Seorang perempuan paruh baya datang. Posisi saya dan kakak lagi makan siang. Setelah mengucap salam, tamu itu dipersila masuk dan ternyata tamunya ibu. Ibu sedang mencuci sesuatu di belakang. Saya panggil beliau, beliau pun langsung menemui si tamu.

“Ini apa, repot-repot,” terdengar suara Ibu. Kemudian tejadi percakapan berdurasi lima menitan. Ada tawa-tawa, ada bisik-bisik. Saya hanya tahu garis besar kedatangan si tamu ibu tadi, bahwa ia tetangga dari RT sebelah dan datang ke rumah untuk memberikan oleh-oleh umroh.  Tamu pulang, ibu masuk ke ruang tengah dan saya jadi tahu bentuk oleh-oleh yang diberikan kepada ibu, ‘minyak zaitun’.

Minyak zaitun bukan barang asing bagi ibu, sebab ibu sudah biasa mengkonsumsi minyak zaitun berbentuk kapsul. Yang asing menurut saya itu pilihan oleh oleh si ibu tadi buat ibu saya. Biasanya oleh oleh umroh kan semacam kurma, raisin, air zam zam, sajadah atau tasbih gitu, tapi ini minyak zaitun. Dan jujur ini memang baru pertama kali ibu saya mendapat oleh oleh umroh berupa minyak zaitun yang langsung dari Arab.

Kenapa ya, tetangga saya tadi kasih oleh oleh minyak zaitun buat ibu. Ya, orang mau kasih oleh oleh juga suka-suka dong, ah. Di sana minyak zaitun bukan barang langka, cukup mudah di dapat, wajar lah. Lalu apa masalahnya? Ya tidak ada sih, Cuma agak berpikir saja, ternyata masih ada juga orang yang ngasih oleh oleh itu ingat apa yang lagi dibutuhin orang yang dikasih oleh oleh. Artinya, menurut penerawangan saya, si tamu tadi tahu kalau ibu saat ini rajin konsumsi kapsul minyak zaitun itu tadi (ya mungkin karena ibu pernah tak sengaja cerita, secara mereka ya memang tetanggaan dan sering ketemu di mushola). Karena itulah mungkin si tamu tadi ingin memberi minyak zaitun dalam bentuk lain selain kapsul yang biasa dikonsumsi ibu. Baik banget, kan, tetangga ibu yang satu itu.

Apa khasiat minyak zaitun?

Saya pernah tanya ibu perihal mengapa beliau mengkonsumsi minyak zaitun kapsul? Jawabannya, buat menurunkan kolesterol. Ibu mengkonsumsinya rutin tiap pagi setelah bangun tidur. Ya walaupun konon khasiatnya banyak tapi fokus ibu, minyak zaitun itu buat nurunin kolesterol. Saya manggut-manggut. Maka saya cari-cari info tambahan biar tahu apa saja khasiat minyak zaitun, siapa tahu saya juga bisa konsumsi mumpung dapat satu botol gratis, hehe.

  1. Mengontrol jumlah kolesterol jahat atau LDL. Pada penderita kolesterol tinggi, minyak zaitun ini bisa membantu menurunkannya. Caranya dengan konsumsi minyak zaitun setiap hari. Kalau dalam bentuk kapsul sehari satu butir. Kalau dalam bentuk cair sehari satu sendok makan.
  2. Mengurangi resiko beberapa jenis kanker, misalnya kanker usus, rahim, indung telur, payudara, tukak lambung, juga kanker kulit atau melanoma.
  3. Untuk anak-anak, minyak zaitun bermanfaat dalam membantu pertumbuhan tulang, mengatasi sembelit karena minyak zaitun bersifat laksatif yang bermanfaat memperlancar buang air besar. Ini cocok banget buat anak yang susah makan sayur dan buah. Biasanya sembelit tuh.
  4. Untuk kulit, minyak zaitun dapat digunakan sebagai masker wajah, tonik rambut, dan menyembuhkan jerawat, selain juga dapat melembabkan kulit karena mengandung vitamin E.
  5. Mengurangi resiko penyakit jantung koroner dan dapat mengontrol tekanan darah. Efektif menjaga kesehatan pembuluh darah arteri.


Selain ringkasan tentang khasiat minyak zaitun, saya juga dapatkan info tentang cara konsumsi minyak zaitun. Ini dia:
  • Langsung sikonsumsi dalam bentuk minyak atau kapsul
  • Dicampurkan dalam masakan (misalnya untuk menumis) dan dalam makanan misalnya salad
  • Dioleskan ke kulit, misalnya untuk masker, tonik rambut, atau pada jerawat              


Sekian dulu catatan singkat ini. Semoga bermanfaat buat saya dan pembaca.