Hari pertama telah terlewati dan masih beberapa hari lagi kami tinggal di Jogja. Well, hari pertama kemarin adalah hari kami bertiga menuju Jogja dan menghabiskan malam di Mall Hartono. Karena bahagia riang gembira, capek capek pun nggak terasa.


Day 2 (Sabtu, 19 Januari 2019)

(PENGINAPAN, MALL HARTONO, MALIOBORO)

Nah, capek baru terasa di hari kedua kami ada di sana nih, gaes. Sebenarnya rencana kami hari kedua adalah bertemu dengan Dian, teman saya dari Jakarta yang kebetulan sedang ikut suaminya dinas di Jogja. Alhamdulillah, kami memang sudah berencana untuk bisa meet up di Jogja.

Julio, seperti biasa sudah kami mandikan pagi pagi. Kami di sini adalah saya dan Yajo. Yes, kami berdua. Karena di penginapan jelas nggak ada bak khusus anak kecil dan kami nggak pingin memandikannya di wastafel begitu, jadilah kami harus bekerjasama memandikan Julio. Eits, momen memandikan Julio ini jadi salah satu momen tak terlupakan plus rutinitas kami selama beberapa hari ke depan.


Caranya, Yajo bertugas memegang Julio dan saya yang mengalirkan air dari shower ke badan Julio. Eits, tapi ini harus ekstra hati hati. Jangan sampai airnya terlalu panas atau terlalu dingin. Jadi, saya harus meletakkan telapak tangan saya yang satunya tepat di depan kucuran air, jadi bisa mengatur suhu air dari shower. Kalau suhunya nggak konsisten kayak ucapan mantan, lebih baik ambil gelas plastik yang disediakan dan diguyur deh lewat gelassnya. Cihuyyyy, Julio tetap bisa mandi!!

TIPS #4 : BEKERJASAMA DENGAN PASANGAN IS THE KEY!

Apalagi ngajak anak kecil yang masih rentan begini. Saya dan Yajo jelas sangat hati hati. Sehat sehat ya, Jo! Kami selalu berdoa untuk Julio.

RENCANA : Begitu Julio selesai mandi, kami bergantian mandi dan sekitar jam 11 kami akan bertemu Dian di mall untuk makan siang bareng.

FAKTA : Begitu mandi, Julio ngantuk dan tidur. Kami ikut ngantuk dan tidur. Kami tidur bersama sampai sore.

Tinggal berangkat malah tidur dan nggak tega bangunin atau gendong dia.

Menunggu Julio bangun.

Beberapa menit kemudian.

Luarrr byasa. Ngajak anak kecil emang nggak perlu punya itin yang muluk muluk. Kami pun nggak punya itin mau kemana kek gitu di Jogja. Yang kami tuju kalau bukan mall ya tempat makan. Hahaha...Traveling macam apa ini. Tapi nggak papa, yang penting kami senang dan Julio riang. Horayyy!! Beda cerita saat kami masih berdua saja dulu. Saat traveling ke Surabaya, kita bisa mengunjungi 4 destinasi dalam satu hari!

Baca juga "Menjajal Jembatan Suramadu dan Menikmati Malam di Taman Bungkul, Surabaya"

Akhirnya, kami baru menuju ke Mall Hartono di sore hari pake Grab. Sesampainya di sana, kami sempat mlipir dulu ke Mothercare buat beli teether dan baju untuk Julio. Kami juga akhirnya bertemu dengan Dian di Mothercare Store. Next, kami menuju ke Food court (tempat favorit kami ini) lantai 2 untuk makan sore menjelang malam.

Terakhir ketemu saat Julio masih tujuh bulan dikandung badan, eh sekarang ketemu lagi sudah ada Julio hampir lima bulan :)

MALIOBORO, LET’S GO!


Usai sholat maghrib, kami langsung menuju ke Malioboro! Tau sendiri Malioboro di Sabtu malam. Macet dan ramai bingitttss! Untungnya Julio udah duduk anteng digendong Yajo berkeliling Malioboro sebentar. Walaupun sempat digendong Ibu untuk menambah amunisi nutrisi.

