dapat dibagi menjadi seperti ini:

  • 41,9% : usia anak 1-4 tahun mengalami ISPA
  • 12,2% : usia anak 1-4 tahun mengalami diare
  • Anak yang lebih sering bermain di luar  rumah memiliki risiko terkena penyakit 2-3 kali lebih tinggi dibandingkan anak yang hanya diam di rumah.

KMS jadi patokan kesehatan anak

Oleh karena itu, butuh perlindungan dari dalam agar tubuh anak siap menghadapi segala tantangan dan bebas bereksplorasi. Perlindungan sebagai fondasi tumbuh kembang optimal si kecil. Disitulah proses belajar dan pertumbuhan fisik terbentuk juga.

Dancow Advanced Excelnutri+ percaya bahwa diperlukan 3 pilar utama yaitu gizi seimbang, stimulasi tepat, dan cinta orang tua untuk mendukung tumbuh kembang optimal anak. Oleh karena itu, Dancow dipercaya sebagai mitra orang tua yang berkomitmen memberikan gizi baik dan perlindungan yang dilengkapi Lactobacillus rhamnosus dan serat pangan inulin yang dibutuhkan anak pada masa eksplorasinya.

Nutrisi lainnya yang mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak antara lain protein, kalsium, DHA (Omega 3 & 6), dan vitamin C, B1, B6, B3, magnesium, dll.

Memberikan nutrisi saja tidak cukup untuk mendukung tumbuh kembang optimal anak, harus diseimbangkan dengan stimulasi dan cinta. Jadi, modal tumbuh kembang optimal anak itu ada 3 yakni nutrisi, stimulasi, dan cinta. Eksplorasi sebagai bagian dari stimulasi yang membuat anak belajar lebih banyak, skill motorik meningkat, dan lebih percaya diri. Maka itu berkata 'iya boleh' dalam keterlibatan orang tua membuka peluang itu semua.

'Iya Boleh' Kembangkan 5 Karakter Anak Unggul Indonesia 



Dari dua kata yang saya sebut ajaib ini bisa mengembangkan petensi 5 karakter anak unggul Indonesia yaitu 

1 . Berani
Eksplorasi merupakan salah satu cara untuk si kecil berinteraksi dengan lingkungan, sehingga keberanian dan rasa percaya dirinya dapat berkembang dengan baik. Rasa percaya diri yang sehat merupakan salah satu dasar dalam mengembangkan berbagai potensi lainnya seperti problem-solving, decision-making ,dan keterampilan sosial.

2. Cerdas
Melalui eksplorasi yang tepat, sesuai dengan tahap perkembangannya, aspek kognitif anak dapat terstimulasi melalui berbagai kegiatan dalam proses eksplorasinya.



3. Kreatif
Ketika terpapar pada berbagai stimulus dan situasi melalui kegiatan eksplorasi, imajinasi dan kreativitas anak dapat berkembang dengan baik.

4 .Peduli
Melalui aktivitas bersama teman lain atau orang dewasa, si kecil belajar berinteraksi, berbagi, mengenai dan memahami perasaan orang lain,menunggu giliran, serta meningkatkan toleransinya. 

5. Pemimpin
Untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan, penting untuk si kecil memiliki sikap disiplin dan kemandirian yang baik. Eksplorasi mengasah kemampuan si kecil untuk mengambil kontrol akan berbagai hal di sekitarnya.


Dancow Advanced Excelnutri+ juga mengajak para orang tua untuk mendukung upaya pemerintah membangun Generasi Emas 2045 yaitu Anak Unggul Indonesia yang sehat, cerdas, dan percaya diri dengan meluncurkan gerakan '1 Juta Iya Boleh' dengan sering mengatakan 'Iya Boleh' sebagai dukungan terhadap eksplorasi anak.

Caranya gampang banget. Kunjungi website www.iyaboleh.com ikuti petunjuknya disana. Jika sudah berhasil akan mendapatkan sertifikat sebagai bentuk apresiasi dari Dancow seperti saya di bawah ini.

Beberapa campaign dari Dancow

Kayak gini lho sertifikatnya

Oh ya, psikolog Ratih Ibrahim juga memberikan tips untuk orang tua agar tetap mendukung tumbuh kembang optimal anak dengan berkata 'Iya Boleh' asal si kecil siap, orang tua terlibat, dan pastikan aman.



***