5 Hal yang Perlu Dilakukan Sebelum Memposting Tulisan di Blog

Dalam proses tulis menulis, setidaknya ada 3 proses yang harus dilewati seorang penulis. Proses pertama pastinya persiapan tulisan yang berupa pengumpulan data dan pembuatan konsep, kemudian proses menulis itu sendiri dan yang terakhir adalah proses editing dan finalisasi tulisan.

Setiap tahapan proses menulis ini tentunya memiliki tantangan dan durasinya masing-masing. Namun setahu saya nih, tahapan editing dan finalisasi tulisanlah yang biasanya memakan waktu paling lama. Ini karena di tahapan ini kita setidaknya harus melewati tahap mengendapkan tulisan, membaca dan memeriksa kembali, bahkan bisa jadi mengulang dari awal apa yang sudah kita tulis.

Untuk dunia blog sendiri, hal yang sama pastinya juga berlaku. Meski blog kadang dianggap media pribadi yang bahasanya suka-suka kita, namun tetap ada rambu-rambu yang sebaiknya diikuti. Apalagi di masa kini di mana ngeblog sudah menjadi media promosi, informasi dan cari duit, maka pastinya kita ingin blog kita memiliki nilai yang baik di mata pembaca dan terutama mbah Google.

Baca juga : Ngeblog Zaman Now

Nah, untuk kali ini saya ingin sedikit sharing tentang proses editing dan finalisasi tulisan saya di blog. Saat akan memposting sebuah tulisan di blog, biasanya saya akan melakukan beberapa pengecekan sebelum mengklik tombol publish di blog. Berikut 5 hal yang perlu dilakukan sebelum memposting tulisan di blog versi ayanapunya.com:


Periksa dan Baca Kembali Tulisan

Yup. Layaknya karya tulis umumnya, menulis di blog juga memerlukan editing sebelum ditayangkan di blog kita. Meski kadang setiap blogger memiliki gaya bahasanya masing-masing dan katanya dunia blog tidak sekaku jurnalistik, seorang blogger sebaiknya tetap mengikuti beberapa kaidah penulisan standar. Tidak harus saklek di KBBI sih tapi lebih ke standar penulisan dan tanda baca.

Selain itu membaca dan memeriksa kembali tulisan juga dilakukan untuk mengetahui apakah ada kata-kata yang janggal atau kurang pas dalam tulisan kita. Bisa juga untuk menambah dan mengurangi emosi yang ingin kita gali dalam tulisan yang kita buat.


Buat Judul yang Menarik

Ibarat rumah, judul tulisan merupakan halaman depan dari postingan kita. Judul yang menarik pastinya akan lebih mudah membuat pengunjung mampir ke tulisan kita ketimbang judul yang biasa saja. Bagi saya pribadi, tahapan membuat judul ini termasuk yang paling berat. Pasalnya, saya suka nggak pede dengan judul-judul yang fantastis atau clickbait. Heu.

Dalam dunia blog dan media online sekarang, memang biasanya judul yang berbau clickbait yang paling mudah menarik pengunjung. Namun tentunya kita tetap harus ingat jangan sampai judul yang kita buat malah membuat pembaca merasa tertipu. Nah, agar tidak terjebak dalam membuat judul yang menipu ini, pastinya kita harus banyak-banyak mencari ilmu seputar tips membuat judul menarik yang bertebaran di internet sana.

Selain menarik dari segi pemilihan kata, dalam dunia SEO judul juga sebaiknya memuat kata kunci yang bisa membuat tulisan kita mudah diindex google. Misal saya membuat tulisan tentang cara menyimpan ASIP, maka dalam judul yang saya buat juga harus ada kata itu namun mungkin dalam versi yang lebih panjang seperti "Begini Cara Tepat Menyimpan ASIP bagi Ibu Bekerja."
 
Baca juga : 3 Situs Penyedia Widget Instagram untuk Blogspot

 

Periksa Kembali Url Postingan

Url postingan atau permalink merupakan alamat dari postingan kita di pencarian Google. Biasanya nih url ini diambil dari judul postingan yang kita buat. Nah, sayangnya, untuk blogspot, kadang kalau kita membuat judul yang terlalu panjang, url-nya malah terpotong sendiri. Misal kita membuat judul "Cara Mudah Membuat Masker Wajah untuk Menghilangkan Jerawat". Bisa jadi di blogspot url yang muncul cuma cara-mudah-membuat-masker-untuk. Yang paling parah, url yang muncul malah kata pertama yang kita tulis di postingan gara-gara kita belum menentukan judul saat memulai menulis.

Menurut para master nih, dalam membuat url postingan sebaiknya jangan terlalu panjang dan pastinya mengandung kata kunci yang diincar. Lalu bagaimana mengedit url postingan yang sudah dibuat otomatis oleh blog? Kalau untuk pengguna blogspot, menu pengeditan url ini ada di sisi kanan pada menu tautan permanen. Nah, di menu ini ada 2 pilihan url yakni Tautan Permanen Otomatis dan Tautan Permanen Khusus. Pilih Tautan Permanen Khusus jika kita merasa url postingan kita terlalu panjang atau terpotong. Setelahnya klik selesai dan jadilah url postingan yang lebih enak dibaca.



Tautan Permanen Otomatis



Tautan Permanen Khusus

Isi Deskripsi Penelusuran

Hal keempat yang biasanya saya lakukan sebelum memposting tulisan di blog adalah mengisi deskripsi penelusuran. Mengisi deskripsi penelusuran juga bisa dimasukkan dalam teknik dasar SEO. Dalam deskripsi penelusuran ini kita memasukkan ringkasan dari tulisan kita dan sebaiknya juga mengandung kata kunci sesuai judul yang kita buat. Jika kolom ini diisi, maka saat seseorang melakukan pencarian dan tulisan kita muncul, maka di bawah judul postingan akan ada semacam ringkasan dari postingan kita.

Bagi pengguna blogspot, cara mengisi deskripsi penelusuran ini lagi-lagi ada di menu sebelah kanan, tepat di bawah menu lokasi. Nah, dari yang saya baca nih, deskripsi penelusuran ini sebaiknya tidak lebih dari 150 karakter. Lalu bagaimana kalau deskripsi


Contoh Deskripsi Penelusuran

Contoh Tampilan di Pencarian

Menambahkan Gambar Pendukung

Dalam dunia blogging, keberadaan gambar visual juga merupakan salah satu unsur penting dalam sebuah postingan. Gambar pendukung ini bisa berupa foto koleksi pribadi atau foto yang kita unduh di internet namun sebaiknya pilih yang bebas royalti seperti dari pixabay, pexel dan beberapa situs lainnya. Ada juga blogger yang lebih kreatif dengan membuat karakter wajah dan emoticon untuk diselipkan dalam postinganya. Yah intinya sih membuat pembaca tak bosan dengan tulisan kita.

Nah, dalam menyelipkan gambar untuk postingan, sebaiknya juga diberi keterangan untuk setiap gambar tersebut. Entah itu keterangannya ada di bawah gambar, atau di bagian properties. Caranya tinggal klik kanan gambar yang sudah kita masukkan, lalu isi bagian properties atau captionnya.

Baca juga : Rekomendasi Jasa Download Gambar Shutterstock


So, itu dia 5 hal yang biasanya saya lakukan sebelum posting tulisan di blog. Semoga bermanfaat buat semua :)