hijrah memakai jilbab
Hijrah ke Sasha Toothpaste

Memasuki bangku SMA menjadi saat yang saya tunggu-tunggu. Saya membuat dua keputusan besar kala itu, hijrah berjilbab dan hijrah menuntut ilmu ke luar kota. Kedua hal ini menjadi langkah kecil yang mendorong saya melangkah setapak demi setapak melanjutkan proses hijrah hingga sekarang.

Kesadaran Diri untuk Hijrah Berjilbab

Keinginan saya menggunakan jilbab sudah muncul sejak SMP. Namun, karena satu dan lain hal akhirnya saya baru dapat berjilbab saat SMA.

Keinginan itu datang dari diri sendiri. Saya menyadari menutup aurat dan menutup kain kudung hingga ke dada itu hal wajib sebagaimana tertulis dalam Al Qur’an surat Al-A’raf: 26 dan An-Nur: 31. Alhamdulillah Allah berikan jalan yang mudah dan lingkungan yang mendukung saya berjilbab.

Tantangan konsisten berjilbab sempat saya alami di awal. Sebenarnya tidak ada masalah kepanasan atau enggak fashionable. Namun, saya sendiri yang kadang pakai jilbab, kadang tidak saat menerima tamu di rumah. Padahal sudah jelas batasan mana muhrim dan mana yang bukan muhrim. Astaghfirullah….

Proses Hijrah Lulu Elhasbu

pasta gigi halal sasha
Lulu Elhasbu menceritakan prosesnya berhijrah
Rupanya tantangan berhijab dialami pula oleh desainer sekaligus model muslimah Lulu Elhasbu. Awalnya ia asal-asalan memakai jilbab karena bersekolah di sekolah berbasis Islam dan hanya mengikuti orang tua. “Pakai jilbab dulu itu masih yang ngasal, enggak ada styling-nya. Dulu yang penting rambut ketutup semua tapi leher masih kemana-mana,” ujar Lulu Elhasbu menceritakan prosesnya berjilbab.

Lama-kelamaan ia menyadari proses hijrah butuh terus mencari pengetahuan, tak hanya mengikuti orang tua atau tren. Ia mencari ilmu melalui kajian, membaca Al-Qur’an beserta artinya, juga memperbaiki pakaian secara bertahap.

Menjadi model berhijab merupakan profesi yang tak biasa saat itu. Berbeda dengan sekarang yang menunjukkan tren pakaian hijab. Modelnya beragam, trendi, dan tetap santun menutup aurat.

Model muslimah bukan hanya menonjolkan kecantikan. Wajah, lenggak-lenggok di catwalk, dan skill model lainnya bukanlah yang utama. Di sekolah model muslimah Zaura Models Academy, attitude alias sikap menjadi nomor 1 yang diajarkan. Lulu Elhasbu mendirikan sekolah model ini sejak enam tahun lalu bersama teman-teman model senior Witha Fitra, Lydia, Ashfi, Dian Ayu, dan Firdha Khalisa.

Lebih dari Sekadar Hijrah Penampilan

Memaknai hijrah sering dikaitkan dengan penampilan, seperti menggunakan jilbab, baju panjang, dst. Padahal, hijrah tak hanya dari segi penampilan saja, lho. Saat memutuskan hijrah, langkah ini perlu disertai hijrah hati dan pikiran.

Topik “Memaknai Hijrah dalam Kehidupan Muslimah” menjadi bahasan utama blogger gathering bersama Sasha toothpaste yang saya hadiri 30 November 2018 lalu di The Hook, Jakarta. Gathering kali ini sungguh istimewa karena memberikan inspirasi dalam berhijrah.

pasta gigi halal sasha
Ummu Balqis menjelaskan keutamaan bersiwak
Parenting and marriage enthusiast, Ummu Balqis, kali ini tidak membahas kisah dunia ibu-ibu rempong mengurus anak seperti di akun Instagram @ummubalqis.blog. Namun, beliau memberikan tausiyah seputar hijrah yang disebut 31x dalam Al-Qur’an. Penekanan “hijrah” begitu penting sehingga sering disebut.

Kata hijrah berasal dari bahasa Arab yang artinya memutuskan, meninggalkan sesuatu yang buruk ke hal baik (sesuai Islam). Hijrah merupakan proses berkelanjutan, tak cukup hanya berkerudung lalu selesai. Proses ini meliputi segala aspek kehidupan, terutama mengubah mindset bahwa hidup untuk ibadah.

Mengikuti Sunnah Rasul untuk Bersiwak

Ketika selalu menyertakan Allah dalam seluruh aktivitas, kita akan mencari tahu apa yang boleh dan apa yang dilarang, mana yang halal dan haram. Al-Qur’an dan hadist sebagai pedoman dalam berhijrah tersebut.

Salah satu sunnah Rasulullah yaitu bersiwak. Sebelum tidur, Rasul bersiwak. Ketika terbangun di malam hari, Rasul berkumur kemudian bersiwak. Kebiasaan ini Rasul bawa ke kaumnya dengan menganjurkan bersiwak sebelum sholat bila tidak merepotkan.

