skin whitening injection

Hello, selamat datang di blog saya! Hari ini saya akan menguraikan tentang serba-serbi suntik putih. Soalnya banyak banget teman-teman yang penasaran dengan tema ini. Sudah menjadi rahasia umum bahwa kulit putih bersih adalah idaman banyak orang, terutama cewek-cewek. Apakah termasuk Anda?.

Pada dasarnya, apapun warna kulitnya itu bagus kok asalkan selalu dirawat dan dijaga kebersihannya. Meski demikian, perawatan suntik putih masih kerap dipilih untuk "memperbaiki" warna kulit yang dimiliki.

Hmm, sebenarnya suntik putih itu apa sih? Aman nggak sih untuk tubuh? Apakah beneran ampuh memutihkan kulit? Well, saya paham dengan segudang pertanyaan di benak Anda itu. Oke kalau gitu langsung saja yaa kita masuk ke sesi tanya jawab. Here you are! ^_^

Apa Itu Suntik Putih?

Jadi, suntik putih adalah suatu tindakan medis yang dilakukan melalui prosedur injeksi intravena dengan tujuan meningkatkan kecerahan kulit sehingga tampak lebih putih. Pada umumnya, perawatan ini tersedia di klinik-klinik kecantikan di berbagai tempat di Indonesia tercinta.

Meski tak sedikit pula "ramuan" suntik putih dijual bebas secara online, saya sarankan untuk tidak tergiur dengan produk tersebut. Apa pasal? Suntik putih adalah tindakan memasukkan substansi tertentu ke dalam sistem tubuh Anda. Sementara itu, produk yang dijual bebas di internet sulit diketahui kualitas dan keamanannya. So, do not be foolish!

Apa Saja Manfaat Suntik Putih?

Well, seperti namanya yaitu suntik putih. Tindakan berani ini bertujuan untuk merubah warna kulit Anda menjadi beberapa tingkat lebih cerah dari sebelumnya. Biasanya perawatan ini banyak ditempuh oleh mereka yang berkulit sawo matang alias cenderung agak gelap.

Hanya itu sajakah manfaat suntik putih? Sayangnya iya. Suntik putih tidak akan memberikan Anda manfaat tambahan kecuali efek lebih putih di kulit. Perlu diperhatikan di awal, tidak akan ada efek menyehatkan kulit dan sejenisnya yaa.

Apakah Suntik Putih Bisa Memutihkan Kulit Gelap Sejak Lahir?

Oke, pertanyaan ini juga termasuk sering saya terima. Beberapa dari Anda mungkin ditakdirkan terlahir dengan warna kulit kecokelatan Nah, kabar baiknya, suntik putih ini bisa membantu mencerahkan warna kulit Anda.

However, kabar buruknya, warna cerah atau putih yang akan Anda dapatkan itu ada batasnya. Jika Anda ingin nampak seperti artis Thailand setelah suntik putih padahal warna asli kulit Anda adalah sawo matang, itu tidak mungkin guys.

Jadi, suntik putih hanya mampu memutihkan kulit Anda hingga ke level warna asli kulit Anda. Warna asli kulit Anda bisa dilihat dari warna kulit di area dada atau paha yang tidak pernah terkspos sinar UV.

Berharap efek putih sampai seperti kulit artis Thailand, China, atau Korea saya rasa terlalu muluk. Kecuali kalau memang warna asli kulit Anda seputih itu saat terlahir ke dunia yang fana ini. #tsaah

Ada Berapa Macam Injeksi Suntik Putih?

Injeksi suntik putih ini secara general ada 2 macam ya guys. Pertama, injeksi glutathione dan yang kedua adalah injeksi vitamin C. Iya benar, vitamin C yang terkandung paling banyak di buah jambu biji itu.

Apa bedanya antara suntik glutathione dan vitamin C? Pasti penasaran juga kan perbedaan dari kedua cairan "pemutih" ini. Tenang, pasti akan saya jelaskan kok. Sebisa dan setahu saya pastinya. Hehe...

