Kata pelakor atau juga yang disebut sebagai perebut laki orang tengah menjadi trend di masyatakat beberapa tahun belakangan ini. Soal perselingkuhan itu terjadi, apa penyebab dan bagaimana bisa memulai perselingkuhan, memang tak bisa disalahkan hanya pada satu pihak. Namun, tak ada salahnya sebagai wanita kita harus menghargai wanita lain dengan tidak berbuat semacam ini :

1. Pergi berdua dengan teman/ rekan kerja yang beristri untuk urusan pribadi.

Berteman dengan pria beristri memang tidak dilarang. Namun, jika terlalu dekat apalagi dalam urusan pribadi seperti meminta tolong diantarkan ke dokter, minta tolong dijemput dari suatu tempat, tentu bukan hal yang baik. Kedekatan yang demikian itu bisa memicu pikiran negatif orang di sekitar. Dan bukan hal mustahil saat istrinya mengetahui, ia tak segan-segan menyebut dengan sebutan pelakor.

2. Sering chat pribadi.

Memang menyenangkan memiliki teman curhat. Bisa bertukar pikiran dengan orang lain. Tapi bukan berarti bisa bebas chat dengan suami orang. Apalagi hingga membuat si suami itu nyaman dengan chat hingga tertawa-tawa sendiri di depan gadged. Bisa bayangin gimana perasaan istrinya jika melihat hal itu?

3. Stop berkomunikasi secara intens dengan mantan yang telah memiliki pasangan. 

Yang namanya chat dengan mantan itu riskan. Apalagi perempuan yang notabene adalah manusia yang memperturutkan perasaan dibanding logika. Ia mungkin berpikir hal wajar jika berhubungan dengan mantan. Toh sudah memiliki kehidupan masing-masing. Eitss ... tunggu dulu. Pemikiran mantan dan istri itu berbeda, ya. Jika istri mengetahui suaminya chat dengan mantan, pasti akan timbul kecurigaan dan kecemburuan. Bukan hal mustahil jika akhirnya mereka bertengkar karena chat tersebut. Kalau pertengkaran itu merembet ke mana-mana, bisa saja si istri minta cerai loh.

4. Mencari-cari perhatian dari pria beristri. 

Mungkin hubungan itu masih sebatas teman. Namun, dengan mencari-cari perhatian pada pria yang sudah memiliki pasangan adalah hal yang bisa dikatakan 'pelakor'. Sudah tahu beristri kok masih genit-genit?

5. Pura-pura menangis di depan pria yang bukan pasangannya. 

Wanita memang tidak tahan membendung air mata ketika hati terluka. Namun, menangis di depan pria yang bukan pasangannya apalagi sampai memeluk dan meratap adalah hal yang tidak dibenarkan. Bisa terlihat jelas bahwa orang seperti ini adalah orang yang suka mencari perhatian dan suka diperhatikan.


Gimana, Ladies? Stay a way dari pria dengan label suami orang, ya. Barangkali kita menganggap hal yang demikian adalah wajar. Namun, tidak untuk para istri. Jadilah wanita yang memiliki toleransi terhadap wanita lain. Pepatah lama mengatakan," Jika tak ingin dicubit, maka jangan mencubit." Dicubit itu sakit. Jadi istri di posisi seperti keadaan di atas pun sakit. Dan tidak ada wanita manapun yang ingin mengalaminya. (*)