Hai... Hai  beautynesias.. Met berakhir pekan ya. Ngapain aja nih? Pastinya quality time bersama keluarga dong. 

Liburan kali ini saya dan anak perempuan menikmati penggunaan henna loh guys. Pasti sudah ada yang tahu kan apa itu Henna?

Berdasarkan rujukan Wikipedia(Inggris)--Henna adalah pewarna yang dibuat dari tanaman Lawsonia inermis, juga dikenal sebagai hina, henna tree, pohon mignonette, dan privet Mesir, satu-satunya spesies dari genus Lawsonia. Henna juga bisa merujuk pada seni tubuh sementara yang dihasilkan dari pewarnaan kulit dari pewarna.

Henna berasal dari bahasa latin untuk tanaman Lawsonia Inermis yang diucapkan oleh orang Arab sebagai Hinna. Asal tepat dari mehndi sulit dikatakan karena seni ini telah berusia hampir 5000 tahun. Beberapa sejarahwan mengatakan bahwa bangsa Mogul yang membawa mehndi ke India tetapi sejarahwan lain mengatakan bahwa asal mula mehndi adalah India, sedang yang lain mengatakan bahwa asal mula mehndi adalah Timur Tengah atau Afrika Utara.

Tumbuhan henna bisa mencapai ketinggian 4 sampai 6 kaki dan dapat ditemukan di negara-negara seperti Pakistan, India, Afganistan, Mesir, Suriah, Yaman, Uganda, Maroko, Senegal, Tanzania, Kenya, Iran dan Palestina. Henna tumbuh cukup baik di iklim panas.

Nah, entah kenapa ya guys. Saya suka banget sama henna. Bagi sebagian orang seperti suku Melayu, pemakaian henna sehari-hari sudah tidak asing lagi. Innai atau pacar adalah sebutan lain dari henna. Mungkin ada yang bertanya, bukannya pemakaian henna umumnya digunakan oleh wanita yang akan menikah? Yup, memang sih. Tapi seni melukis henna pada tubuh ini banyak ditawarkan orang di pinggir pinggir jalan sekalipun. Karena kebetulan wilayah tempat di mana saya tinggal mayoritas bersuku Melayu. Kebiasaan menggunakan henna sudah tidak asing lagi. Animo masyarakat pun sangat antusias, dari yang muda, remaja, orangtua, anak anak, bahkan bayi pun ada yang dihenna. Lucu ya, kalau bayi yang unyu dipakaikan henna di tubuhnya. 

Mungkin ada yang bertanya, aman dan bolehkah memakai henna? 

Berdasarkan tulisan yang pernah saya baca. Henna adalah alternatif tato yang lebih aman dan halal daripada tato permanen. Bagi yang suka seni melukis tubuh, henna adalah pilihan yang tepat. Selain aman, cara penggunaan henna juga tidak menyakiti tubuh seperti melukis atau merajah pada henna permanen. Henna dibuat dari bahan herbal yang diracik dengan menggunakan pewarna alami. Sebaiknya untuk mengantisipasi adanya alergi, gunakan atau oleskan sedikit dulu henna pada kulit. 

Wow, ternyata henna itu kosmetik herbal paling tua di dunia loh. Kenapa dikategorikan kosmetik. Karena selain bisa mempercantik tubuh. Henna dapat digunakan sebagai kondisioner dan pewarna rambut yang berfungsi memperindah dan memperkuat rambut hingga rambut tampak lebih mengkilap atau berkilau. 

Berapa lama sih kekuatan tato henna temporary? 

Berdasarkan pengalaman saya, henna bisa bertahan minimal satu minggu, bisa lebih. Tergantung perawatan sih ya. Sebagai seorang ibu rumah tangga, penggunaan detergen baju atau piring, bisa juga mempercepat lunturnya warna henna. 

Apa saja pilihan Henna? 

Banyak macam guys. Bisa pilih sesuai selera. Kalau saya cenderung menyukai warna gelap, seperti hitam dan cokelat. Bagi yang menyukai warna-warna cerah, bisa pilih sesuai selera. 

Bagaimana, tertarik mencoba menggunakan henna, selain di kuku tangan atau kaki?