Kapan itu pas ngobrol di grup Whatsapp kami pada rame ketawa saat ada seorang kawan yang ngasih link video dari instagram. Isinya konyol banget. Dan saya nyeletuk “ manusia akhir zaman ini antik-antik ya”. Dan ketawa lagi pas ngeliat video seorang pemuda unboxing scoopy pacarnya plus nge-vlog bakar STNK. Huahahahaha. Gemes-gemes kesel liatnya. Ada gitu ya manusia antik macam itu.



Tapi sebenarnya yang lebih ajaib itu bukan si laki-lakinya tapi si perempuan yang bilang akan tetap setia sama si laki-lakinya. Langsung keselek saya. Untung saya ga liat video klarifikasi si cewek. Kalau saya liat mungkin sudah ta sumpahi tujuh turunan itu si perempuan. Hahahahaha. Saking mangkelnya soalnya.
Makanya bener kalau ada pepatah orang Bantul Timur bilang “ The Brain is the most outstanding organ. It works for 24 hours, 365 days, right from you birth until you fall in love”. Bedebah bener lah ini pepatah. Wkwkwkwkwkw. Mau dinasehatin kayak gimana tetep aja orang yang lagi jatuh cinta itu otaknya lagi ga ‘lurus’. Ga bakalan masuk nasehat sebaik apapun. Trust me.
Duuh Dek, saya cuman mau bilang " kalau bukan diri kita yang menghargai terus siapa yang mau menghargai kita". Tetap bertahan dengan relationshit macam begitu mah, ah sudahlah...... Wkwkwkwkwk.

Tapi kalau saya bilang sih itu bukan jatuh cinta. Tapi bego alias nafsu. La wong para ulama selalu bilang “ Cinta itu merangkul ketaatan dan menentang kedurhakaan” ( Sahal bin Abdullah). Dan banyak ulama bersepakat bahwa hawa nafsu itu bukan cinta. Makanya tidak ada cinta dalam kedurhakaan kepada Allah. Makanya kalau orang berbuat zina itu kategorinya bukan jatuh cinta. Karena ulama sepakat bahwa cinta akan terhapus dari orang yang berbuat zina.
Kembali ke orang-orang antik akhir zaman ini. Makanya ga heran tuh ya kita akan geleng-geleng sama kelakuan manusia di penghujung  zaman ini. Ada aja perbuatannya yang ga masuk akal. Makanya ga heran kalau liat pelakor malah’ ngegas’ saat ditegur. Lalu koar-koar terdzalimi. Ini nih pengen nampol aja bawaannya.
Makanya saya selalu bilang sama anak-anak “ jangan sampai lupa itu dzikir pagi dan petangnya dibaca. Jangan sampai ketinggalan. Karena ada satu doa yang bagus banget di salah satu dzikir yang dianjurkan di situ. Yakni “ Yaa hayyu yaa qoyyum birahmatika astaghitsu ashli lii sya’ni kullahu wa laa taqilnii ila nafsi thorfata ‘ayni”
Ya Allah Yang Maha Hidup dan Berdiri sendiri lagi terus menerus mengatur mahkluk-Nya, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan, baguskanlah semua urusanku dan janganlah Engkau serahkan aku kepada diriku sendiri walau hanya sekejap mata”


Meminta banget sama Allah agar selalu dibimbing. Jangan sampai Allah menyerahkan urusan diri kita kepada diri  kita sendiri. Ga akan sanggup kita mandiri dari Allah. Beneran. Yang ada malah nyangkut ke sana-kemari.


Saya bilang sama diri sendiri. Duuh jangan sampai saya ketlingsut ‘jalan’. Bukan karena takut diviralin. Tapi lebih takut jauh dari jalan Allah. Takut bikin malu muslim yang lain. Takut bikin malu anak-anak sendiri. Takut doa saya untuk anak-anak jadi ga makbul. Padahal dunia begitu keras. Anak-anak saya butuh bimbingan. Kalau emaknya ga taqwa siapa yang mau bawa mereka ke jalan yang bener?.