Namanya ibu-ibu yaa.. setelah melahirkan ada aja perbedaannya dibandingkan waktu masih gadis langsing singset dulu. Nah, permasalahan aku tuh sama si rambut rontok yang rasanya kok gak habis-habis ya tiap nyapu rumah isinya rambut semuuaaa.. gengges ya bo'.
Jangan ditanya deh, karena tinggal di pondok mertua indah pastinya pernah dong aku beberapa kali ditegor sama bumer "aduhh rumah isinya rambut mama Ray semua, udah di sapu gak habis-habis", aku sambil nyengir megang sapu cuma bisa usap-usap rambut yang makin hari makin  kelihatan tipisnya. 

Kebetulan rambut aku tuh panjang dan karena pakai hijab pastinya selalu aku kuncir dong. Ditambah hormon habis melahirkan yang katanya kalau bayinya main sembur-sembur air liur rambut mama nya ikutan deh rontok, nah jadi deh makin-makin banyak rontoknya. Kebetulan banget aku diundang sama brand kecantikan rambut nih yang lagi ngadain "Blogger Year gathering" bareng sama Mylea. Di tulisan kali ini aku mau sharing mengenai informasi mengenai tips merawat rambut rontok setelah melahirkan yang aku dapatin di gathering kemarin yaaa bu ibuu..





Informasi ini kemarin dijelaskan oleh Mas Dimas Dedy selaku Senior Hair Technical Mylea dan ada narasumber cantik juga mom Jean Girsang sebagai Mom Influencer & Host Kompas TV. 



Gak usah basa basi lagi deh emak e, langsung aja dong share ilmu merawat rambut rontok nya. okkee ccuusss....

Sebelum kita bahas tips nya, aku mau kasih tau dulu ya tentang rambut secara general. Jadi, rambut itu secara biologis kan merupakan salah satu organ dari bagian tubuh yang tumbuh dari kantung rambut atau folikel. Rambut sendiri punya susunannya ya dimulai dari yang pertama yaitu ujung rambut, batang rambut dan akar rambut. Di dalam rambut juga terdapat berbagai lapisan rambut yang kita sebut sebagai Kutikula yaitu selaput rambut yang berada pada permukaan rambut, Kortex yaitu kulit rambut yang berada pada lapisan yang terbungkus oleh kutikula, dan lapisan terakhir bernama Medula yaitu sumsum rambut yang berada pada lapisan terdalam. Eittt.. jangan pusing dulu yaa ini baru awal-awal pengenalan rambut. 



Di Indonesia, masalah rambut dan kulit kepala yang paling banyak dihadapi itu adalah rambut rontok, rambut berketombe, kulit kepala gatal, rambut bercabang dan rambut kusam. Ternyata kerontokan rambut menjadi permasalahan nomor satu ya bu ibu, jadi memang banyak banget terutama perempuan yang mengalami hal yang sama. Definisi rambut rontok disini adalah rambut yang lepas dari kulit kepala melebihi 100 lembar/hari atau kalau kita menggenggam rambut akan ada setidanya 5 helai lambur yang langsung terangkat dari kulit kepala. Aku tuh emang udah bermasalah banget sama rambut rontok dan tiap menggenggam rambut pasti ada aja rambut yang lepas dari akarnya huhuhu sedih deh! Nah, kenapa sih rambut kita tuh bisa rontok? Penyebabnya bermacam-macam ya, mulai dari hormonal (misalkan selepas melahirkan dan sedang menyusui), bertambahnya usia, sakit atau akibat obat-obatan (misalkan sedang menjalankan kemo), mengikat rambut terlalu kencang, stress dan juga penggunaan kosmetik rambut yang tidak cocok juga bisa jadi salah satu faktor rambut rontok.

Nah, gimana cara merawat rambut agar tidak rontok berlebih dan kalau rontok bisa tumbuh subur kembali?

1. Pemilihan Shampoo



Untuk pemilihan shampoo ternyata hal yang paling penting kita ngertiin itu adalah jenis kulit kepala kita. Memang ada apa saja sih kondisi kulit kepala kita:
- Kulit Kepala Kering yang seringkali ditadai dengan gatal-gatal dan kadang-kadang sedikit pecah-pecah.
- Kulit Kepala Berminyak yang disebabkan kelenjar Sebaceous yang terlalu aktif. ciri-cirinya gampang banget terkena masalah rambut lepek.
- Kulit Sensitif yang sering kali ditandai dengan tumbuhnya bisul dan tampak kemerahan.
- Kulit kepala berketombe yang terjadi karena adanya pengelupasan lapisan tanduk di kulit kepala.
- Head Lice atau Kutu.

Kalau kita sudah tau jenis kulit kepala kita yang mana, barulah kita milih jenis shampoo yang sesuai sama kulit kepala kita karena kalau kita salah shampoo bisa berakibat sama kerontokan rabut. Misalkan nih kita punya kulit kepala kering, eh kita pakai shampoo untuk kulit kepala berminyak nahh itu bisa jadi kurang cocok dan malah jadi bermasalah dengan kerontokan, begitu juga sebaliknya.