TIPS #5 : SELALU SIAGA ALAT GENDONG UNTUK MASING MASING AYAH DAN IBU

Ini harus NOTED dan penting sekali demi kesehatan sendi dan tulang, mom! Saya sendiri membawa tiga alat gendong. Jarik, airsling dan SSC (Soft Structured Carrier). SSC ini khusus untuk Yajo karena dia sudah diatur sesuai dengan tubuh Yajo. Pegel juga kalau dia Cuma gendong Julio tanpa alat gendong; 8 kiloan! Jadi, kami bisa bergantian menggendong Julio deh.

Sesampainya di Malioboro, Dian sempat makan malam dan kami melanjutkan perjalanan dengan membeli oleh oleh. Julio dapat blangkon dari Dian dan kemeja batik dari kami. Ya  gitu ya, kallau udah punya anak mah kebutuhan Ayah Ibunya nomor sekian, kebutuhan anak selalu nomor satu. Saya sendiri liat tas tas unik, kemeja batik artistik atau kaos Malioboro udah nggak tertarik sama sekali. Lebih bahagia beliin Julio. Hahaha...

Di tengah hiruk pikuk keramaian Malioboro Sabtu malam.

Kami sampai penginapan kembali itu sekitar pukul 10 malam. Langsung deh, lap lap Julio, ganti baju dan gosok gigi plus nina boboin Julio. Seperti yang sudah sudah, saya bertugas ngasih nenen dan kelon Julio, sedangkan Yajo bertugas ayun ayun Julio kalau Julio  belum juga tidur, kayak malam itu.

TIPS #6 : BERBAGI PERAN MENJAGA ANAK SELAMA TRAVELING
Enaknya digendong Yajo

Untungnya Yajo pengertian dalam hal menjaga Julio. Saya nggak perlu ngambek ngambek atau bantingin barang biar  Yajo ngerti kalau saya butuh bantuan. Serta merta Yajo siap siaga untuk ayun ayun Julio. Nggak cuman saat malam saat akan tidur, Yajo juga ayun ayun Julio sampai dia tertidur, bahkan tanpa malu gendong dia pakai jarik di mall.

Yes, Julio sudah tidur maka saatnya kami menghabiskan malam berdua. Uhuk!

TIPS #7 : SELALU MENJAGA ROMANTISME SELAMA TRAVELING

Tanpa penjelasan panjang lebar, jelas tips ini sudah bisa menggambarkan ya kawan kawan sekalian.

DAY 3 ( Minggu, 20 Januari 2019)

(WARUNG PREKSU, TEMPO GELATO, PARANGTRITIS)

Mau kemana kita hari ini?

Saatnya kuliner!! Seperti biasa, tanpa itin kami bergegas mandi dan memandikan Julio dengan riang gembira. Si anak jelas makin makin riang mandi pakai shower begitu karena dia sangat suka air. Kayak Ibunya, hehe.

Kami sarapan di PREKSU yang menurut saya ini warung syari’ah amat. Di sini, orang yang puasa Senin Kamis bisa berbuka dengan GRATIS. Setiap Jumat pun orang yang sudah baca Al-Kahfi bisa makan preksu dengan GRATIS. MasyaAllah Tabarakallah...

Salah satu spot di Preksu!

Geprek wenak ini cuma 13ribu!

Susunya mantuul!

Makanannya pun jangan ditanya, WENAK dan MURAH! Saya nih makan berdua dengan Yajo hanya menghabiskan 13 ribu untuk geprek pluss keju. Mana nasinya ambil sendiri dan GRATIS pula. Susunya pun segelas gede dan fresh abis. Makannya ayam, minumnya susu. Udah itu kesukaan saya semua. Rasanya jadi pingin tinggal di Jogja.

Sarapan kelar, sekarang saatnya kami mengunjungi salah satu saudara Yajo yang ada di Jogja. Terakhir bertemu dengan Bude ini saat kami menikah, satu setengah tahun yang lalu. Puas bercerita dan temu kangen, kami melaju menuju ke kesukaan saya dan Yajo; ice cream!

