Weekend banyak kerjaan? Nyuci, nyetrika, masak, belum ngurus anak-anak yang super duper aktif. Cape? Banged! Muka udah kusut masai. Wajah berkerut-kerut. Lupa senyum. Susah tertawa. Bibir mengerucut. Waduh, kelihatan cantik kalau begitu? 

Ngaca dong Moms? Cantik enggak? Duh, mau tahu rahasia sehat, cantik dan awet muda yang gak bikin kantong bolong? 

Yuk, mulai katakan YES! Jika pasangan mengajak Making Love (ML) atau jangan sungkan memulai lebih dulu dengan mengatakan AYO! I am ready for you now, Hun!

Kesibukan dan kondisi kehidupan membuat banyak orang sering mengabaikan dan bahkan melupakan seks. Padahal seks adalah nature’s greatest relaxant. 

Selain membakar kalori dan membuat kita merasa rileks. Seks juga merupakan aktivitas penyumbang terbesar diproduksi dan dilepaskannya hormon endorphin di dalam tubuh. Jangankan saat kondisi puncak (orgasme), membayangkan dan memulai aktivitas seksnya saja sudah membuat tubuh kebanjiran dengan endorphin. 

Penelitian sudah membuktikan, bahwa sentuhan oleh orang yang dicintai saja sudah dapat mengurangi stres dan memancing tubuh melepas endorphin.

Sebuah studi di Skotlandia telah membuktikan, bahwa berhubungan seks dapat merangsang hormon baik pada tubuh yang berfungsi membuat kulit serta wajah makin sehat. 

Wanita yang berhubungan seks 3 kali dalam seminggu, rata-rata memiliki penampilan 3-4 tahun lebih muda dari usia yang sebenarnya.

Nah loh. Jangan ogah-ogahan Making Love (ML) ya Moms. Bagi yang sering banget malas karena alasan cape dan alasan tetek bengek lainnya. Pertimbangkan lagi deh, kalau sudah tahu manfaatnya segambreng. Gak pake nolak-nolak terus. 

Yuk, intip manfaat yang lainnya. Jangan malu-malu.

1.  Menghilangkan Stres

Ketika stres akan mengeluarkan hormon kortisol. Salah satu efek hormon kortisol adalah membuat kulit cepat mengendur. Hormon kortisol disinyalir juga memperparah produksi minyak alami (sebum) dan menyebabkan jerawat. Itu sebabnya stres bikin cepat tua. 

Making Love (ML) akan melepaskan hormon endorphin atau kata lain feel good dan menekan hormon kortisol penyebab biangnya stres.

Selain beolahraga, aktivitas making love (ML) berujung orgasme mampu memunculkan perasaan nyaman dan bahagia. 

2. Membuat Wajah Berseri-seri

Selain tambah cantik sehabis Making Love (ML) kulit wanita juga akan lebih halus dan mulus. Hormon estrogen yang diproduksi saat melakukan hubungan intim akan berkontribusi meningkatkan kolagen pada kulit. Sehingga wajah akan tampak cerah, kulit juga menjadi kencang dan lembut. 

3. Otot dan Tubuh menjadi Sehat

Gak hanya dengan berolahraga otot dan tubuh menjadi sehat. Rutin melakukan making Love (ML) hampir setara dengan melakukan olahraga. 

Kenapa demikian? Karena sama-sama meningkatkan detak jantung dan membuat tubuh berbanjir peluh. 

Making Love (ML) bisa membantu membakar kalori dan melatih otot, walaupun terhitung olahraga ringan, bahkan terlalu ringan sehingga tak mungkin menggantikan sesi di gym.

Tapi jangan khawatir, jika ingin Making Love (ML) sebanding dengan olahraga, coba lakukan sebelum makan atau ciptakan posisi dan gaya baru sehingga menimbulkan gairah yang mampu mengeluarkan energi lebih banyak lagi. 

4. Penghilang Rasa Sakit Alami dan Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Beberapa penelitian menyebutkan, Making Love (ML) dengan orgasme adalah analgesic (penghilang rasa sakit) alami yang dapat meringankan berbagai macam rasa sakit seperti pusing dan beberapa jenis migren. Teorinya, endorphin yang muncul saat orgasme, menyebar ke seluruh tubuh, dan menghasilkan efek yang sama dengan morfin. 

Tahu kan efek morfin? Yaitu penghilang rasa sakit dan meningkatkan rasa percaya diri.     


Mau sehat, tetap cantik dan awet muda, tipsnya mudah bukan? (*)