Jatuh dan tersungkur di tanah aku
Berselimut debu sekujur tubuhku
Panas dan menyengat
Rebah dan berkarat

Yang, yang patah tumbuh, yang hilang berganti
Yang hancur lebur akan terobati
Yang sia-sia akan jadi makna
Yang terus berulang suatu saat henti
Yang pernah jatuh ‘kan berdiri lagi
Yang patah tumbuh, yang hilang berganti

Ngeri sekaligus takjub bagaimana sebuah lagu dan musik bisa menyisipkan kekuatan dan menyesapkan teori di kepala bahwa semua akan kembali baik. Bahwa tak apa patah, nanti kamu tumbuh lebih kuat. Bahwa tak masalah jika memang pernah hancur lebur, nanti kamu akan terobati.

Bahwa tidak ada yang sia – sia.

Yang, yang patah tumbuh, yang hilang berganti
Yang hancur lebur akan terobati
Yang sia-sia akan jadi makna
Yang terus berulang suatu saat henti
Yang pernah jatuh ‘kan berdiri lagi
Yang patah tumbuh, yang hilang berganti

Banda Neira, terima kasih.

Memutar kembali, berulang ulang. Betapa musik dan lagu ini menyisipkan pesan dan menyesapkan kesan. Segeralah bertumbuh, tumbuh dengan baik. Seperti pohon yang patah karena musim, karena orang atau karena dirinya sendiri tapi ia tak menyerah untuk tumbuh. Patah adalah harga yang harus dibayar untuk tumbuh lebih kuat dari sebelumnya.

Kamis, 10 Januari 2019