Begini, beda glutathione dan vitamin C ada di cara kerjanya. Glutathione akan memanipulasi pembentukan pigmen di tubuh Anda dari yang tadinya gelap menjadi pigmen yang lebih terang (dari melanin ke feomelanin). Sedangkan vitamin C mencegah proses pembentukan zat melanin di dalam kulit Anda.

Begitulah perbedaan cara kerja keduanya dalam memutihkan warna kulit Anda. So far ada yang mau ditanyakan?

Oh iya, ada fakta unik lain nih yang bagus untuk diketahui tentang kedua zat tersebut. Glutathione ini pada dasarnya diproduksi secara alami oleh tubuh Anda. Namun produksinya akan semakin menurun seiring pertambahan usia.

On the other side, vitamin C tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh Anda. Jadinya Anda harus mengambil dari luar tubuh. Salah satu caranya adalah dengan melakukan injeksi atau suntik vitamin C ini. 

Bisa juga dengan konsumsi buah yang mengandung vitamin C, hanya saja kalau untuk tujuan memutihkan kulit akan butuh waktu yang relatif jauh lebih lama. Lagipula konsumsi secara oral bisa berefek ke lambung juga.


Apakah Suntik Vitamin C itu Berbahaya?

Berbahaya atau tidak sebenarnya tergantung dengan prosedur yang dilakukan. Jika prosedurnya sesuai, maka efek negatifnya dapat diminimalkan. Memang benar, vitamin C ini akan mempengaruhi kerja ginjal Anda.

Untuk mengurangi efek negatif yang ditimbulkan, Anda harus membantu meringankan kinerja ginjal agar tidak terlampau berat. Bagaimana caranya? Diantaranya yaitu dengan mencukupi asupan air putih.

Berapa Usia Minimal untuk Suntik Putih?

Secara umum, usia 17 tahun adalah kategori aman untuk melakukan tindakan suntik putih. Pada usia tersebut organ tubuh Anda, dalam hal ini ginjal telah benar-benar matang dan tidak sedang berada pada masa perkembangan yang sangat pesat seperti sebelumnya. 

Apa hubungannya suntik putih dengan ginjal? Begini, kalau Anda memutuskan untuk melakukan suntik putih, maka organ yang akan terkena dampak terberat adalah ginjal. Kerja ginjal akan meningkat tajam beberapa kali lipat.

Jika Anda belum genap berusia 17 tahun, dikhawatirkan ginjal Anda belum mampu bekerja untuk menetralisir vitamin C dosis tinggi yang masuk secara maksimal. 

Normalnya, tubuh manusia membutuhkan sekitar 60 mg vitamin C dalam sehari. Sementara jika Anda melakukan prosedur suntik putih, jumlah vitamin C yang diinjeksikan ke dalam tubuh sangatlah besar (antara 1000-5000 mg). Coba dihitung sendiri itu sudah berapa kali lipat lebih banyak?

Takutnya kalau ginjal Anda tidak kuat untuk memproses residu yang ada justru organ penting tubuh Anda ini akan mengalami kerusakan. Makanya harus sangat berhati-hati yaa?! Nah, sudah 17 tahun belum? :)

Cowok Boleh Suntik Putih atau Tidak?

Tentu boleh dong asalkan sudah berusia minimal 17 tahun yaa. Suntik putih ini bebas mau dilakukan oleh laki-laki maupun perempuan. Memang sih ada stereotype yang membuat masyarakat berpikir aneh kalau cowok pergi ke klinik perawatan kulit. Padahal sih ya wajar saja (menurut saya).

Kaum Adam yang sedang galau mau suntik putih sekarang tidak perlu bingung lagi ya. Boleh dan sah kok! Hanya saja ya itu, pas pergi ke klinik kecantikan nanti biasanya di sana isinya mayoritas adalah kaum Hawa. Heheu...

Apakah Efek Samping Suntik Putih Bagi Tubuh?

Bicara soal efek samping, harus dipahami lebih dulu bahwa suntik putih itu berpengaruh ke organ penting Anda yaitu ginjal. Nah, maka dari itu bisa dikatakan kalau suntik putih ini sebenarnya tidak 100% aman.