Masya Allah, segitunya ya Rasulullah menjaga kebersihan gigi dan mulut. Ada apa dengan siwak?

cara bersiwak
Pasta gigi halal Sasha mengandung serpihan siwak asli
Zaman dahulu belum ada sikat gigi seperti sekarang akan tetapi kebiasaan baik Rasul ini sungguh bermanfaat. Drg. Annisa Rizki Amalia, Sp.KGA, menjelaskan tangkai kayu lunak Salvadora Persica yang digunakan Rasul bersifat anti mikroba yang mampu membunuh bakteri, menghilangkan plak, mencegah gigi berlubang, dan memelihara gusi. Wow, manfaat siwak itu luar biasa, ya!

Selain itu, Ummu Balqis mengingatkan manfaat menjaga bau mulut dalam berumah tangga, lho. Kelemahan laki-laki ada pada penciuman. Kalau di dekat suami, jangan lupa udah sikat gigi. Bye-bye bau mulut supaya suami makin betah di rumah.

Mudah Bersiwak dengan Pasta Gigi Halal Sasha

Zaman sekarang semakin jarang bersiwak seperti dahulu. Gimana ya caranya tetap menjaga kesehatan gigi dan mulut serta mengikuti sunnah nabi?

Di blogger gathering kali ini, saya mengenal produk halal pasta gigi dari PT. Kino Indonesia yang menggunakan serpihan siwak asli. Alhamdulillah sekarang sudah ada bentuk bersiwak yang dimudahkan dengan pasta gigi halal Sasha.

cara pakai siwak yang benar
Sasha halal toothpaste terdiri dari dua varian, herbal antibacterial dan whitening
Beneran, lho, Sasha halal toothpaste mengandung serpihan siwak asli (bukan ekstrak, ya). Saya sempat mengintip isi Sasha toothpaste herbal antibacterial. Warna pasta giginya cokelat muda dengan butiran berwarna gelap. Varian yang ini mengandung siwak dan ekstrak daun sirih untuk membunuh bakteri penyebab plak serta bau mulut. Ada sedikit aroma sirih yang menguar ketika menggosok gigi. Rasanya fresh dan nafas menjadi segar.

Satu lagi, untuk membuat gigi tampak putih ada Sasha Toothpaste Whitening dengan kemasan berwarna putih. Selain mengandung serpihan siwak asli, pasta gigi halal yang satu ini mengandung lemon dan garam yang terkenal sebagai pemutih gigi alami. Menggunakan pasta gigi Sasha mulut langsung terasa segar. Makin percaya diri buat senyum lebar dan ngobrol sama suami. Ehm….

produk halal indonesia
Kandungan pasta gigi halal Sasha
Oh ya, dari tadi saya menyebut pasta gigi halal tapi belum menjelaskannya. Pasta gigi Sasha telah mendapat sertifikasi halal dari MUI. Pada kemasan tertera bahwa Sasha tidak mengandung alkohol dan bahan yang berasal dari hewan. Makin tentram menyikat gigi dengan pasta gigi halal.

Pasta gigi halal Sasha tersedia dalam ukuran 150 gr dan 65 gr. Kemasan besar untuk di rumah, kemasan kecil masuk pouch untuk dibawa bepergian. Udah ada, kok, di Alfamart dan toko-toko lainnya.

Pas banget, ya, dapat rekomendasi produk halal yang mendukung hijrah sekeluarga. Soalnya, saya memang sedang mencari pasta gigi yang bisa dipakai orang serumah. Awalnya sempat berpikir apa SID (3 tahun) udah boleh pakai pasta gigi berflouride? Ternyata boleh, dong, dengan catatan pasta giginya sebiji beras saja. Kalau anak usia 6 tahun, pasta giginya sebiji jagung.

pasta gigi halal sasha
Kandungan Sasha Halal Toothpaste
Dalam berhijrah memang kudu totalitas. Saya masih perlu banyak banget belajar soal ini karena langkah hijrah saya masih terus berjalan agar menjadi muslimah yang istiqomah.

Teringat pesan Ummu Balqis bahwa hijrah merupakan proses yang terus-menerus dilakukan dan sebaiknya tidak berhenti sampai di diri kita saja. Ajaklah teman dan saudara dalam berhijrah.

Lulu Elhasbu menambahkan pentingnya support system dalam berhijrah. Ketika hijrah bersama-sama, bergandengan tangan, prosesnya akan semakin mudah dan saling menguatkan.
(ki-ka) : Lulu Elhasbu, Ummu Balqis, drg. Annisa Rizki Amalia, Sp. KGA, dan Danti Nastiti (dok. hijab influencers network)
Yuk, ambil langkah (yang nampaknya) kecil namun berarti dengan #waktunyahijrah menggunakan produk halal Sasha toothpaste. Seperti pesan Danti Nastiti, Asisten Brand Manager Sasha Indonesia, “Kami hanya menjadi bagian kecil dalam hijrah tetapi kami berharap menjadi bagian besar hijrahnya teman-teman (pengguna Sasha toothpaste).”.

Bagaimana pengalamanmu berhijrah?

Info lebih lanjut ada di: