preman pensiun comeback


Betapa antusiasnya saya ketika diajak oleh teman untuk bisa melihat langsung akting dari seluruh pemain film Preman Pensiun.Ya, bagi penggemar setia pasti sudah tak asing dengan jalan cerita dari awal sampai akhir terus di ikuti. Bahkan saat kemunculannya sudah memikat hati masyarakat Indonesia.


Diperankan oleh aktor kondang legendaris sih kalau menurut saya, Almarhum Didi Petet dengan Epy Kusnandar. Mereka berdua seakan-akan menyatu dan terikat bahkan kalau saya lihat memang bukan lagi sekedar akting demi memerankan tokoh dalam sinetron tersebut. Tapi sudah karakternya beliau yang berperan sebagai Kang Bahar dan juga Kang Mus. Pentolan dari preman didaerah kawasan Bandung Jawa Barat.

preman pensiun ujang


Awal saya menonton serial sinetron Preman Pensiun ini di tahun 2015 diputar oleh salah satu stasiun televisi swasta sepanjang sore menjelang magrib. Kalau tak salah ingat saat itu sedang bulan ramadhan ya itu seri pertama atau kedua. Kalau kalian tahu boleh tambahin di kolom komentar ya. Hehehehe....kebayang kan saya jadi bernostalgia akan kisahnya.

studio bioskop preman pensiun episentrum xxi



3 tahun berjalan saya masih menghayal nih ada lagi dong series Preman Pensiun nya. Kangen nih sama kelucuan dari para pemainnya. Tapi ternyata saya dikagetkan atau ini berupa kejutan sih, lagi asyik nonton TOP tuh ehh ada thriller Film Preman Pensiun. Wihh, senang bangetlah.


Nah, kemarin tuh barengan sama awak media dan teman-teman komunitas blogger press screening film preman pensiun. Semua pemainnya datang dan saya juga sempat ikutan berfoto. Langsung saja ya kita review apa saja sih adegan atau jalan cerita. Kenapa kok sampai dibuatkan filmnya.


Review Film Preman Pensiun


Masuk ke studio 2 dapat bangku di seat F-4 jadi ga terlalu jauh dari layar bioskop. Saat awal nonton saya sudah membayangkan apakah kembali lagi nih kejayaan Kang Mus dan rekan-rekannya. Atau mereka semua pada taubat ga jadi preman lagi. Adegan pertama sumpah, bikin saya terkejut dan seakan-akan belum tahu nih alur kisahnya bagaimana soalnya baru menit pertama. Rada ga mudeng sih hihihi tapi saya kembali mencoba tuk menikmati sambil meminum es teh dan roti rasa cokelat.

preman pensiun kang muslihat


Ada beberapa adegan yang membuat saya ilfil sama Kang Mus. Apalagi saat ia bangun tidur dengan iler kemana-mana cuma pakai kutang sama celana kolor pendek bayangin saja dah kalau itu terjadi dalam rumah tangga saya mah aduh, tiap hari teriak-teriak terus kali sama suami. Hahaha... Tapi kocak sumpah walaupun saat saya tertawa geli sambil nahan muntah sih karena tingkahnya Kang Mus saat tidur.




Pas nonton di menit selanjutnya hadirlah sih Kang Gobang pasti kalau kalian sering nonton sinetron nya sudah tahu dong siapa Kang Gobang itu. Nah, rupanya Kang Gobang sudah 3 tahun berada di kampungnya. Urusannya apa ya kok dia balik lagi ke pasar? Apa mau malak angkot lagi atau! Entahlah yang jelas bikin emosi meludak nih melihat beberapa anak buahnya Kang Mus kumpul dan disinilah mulai bangunnya harimau yang sedang tertidur selama bertahun-tahun.


Kang Gobang, mulai mengumpulkan semua anak buahnya Kang Mus dan mereka membuat reuni kecil-kecilan. Tujuannya .... Eitsss, penasaran ya, mau tahu kisah selanjutnya. Mending nonton saja ya langsung dari pada saya ceritakan disini semua nanti malah kurang seru.


Tunggu saja siap tayang kok tanggal 17 Januari 2019 , di seluruh bioskop Indonesia.

Ada pertanyaankah?


Siapa saja sih pemainnya. Nih saya list dibawah seluruh pemain dari Film Preman Pensiun,

Epy Kusnandar sebagai Muslihat
Tya Arifin sebagai Kinanti
Sindy Lasmana sebagai Kinasih
Anzanie Kamilah sebagai Kirani
Soraya Rasyid sebagai Imas
Deny Firdaus sebagai Murad
Ica Naga sebagai Pipit
Dedi Moch Jamasari sebagai Gobang
Andra Manihot sebagai Dikdik
Abenk Marco sebagai Cecep
M Fajar Hidayatullah sebagai Ujang
Kris Tatoo sebagai Bohim
Mang UU sebagai Mang UU
Edoh Nining Yuningsih sebagai Ceu Edoh
Vina Ferina sebagai Esih
Safira Maharani sebagai Safira
Isye Sumarni sebagai Emak
Sadana Agung Sulistya sebagai Rendy


Oh ya, kesannya setelah menonton film Preman Pensiun, ini saya merasa bahwa persahabatan itu segalanya. Dan hanya karena uang bisa mengubah menjadi musuh. Karena keputus-asaan lah membuat hidup bisa menjadi berantakan. Ketidakjujuran menjadi petaka. Dendam membara tak bisa menyelesaikan masalah justru akan muncul masalah baru lagi.


Kekurangan dalam film ini, mungkin ada beberapa harapan atau pertanyaan yang muncul dalam hati ini, seperti saya berpikir sepanjang film diputar sampai akhir menunggu kehadiran Kang Komar kok ga ada ya dalam film ini. Apakah mungkin ga diikut sertakan atau di umpetin buat next film selanjutnya. Padahal kalau ada Kang Komar pasti terhibur banget. meskipun memang sudah terhibur dan rasa rindu akan preman pensiun ini terbayarkan dengan hadirnya film tersebut.


Saya juga kagum sama bagian editing bisa gitu menyatukan beberapa scene menjadi kesatuan yang solid. 10 jempol untuk tim crew dari film preman pensiun. Apalagi skenarionya dan ide cerita om Aris Nugraha. Betapa beliau sangat detail untuk membuat cerita film yang sangat menarik dan disukai banyak orang. Hanya dalam 14 hari beliau sanggup menyelesaikan tugas pembuatan skenario dari film preman pensiun. Salut deh sama om Aris Nugraha nih. Saya sebagai blogger jadi terinsipirasi akan kemampuan yang dimilikinya.


Saya doakan Film Preman Pensiun tembus beribu,berjuta,Beratus,bermilyar penonton. Aamiin 😁


Thanks for Blogger Cronny tuk invitation nobar preman pensiun kemarin. 😁😘