Pertama tentang suntik vitamin C. Jika takaran yang dimasukkan ke dalam tubuh melebihi batas toleransi tubuh, akan ada kemungkinan ginjal Anda kewalahan dan bahkan tidak mampu menetralisir zat asing berupa kelebihan vitamin C itu tadi. Akibat paling parah bisa terjadi gagal ginjal ya dears!

Kemudian untuk glutathione, zat ini pada dasarnya bisa diproduksi secara alami oleh tubuh Anda. Hanya saja jumlahnya bisa berkurang seiring dengan proses pertambahan usia. Kalau Anda sudah biasa suntik glutathione, efeknya ke tubuh adalah membuatnya jadi tidak produktif lagi.

Saat Anda sudah ketagihan suntik glutathione dan tubuh terlanjur tidak mampu memproduksi zat tersebut secara alami dalam jumlah yang mencukupi, kemudian Anda stop injeksi, maka kemungkinan bisa terjadi penurunan performa kulit secara signifikan. Wah serem ya efek berhenti suntik putih?


Berapa Lama Akan Muncul Hasil yang Diinginkan?

Ini dia pertanyaan yang banyak banget ditanyakan. Jadi, efek treatment suntik putih ini akan berbeda-beda hasilnya pada setiap individu. Mungkin Anda penasaran ya, setelah berapa kali suntik sih kulit sudah tampak putih mulus?

Begini, pada orang yang pigmennya banyak, pasti butuh waktu lebih lama untuk bisa melihat hasilnya. Sebaliknya, pada orang dengan jumlah pigmen yang lebih sedikit maka hasil yang dinantikan bisa dilihat dalam waktu lebih cepat.

Tapi yang pasti efeknya tidak mungkin muncul secara instan. Harus sabar yaa? Hasil dari suntik putih ini bisa dilihat secara bertahap. Kalau Anda berharap hasil yang super cepat, maka lupakan tentang suntik putih. Suntik putih yang hasilnya instan malah harus dicurigai lho. Apa isi cairan yang disuntikkan itu???

Untuk suntik vitamin C pada umumnya dibutuhkan sekitar 10 kali injeksi untuk dapat melihat hasilnya di kulit. Repetisinya adalah 1 kali injeksi setiap minggunya. Jadi kalau pakai vitamin C butuh waktu sekitar 10 mingguan gitu.

Untuk suntik glutathione efeknya bisa dilihat mulai kurang lebih 7 kali suntik dengan repetisi injeksi seminggu sekali. Tapi tergantung dosis yang diberikan juga sih, semakin tinggi dosisnya maka makin cepat pula hasilnya bisa dilihat.


Apakah Remaja Boleh Melakukan Suntik Putih?

Hai teman-teman remaja yang unyu, sudah dijelaskan di atas yaa bahwa batas usia minimal untuk bisa menerima injeksi suntik putih setidaknya adalah 17 tahun. Jadi, kalau Anda masih berada di bawah usia tersebut sebaiknya ditunda dulu niatnya untuk melakukan suntik putih.

Lebih baik menunda selama beberapa waktu hingga saat yang tepat itu tiba daripada harus menanggung resiko yang tidak diinginkan. Betul? ^_^


Bolehkah Orang Tua Melakukan Suntik Putih?

What? Orang tua? Maksudnya nenek dan kakek??? Hehe... Bukan juga dong! Maksudnya di sini adalah Anda yang berada di rentang usia matang, telah melalui fase dewasa. Yaa berkisar 40 tahun ke atas deh.

Sebenarnya sih boleh-boleh saja tapi ada syaratnya ya. Apa itu? Syaratnya, kondisi tubuh Anda harus benar-benar sehat. Terutama untuk organ ginjalnya. Kalau tubuh sudah terjangkit beberapa penyakit degeneratif maupun penyakit gaya hidup, maka suntik putih bisa memperparah kondisi Anda.

Jadi seperti itu yaa untuk Anda yang berusia 40-an ke atas mungkin perlu cek kondisi kesehatan terlebih dahulu saat hendak melakukan suntik putih. Soalnya kan ini untuk kebaikan Anda sendiri juga, benar bukan? ^_^


Apakah Suntik Putih Menyebabkan Ketergantungan?

