Saya sebenarnya bukan penikmat kopi. Lah, kalau seduh kopi ntah itu untuk Suami, tamu atau siapa aja yang membutuhkannya sih palingan cuma diicip di ujung sendok saja. Teguk kopi hitam? Hohohoh, seingat saya sih belum pernah! Kecuali ya yang sachetan gitu, olahan latte, cappucino, pokoknya yang sudah ada rasa lainnya, hihihih.


Oh ya jadi ingat, Tanteku punya kebun yang di dalamnya ada beberapa pohon kopi, meskipun tidak banyak tetapi ada rasa puas tersendiri jika bisa panen kopi. Sayangnya kebunnya sekarang tidak terawat dengan baik karena butuh waktu dan tenaga ekstra untuk mencapai lokasi tersebut dan Tante sekarang menetapnya di Kendari sementara kebunnya itu berada di Kolaka. Padahal di kebun itu selain ada kopi ada pohon durian juga lho, sayang banget deh sekarang kalau musim durian orang saja yang menikmatinya, pun begitupula dengan kopinya.

Nah, waktu SMA dulu saya pernah ikut ke kebunnya untuk memetik kopi. Ada rasa senang aja gitu bisa ikut memetik kopi juga dan lakukan rentetan proses paska panen. Setelah kopi dipetik, kami memisahkan biji kopi dari kulitnya dengan cara ditumbuk hingga biji kopi terpisah dari kulit arinya kemudian biji-biji kopi itu dijemur hingga kering. Selanjutnya karena kami tidak punya penggiling kopi maka kopi tersebut dibawa ke pasar untuk digiling. Tapi sebelum digiling harus disangrai dulu hingga benar-benar kering agar kadar air dalam biji kopi hilang baru deh bisa digiling. Panjang juga yah rentetan proses untuk mendapatkan serbuk kopi itu. Bagi yang mengaku sebagai pecinta kopi, hayooo siapa yang sudah pernah melewati proses ini? 😊

Di Indonesia sendiri dikenal beberapa jenis kopi yang lazim dikonsumsi masyarakat. Sebutlah saja Robusta, Arabika, Toraja, Gayo, dan lain sebagainya. Setuju kan kalau salah satu yang paling terkenal itu adalah robusta? Yes! Bilang aja iyah. Eiitss, tapi sudah jangan tanya saya deh ya tentang per-kopi-an ini lebih detail dan lebih lanjut. Disini saya cuma mau berbagi poin-poin penting tentang manfaat kopi robusta ini untuk kesehatan dari sumber bacaan yang baru saja saya baca. Yuks, lanjuuut:

  1. Menghambat Penuaan Dini.
  2. Mengurangi Risiko Kanker.
  3. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung dan Serangan Jantung.
  4. Meningkatkan Kesehatan Pembuluh Darah.
  5. Mengurangi Kolesterol Jahat dalam Tubuh

*Sumber: https://www.kupastuntas.co/2018/03/ini-dia-manfaat-kopi-robusta-untuk-kesehatan/

*****


Eh tapiii suatu hari di WAG kami, Mbak Sri cerita kalau ada produk baru di Malang yang berbahan dasar kopi, kopi robusta tepatnya. Produknya itu berupa selai kopi dan juga coklat kopi. Duuh, koq tiba-tiba jadi mupeng yah pengen icip juga? Alhamdulillah kesampaian juga deh keinginan bumil ini. Beberapa waktu lalu ada paket cantik yang mendarat di meja saya. Pas unboxingnya, duuuh senang banget dong saya nemu 1 toples selai kopi dan coklat kopi ini. Gak sabar ingin segera pulang dan mencoba rasanya. 

DeKofie Selai Kopi



Pulang kantor langsung deh mampir ke toko roti dulu karena kebetulan stock roti tawar di rumah habis. Setiba di rumah langsung buka selai kopi tadi dan mengoleskannya ke roti. Rasanya? Yes, seperti rasa kopi yang diseduh. Pahit? Tentu iyah, ada rasa pahitnya tapi lidah ini jadi suka dengan tekstur lembut dan rasa kopi yang khas ini. 

Seperti yang sudah saya bilang di awal tadi kalau saya bukanlah penikmat apalagi pecinta kopi. Tapi ntah kenapa ada rasa senang saat menikmati selai kopi ini. Apa mungkin karena tidak diminum ya? Melainkan dicampur jadi satu pada roti jadilah rasa pahitnya tersamarkan. 

Selai Kopi dari DeKoFie ini terbuat dari bahan alami. Kopi murni robusta, kakao, gula, margarin dan garam. Oaalaahh, pantas saja rasa kopinya tidak pahit karena di dalamnya ada kombinasi coklat juga rupanya. Coklat dan gulanya ini nih yang menyamarkan rasa kopi yang pahit tapi tanpa menghilangkam kekhasan dari si kopi robusta dan wangi kopinya pun tetap tercium lembut. Pas saya bawa ke kantor beberapa potong roti yang sudah saya olesi selai kopi ini lalu saya bagi ke teman-teman yang doyan kopi, reaksi mereka pun senang mencobanya.

Baca juga:  KONUT: Extra Virgin Coconut Oil, Si Bening yang Memiliki Segudang Khasiat

DeKofie Coklat Kopi



Selain selai kopi, DeKofie juga mengeluarkan produk andalan lainnya yaitu coklat kopi. Hmm, sounds unique, yes? Yups, begitulah kreasi dari DeKofie. Jadi mereka juga membuat varian coklat kopi. Tentu rasanya juga sama dengan selai kopi tadi tapi untuk coklat kopi ini lebih berasa kopinya. Pahit-pahit gitu tapi asli bikin nagih. Cocok banget deh ini dijadikan cemilan setelah makan, obat mual gitu deh. Pernah ngerasain kan rasa eneg setelah makan? Kalau saya sih sering lihat Tante ngemil bubuk kopi buat ngilangin rasa eneg setelah makan gitu katanya. Nah, cocok banget deh ini buat yang sering merasakan seperti itu juga.

Bagi saya sendiri yang bukan doyan kopi, selai kopi maupun coklat kopi dari DeKofie itu rasanya nganenin deh. Apalagi sudah tahu kan tadi manfaat kopi robusta bagi kesehatan. Hmm, kayaknya DeKofie cocok banget dijadikan teman ngemil di saat pagi ataupun setelah makan.

Ayoooo, penasaran ingin menikmati kopi dengan cara berbeda juga? Cusss deh segera intip, follow dan pesan DeKofie juga yaah via Instagram @DeKofie.


#DeKofie
#CoffeeSpread
#coffeejam
#SelaiKopiPremium
#selaikopi
#coklatkopi
#coffeechocolate
#chocolatecoffee