Entah lah sudah berapa kali mampir ke gerai The Body Shop buat nyari cleansing butter-nya. Sampe akhirnya “nyerah” dan membuka kesempatan coba produk lain. Terus BA-nya nawarin The Body Shop Camomile Silky Cleansing Oil ini. Dan karena saya juga sudah cukup suka sama cleanser bertekstur oil, jadi lah langsung setuju untuk beli.

Oh iya, cleansing oil itu termasuk first cleanser ya. Sama seperti cleansing butter, cleansing cream, dll. Nah, lalu apa sih tugas wajib dari first cleanser? Yaitu HARUS mampu membersihkan sisa make up dan sunscreen. Terkadang ada lho first cleanser yang nggak bisa langsung bersihin make up dan sunscreen. Jadi harus dipakai berkali-kali gitu. Duh, boros dan artinya lebih banyak ngabisin banyak waktu.

Terus gimana kehebatan The Body Shop Camomile Silky Cleansing Oil ini?

Sebelumnya masih inget nggak maskara bandel yang pernah sedikit saya ceritain di artikel review ini? Nah, biasanya buat membuktikan first cleanser itu bagus apa enggak, saya coba untuk bersihin maskara ini.

FIRST IMPRESSION – Baunya minyak banget. Tapi terkadang waktu lagi pakai ada sedikit wangi bunga gitu sih. Sedikit aja, selebihnya ya bau minyak. Oh iya, saya pakainya nggak pakai kapas. Tuang ke tangan, habis itu dipakai sambil dipijat. Nah, kalau mau bersihin bagian alis, bulu mata, dan bibir baru, deh, pakai bantuan kapas.

HASIL – Biasanya first cleanser itu setelah dicuci masih terasa licin-licin karena sisa residunya masih ada gitu dan ini lah salah satu tugas second cleanser, yaitu membersihkan sisa residu first cleanser. Tapi setelah pakai The Body Shop Camomile Silky Cleansing Oil ini muka udah hampir keset bersih gitu, tapi bukan kering. Saya bahkan udah merasa cukup bersih walau tanpa pakai second cleanser. WOW!

Nah, tapi untuk bersihin si maskara bandel, cleansing oil ini memang LEBIH BAIK dari micellar water. Walau ya masih tetep harus agak digosok-gosok.

REPURCHASE – Jujur, saya suka banget sama produk ini. Kemampuannya bagus angkat make up dan nggak bikin kering. Tapi kemasannya beneran nggak suka banget. Karena dalam posisi berdiri dan disimpen di meja aja produknya bisa keluar sendiri gitu. Duh, apalagi deh kalau lagi dibawa travelling. Harus dibungkus sendiri supaya nggak basah kemana-mana. Walau ya tetep aja rembes dan banyak banget. Terus saya penasaran dan akhirnya cari review lain. Eh, memang banyak juga keluhan yang sama.

Jadinya agak bingung mau repurchase atau enggak. Soalnya beneran nggak suka sama kemasannya, padahal produknya oke. Mungkin coba produk lain dulu deh. Atau kalau memang beneran mau repurchase, mungkin pindahin ke wadah lain kali ya.

Ada yang udah pernah coba produk ini juga?

FacebookTwitterGoogle+Share