Ini adalah versi lain dari pertanyaan "Apakah suntik putih bisa memberikan hasil yang permanen?". Hehehe... Balik ke poin sebelumnya tentang 2 jenis suntik putih, yaitu suntik vitamin C dan suntik glutathione.

Pertama suntik putih dengan vitamin C. Kulit putih yang didapatkan dengan cara injeksi vitamin C ini hasilnya tidak instan dan warna putih yang dihasilkan juga lebih alami. Lalu bikin ketergantungan atau tidak? 

Jawabannya, kalau Anda berhenti melakukan injeksi vitamin C maka warna kulit akan kembali ke warna asli. Mengapa? Karena cara kerja vitamin C adalah mencegah pembentukan melanin. Artinya? Jika suntik vitamin C dihentikan maka melanin akan kembali terbentuk dan itu artinya warna kulit Anda akan menjadi lebih gelap. Gitu dears...

In short, hasil dari perawatan suntik putih tidaklah permanen melainkan harus dipertahankan dengan cara dirawat secara rutin alias berketerusan.

On the other hand, ada suntik putih dengan zat glutathione. Cara kerjanya dia adalah dengan merubah pigmen kulit melanin menjadi pigmen feomelanin yang warnanya lebih cerah (lebih terang, lebih putih). 

Saat pemakaian dihentikan maka pigmen kulit Anda akan terbentuk seperti semula karena tidak ada lagi yang merubah pigmen gelap itu menjadi lebih cerah. So??? Warna kulit juga akan kembali seperti sedia kala dong. Begitulah cara glutathione bekerja dalam tubuh Anda.

Kalau dibilang menyebabkan ketergantungan, menurut saya iya. Soalnya harus terus-terusan suntik jika ingin kulit selalu putih. Repot juga kan?! Iya repot bolak balik suntiknya, iya repot duitnya. Haha...


Takeaways

Tidak mengherankan jika banyak orang yang ingin memiliki tone kulit yang cerah. Faktanya, ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan. Salah satunya adalah tidak perlu pusing mix and match baju sama make up. Kan pakai baju dan make up apa saja tetap akan kelihatan bagus! Katanya sih gitu.

Untuk Anda yang memiliki keinginan untuk melakukan perawatan suntik putih, saran dari saya adalah lakukan di klinik yang berdedikasi. Tentu harus ada dokter spesialis kulitnya yaa, bukan sembarang klinik!

Kemudian juga lebih baik untuk tidak membeli ampoule atau suplemen pemutih apapun yang dijual bebas secara online. Mengapa? Pertama, kualitasnya belum jelas. Kedua, perizinannya entah ada atau tidak. Ketiga, asal-usul produk tersebut entah dari mana. Lebih baik ke dokter kulit deh!

Then, jika tekad Anda sudah benar-benar bulat maka lakukanlah perawatan sesuai dengan prosedur yang dianjurkan oleh sang dokter spesialis yang menangani Anda. Ingat loh, ini bukan perawatan kecantikan yang sepele!

RESIKO mengalami gagal ginjal sudah pasti akan mengincar Anda. Bagaimana agar hal buruk ini tidak sampai terjadi? Alternatif untuk mencegah kerusakan ginjal adalah dengan cukup konsumsi air putih berkualitas selama melakukan suntik.

Kemudian, biasanya para pelaku treatment suntik putih akan dibatasi (atau bahkan dilarang sama sekali) untuk mengkonsumsi minuman berkafein, jamu, soft drink, serta obat kimia lainnya karena akan semakin memperberat kerja ginjal.

Nah, jadi seperti itu yaa dears. Bagaimana? Sekarang sudah terjawab bukan pertanyaan Anda tentang suntik putih? Semoga sudah yaa. And now keputusan final ada sepenuhnya di tangan Anda.

Okay, sekian dulu yaa untuk hari ini. Semoga tulisan ini bermanfaat dan sampai berjumpa kembali di artikel berikutnya, insyaa Allah! Memiliki pertanyaan, kritik, atau saran terkait coretan di atas? Silakan tinggalkan pesan di kolom komentar. Komen yuk?! ^_^


(diens)


image credit: antiagingyoung.com