Akan ku simpul mati cerita hari itu.
Disaksikan terjangan angin dahsyat Cibiru-Cicaheum,
ku harap simpul itu akan selamanya mati.


Kesalahannya melebihi jarak tempatku dan tempatnya.
Ingin diriku belah dadanya dan ku susuri hatinya,

supaya tahu apa benar isi hatinya hanya penyesalan dan penyeandaian,
supaya kerelaan akan selalu bersahutan disetiap jejak yang akan ku raih.

Ku harap sebuah kesemogaan tidak kau surutkan dan selalu dibahasi gerimis doa berbalut keajaiban supaya tak kerontang.



Suatu saat jika ada yang menghidupkan kematian simpul ini, dia lah yang membawa kabar baik tak berona sendu membawa candu penuh rasa suka,

yang akan saling melepaskan simpul penuh kematian rasa.