Es krim ini yang sejak lama ingin saya coba, TEMPO GELATO. Alhamdulillah hari ini kami diantar oleh Anggoro, mantan murid Yajo. Kami jadi bisa ke TEMPO GELATO. Di sana, kami pesan masing masing 1 cone hanya dengan membayar 20 ribu saja! Astaga, jauh lebih murah daripada es krim di mall itu yang sampai 50ribuan per cone. Rasanya juga enak dan padat. Saya pecinta greentea langsung memesan greentea dengan satu rasa baru yang saya lupa.

Kasihan kali Julio tiap kali kamu kuliner. Dia Cuma bisa memandang syahdu campur kelu dengan tiap makanan yang kami nikmati. Hehehe..

tatapan Julio

Sabar ya Jo, sebulan lagi kamu makan...

Perjalanan terus kami lanjutkan menuju Bantul! Lagi, kami mengunjungi salah satu kerabat Yajo yang rumahnya di dekat Gumuk Pasir, Bantul. Duluuuuu, saya juga pingin banget bisa ke Gumuk Pasir. Nyobain skateboard ala ala kah, foto foto macam di gurun Sahara kah, tapi kemarin pas lewat sana dan kepikiran pingin mampir yang ada adalah,

“Wah, mata Julio bisa kemasukan pasir nih!”

Menjadi orang tua meningkatkan kewaspadaan kami dalam memilih destinasi.

TIPS #8 : SESUAIKAN DESTINASI/TUJUAN WISATA DENGAN KONDISI ANAK

Jelas, Gumuk Pasir bukan tempat yang children-friendly untuk kami. Skip!! Tapi, rasa rasanya sayang kalau kami nggak mampir di Pantai Parangtritis saat pulang dari Pakde. Akhirnya, kami menyempatkan diri untuk menyaksikan sunset di Parangtritis sekaligus Yajo membidik beberapa scenery di sana. Maklum, Yajo sedang gemar photography.


Model : Anggoro

 




Hanya 10 menit saja, dengan dibalut baby cape dan dipeluk  Bujo (Ibu Julio) dan Yajo secara bergantian, kami buru buru kembali ke mobil. Rencananya, setelah ini kami ingin melanjutkan kuliner kami di Bakso Klenger. Duh, dengerin aja lidah saya mau klenger.

Julio selalu didekap Ibu.

Ah, Qadarullah, di perjalanan kami terkena musibah. Alhamdulillah, kami tetap bisa pulang dengan selamat dan sehat wal-afiat. Allah Maha Penyayang, memang.

TIPS #9 : SIAPKAN DIRI UNTUK HAL TAK TERDUGA SAAT TRAVELING

Hal tak terduga itu bisa saja terjadi saat kita traveling ya, Mom. Yang penting, kita jangan sampai panik saat meenghadapinya. Saling support satu sama lain, saling menguatkan dan InshaAllah semuanya akan baik baik saja. Yang penting niat kami traveling itu baik, InshaAllah Allah akan selalu menjaga perjalanan kami. Aamiin..

Akhirnya kami langsung tiba di penginapan dan pesan Go-Food untuk makan malam. Masih ada dua hari lagi waktu kami di Jogja...

Hari ketiga alhamdulillah dilewati dengan penuh petualangan ala kami. Julio pun juga segera tidur setelah diayun ayun Yajo. Ah, traveling ini membuat saya makin sayang sama Yajo. Hehehe.. Bahkan, di traveling ini kami zero quarrel. Padahal biasanya kalau lagi di rumah, kami bisa jadi rawan konflik lho. Kami yang nikah nggak pake pacaran ini rasa rasanya sekarang baru fase saling mengenal lebih dalam dan banyak hal membuat kami kadang suka nggak sepaham. Tapi, ternyata traveling bisa saling membuat kami mengerti satu sama lain, menikmati momen kebersamaan bertiga dan saling belajar untuk menjadi orang tua terbaik versi kami untuk Julio.

Bersambung ya, Mom...