Waktu kita pilih shampoo apa yang cocok dengan kondisi kulit kepala kita, pastikan juga shampoo yang kita pakai tidak mengandung bahan chemicals seperti sulfate, paraben dan silicone yang bikin rambut rapuh jadi rentan terhadap kerusakan dan kerontokan.

2. Pakai Hair Tonic Langsung Setelah Keramas



Hair Tonic benar-benar membantu rambut yang rontok untuk lebih kuat d akarnya dan menyuburkan rambut ya. Nah, pada saat pakai tonik rambut upayakan untuk langsung dipakai langsung setelah keramas ya jangan menunggu kulit kepala berkringat dulu baru pakai tonik rambut karena tonik rambutnya tidak akan berpengaruh maksimal. Untuk hasil yang lebih maksimal coba pijat pelan rambut waktu dipakaikan tonik rambut supaya peredaran darah di kepala lebih lancar dan berpengaruh sama kesehatan kulit kepala. 

3. Diet yang Seimbang

Nah ini niih.. ini nihh yang lumayan susah dilakuin tapi berdampak langsung sama kesehatan kulit kepala. Untuk kulit kepala yang sehat dan rambut yang bisa tumbuh lagi akibat kerontokan coba deh upayain makan makanan yang seimbang. makanan apa aja sih yang bisa menutrisi akar kulit kepala:
- Makanan yang mengandung protein dan prebiotin, biasanya ada pada telur.
- Sayuran hijau kaya bayam dan brokoli.
- Berries kaya blueberry, strawberry.
- Kacang-kacangan. Susu Soya juga bagus loh.
- Ubi-ubian juga ternyata bagus loh untuk rambut.
- Alpukat.

4. Rajin Pakai Masker Rambut



Sama ya kaya kulit wajah yang makin sering di nutrisi sama masker makin kelihatan kinclong, nah rabut juga butuh perlakuan yang sama. Masker rambut bisa dijadiin alternative supaya rambut tubuh sehat dan mengurangi kerontokan. Kalau rajin, kita bisa aja bikin masker rambut sendiri ya misalkan pakai bahan alami seperti masker putih telur atau pakai santan kelapa. Cuma akutuh agak rempong ya kalau buat masker sendiri soalnya kan gak ada banyak waktu untuk maskeran rambut bisa-bisa diteriakin sama anak bayi minta nenen hahahha.. Jadi pilihannya aku pakai masker rambut yang instan siap pakai saja seminggu 2-3x

5. Mengganti Karet Rambut dengan Jepit Rambut

Semenjak rambut aku rontok parah, aku usahain kalau di rumah gak pakai kuncir rambut lagi, alasannya sih supaya rambut gak tertarik kencang dan pengaruh sama kerontokan ya.. Tapi kalaupun harus keluar rumah, karena pakai hijab pastinya rambut butuh digulung, nah aku pakai jepit rambut aja yang besar-besar giginya supaya gak terlalu menarik akar rambut.

Rangkaian Perawatan Rambut Mylea


Nah, setelah tau cara mengatasi rambut yang rontok, sekarang aku mau bahas mengenai produk perawatan rambut apa sih yang aku rekomendasiin untuk bisa mengurangi kerontokan rambut? Kebetula aku pakai ini udah 4 bulan terakhir dan berasa banget perbedaannya, Aku pakai produk perawatan kecantikan rambut-nya Mylea. Awalnya aku pilih Mylea karena lagi di Apotek Century ditawarin sama BA nya pas aku tanya produk rambut yang bagus untuk rambut rontok, akhirnya dikasihlah aku sama Mylea ini. aku langsung ambil cobain karena Mylea ini Silicone Free. Kaya yang aku bahas di atas, baiknya kita pilih shampoo yang tidak mengandung chemical berbahaya yang salah satunya adalah silicone. Mylea sendiri punya 3 pilihan perawatan rambut yang bisa dikondisikan sama masing-masing kulit kepala kita ya. Penjelasan produknya ada di masing-masing gambar di bawah ini ya.

1. Mylea Intensive Care

2. Mylea Gingseng 


Nah, balik lagi, kalau pilih shampoo kan harus sesuai sama kondisi jenis kulit kepala kita, karena kalau salah pakai malah makin rontok deh ni rambut. Aku pakai rangkaian perawatan rambutnya Mylea yang Mylea Hairceutical Gingseng Series karena rambut aku tipis dan lepek yag bertanda akutuh punya kulit kepala berminyak. Nah, bener aja dong kemarin pas hair test ternyata fix kulit kepala akutuh berminyak jadi pas banget aku pakai Mylea Gingseng ini. 

3. Mylea Anti Dandruff untuk Kulit Kepala Berketombe


Thank you for reading dan sampai ketemu di blog selanjutnya yaaa..

XO,
Ola Ayu