Yasinyasintha.com – Menghemat energi itu sebenarnya gampang. Tapi yang sulit itu melakukannya, atau praktek. Contohnya di kamar mandi, seringkali kamar mandi yang ada di dalam rumah kondisinya lumayan gelap. Jadi terpaksa harus pakai lampu agar lebih terang dan bisa melihat dengan jelas. Tapi karena lampu kamar mandi seringkali watt-nya tidak terlalu besar dan berukuran kecil. Kita kadang-kadang jadi malas mematikan lampu setelah selesai menggunakannya.

Penyebabnya ya… Itu tadi, karena menganggap lampu kamar mandi warna kecil sehingga tidak akan terlalu banyak berpengaruh terhadap tagihan listrik. Apalagi sampai mikir jumlah energi yang dihabiskan.

Itu baru satu orang. Bagaimana seandainya orang-orang di luar sana yang jumlahnya ratusan, ribuan, mungkin jutaan. Berpikir dan melakukan hal yang sama. Jadi, kalau lampu kamar mandi yang hanya menggunakan listrik 5 watt dikalikan 1000 orang, jelas jumlahnya jadi terasa sangat banyak ( 5000 watt, wow! ).

lampu philips hemat daya, lampu hemat daya, lampu di bukalapak

Bagaimana kalau lampu tersebut sering dibiarkan hidup 24 jam dalam sehari? Atau mungkin tujuh hari dalam seminggu? Bisa dibayangkan berapa jumlah energi yang kita buang setiap hari. Itu baru dari 1000 orang, padahal jumlah rumah di Indonesia yang menggunakan listrik mencapai puluhan bahkan mungkin ratusan juta.

Dan itu baru di kamar mandi. Saya sendiri masih sering menyaksikan masyarakat yang menghidupkan lampu outdoor 24 jam. Entah karena mereka lupa atau memang terbiasa dan sengaja tidak mematikannya.

Ngomong-ngomong soal hemat energi, saya tertarik untuk membahas lampu hemat energi. Dan salah satu merek lampu paling populer menurut saya di Indonesia ini adalah Philips.

lampu philips hemat daya, lampu hemat daya, lampu di bukalapak

Tapi sebelum saya ngomong panjang lebar soal lampu Philips, mengenai kelebihan dan kekurangannya. Saya ingin berbagi info dengan kamu yang saat ini sedang butuh lampu, entah itu model konvensional atau LED. Di Bukalapak, Philips Indonesia sudah membuka official online store. Kalau kita ngomongin soal toko online. Otomatis kita pun akan berpikir soal harga yang murah, diskon, dan berhemat.

Ya, tidak salah lagi! Tujuan saya ngasih info ini adalah karena di official store Philips Indonesia yang ada di Bukalapak saat ini sedang ngadain promo dan banyak sekali menawarkan berbagai macam lampu yang didiskon antara 20%-40%. Lumayan banget loh, bahkan beberapa diantaranya ada promo “Beli 3 gratis 1.”

Kalau dipikir-pikir, hematnya lumayan banyak kalau mau beli di official store mereka yang ada di Bukalapak. Bagaimana dengan ongkos kirimnya? Jangan khawatir! Karena kalau kita berbelanja di toko online seperti Bukalapak, kita pun bisa berburu voucher gratis ongkos kirim di halaman promo.

lampu philips hemat daya, lampu hemat daya, lampu di bukalapak

Kembali kita ngomongin soal lampu Philips. Di rumah, hampir semua lampu yang saya gunakan adalah merk Philips. Karena saya percaya mereka menawarkan kualitas dan durabilitas yang setara dengan harganya.

Tapi sejak beberapa tahun belakangan ini, saya mulai mengganti setiap lampu konvensional yang mati dengan model baru yaitu model LED. Jadi saya sengaja memilih lampu LED Philips walaupun harganya agak mahal tapi ternyata lebih hemat setengahnya.

Jadi, kalau kita memakai lampu konvensional 18 watt, dengan lampu LED kita bisa menggunakan yang versi 9 watt. Hasilnya? Tidak jauh berbeda. Tingkat keterangan lampu LED 9 watt dengan lampu konvensional 18 watt mirip-mirip. Tapi coba lihat jumlah energi yang bisa kita hemat.

Kaitanya dengan itu, saya juga ingin berbagi tentang kiat menghemat energi di rumah. Semoga saja, beberapa tips ini bisa kamu praktekkan sendiri di rumah. Sehingga, jumlah energi yang bisa kita hemat jadi lebih banyak setiap harinya. Dengan begitu, kita pun bisa berharap bumi yang kita pijak ini tidak cepat rusak dan kehabisan energi.

7 cara menghemat energi di rumah

  1. Gunakan lampu hemat energi seperti lampu LED dan gunakan secara bijak. Hidupkan lampu hanya ketika dibutuhkan. Dan, gunakan ukuran lampu sesuai dengan yang dibutuhkan
  2. Gunakan alat-alat listrik yang membutuhkan daya rendah. Seperti kulkas, AC, kipas angin, maupun mesin cuci
  3. Jika menggunakan AC, jangan lupa kamu juga harus pasang kipas angin. Karena menurut penelitian, kipas angin bisa membantu kita berhemat hingga 30% penggunaan AC
  4. Jangan melulu semuanya dimasak. Kamu juga harus membiasakan diri makan lalapan yang konon kabarnya lebih sehat. Karena, semakin jarang kamu memasak atau semakin sedikit jumlah yang kamu masak, maka semakin banyak energi yang kamu save
  5. Gunakan ceret peluit untuk memasak air agar air tidak dimasak terlalu lama sehingga membuang terlalu banyak energi
  6. Biasakan memasang 2 buah lampu di satu ruangan sebagai opsi apabila kamu membutuhkan yang lebih rendah watt-nya. Contoh, apabila ruang tamu tidak digunakan tapi tetap membutuhkan penerangan. Kamu bisa memasang lampu yang redup dan watt-nya kecil
  7. Jangan lupa beli sepeda. Karena sepeda sangat bermanfaat untuk menghemat BBM apabila kita membutuhkan moda transportasi untuk pergi ke tempat-tempat yang tidak terlalu jauh.

Nah itu tadi hal yang biasanya saya lakukan untuk menghemat daya listrik di rumah. Selain dalam rangka bisa menghemat pengeluaran rumah, hal yang tampak sepele ini sebagai bentuk peduli bumi. Mulai dari hal kecil dan bisa kita lakukan tentunya.

Kalau kamu gimana nih, punya tips khusus juga ga untuk menghemat energi di rumah ? Share juga dong tips nya.