I am the Revurian (Dok. Revu)
Beberapa waktu yang lalu, aku buka media sosial seperti biasa. Kebetulan di timelineku muncul postingan temenku kalau dia ikut dateng di soft launching platform Revu tanggal 18 Oktober 2018 di kantor AdPlus, Jalan Kemang Timur Raya no.90, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Pasti seru nih acaranya. (Dok. Revu)
Berhubung aku anaknya suka penasaran sama segala sesuatu yang baru, setelah aku kasih tanda love aku baca captionnya yang lumayan panjang itu. Padahal biasanya aku males baca caption panjang-panjang. Tapi untung aja aku baca, soalnya aku jadi tau soal Revu. Langsung deh aku klik website Revu yakni id.revu.net untuk baca informasi lengkapnya.

Baru liat tampilan awalnya aja aku udah langsung tergoda buat baca lebih lanjut. Gimana enggak? Nih ya kamu bakal diberi berbagai pertanyaan seperti ini:
1. Mau jadi orang pertama yang nyobain produk baru? Yuk gabung di Revu!
2. Hobi nulis? Yuk gabung di Revu dan nikmatin ragam produk dan layanan Revu!
3. Hobi nulis dan mau jadi blog content creator? Yuk join Revu!
dll.
Tampilan Home di website Revu.
Wah, aku pun langsung tertarik! Secara aku hobi nulis dan siapa sih yang nggak mau jadi orang pertama yang nyobain produk baru?

Lalu muncul pertanyaan.

Apa itu Revu?

Setelah kubaca lebih lanjut, ternyata Revu ini semacam platform pemasaran konten yang bertindak sebagai penghubung antara agensi periklanan, brand, merek dengan para reviewer. Siapa aja bisa bergabung dan punya kesempatan buat mencoba produk atau layanan terbaru, lalu membagikan ulasan produk tentang produk atau layanan yang mereka coba. Emang perlu banget nih jasa review kayak gini. Soalnya, seiring perkembangan teknologi, disadari atau enggak cara hidup kita ikut berubah juga. Aku pribadi sekarang ini hampir semuanya serba online. Belanja barang, baik itu kebutuhan sehari-hari seperti bahan masakan, bumbu dapur, hingga alat elektronik. Maklum, namanya juga mak-mak, pasti maunya cari yang praktis.

Tapi, kita juga harus cermat, jangan sampai asal beli. Sebelum membeli barang atau mencoba suatu layanan, aku biasanya baca review produk terlebih dahulu. Kira-kira bagus enggak, banyak keluhan atau enggak, karena komentar dari para pembeli atau pengguna biasanya merupakan pengalaman pribadi mereka, jadi lebih dipercaya. Inilah gunanya Revu. Membantu para konsumen dan juga para penjual untuk mendapat review terbaik.

Revu dikembangkan oleh Yello Story, blog platform nomer 1 di Korea. Saat ini Revu sudah hadir di beberapa negara di Asia dengan Weble sebagai core platform di Korea. Selain di Korea, Revu juga sudah beroperasi di Thailand. Nah, tahun ini Revu akan akan beroperasi di Indonesia, Vietnam dan Taiwan. Di Indonesia, Revu dioperasikan oleh Adplus, Digital Media Network nomer 1 di Indonesia, yang merupakan keluarga dari Yello Digital Marketing.
Dok. Revu

Gimana Revu Bekerja?

Yang pertama, tentu kita harus buka website Revu terlebih dahulu id.revu.net . Diawal website akan muncul kolom pendaftaran. Nah deh daftar dengan memasukkan biodata kita yaitu nama, alamat rumah, alamat email, nomor telepon, alamat blog, link akun instagram, link akun facebook, serta nomor rekening yang  kita punya (tau dong ya buat apa, hehe).

Kalau udah, kita tinggal milih nih mau mereview produk atau layanan yang mana. Nantinya ketika kita milih, akan muncul sejumlah informasi seperti apa keuntungan yang akan kita dapat setelah mengunggah hasil review, sejumlah keyword yang harus dimasukkan dalam tulisan, terms and condition terkait campaign, apa saja yang harus dilakukan oleh reviewer, dan sejumlah informasi tambahan lainnya. Tak jarang kalau kita memilih untuk mengulas suatu produk, kita bakal dapet sampel gratis dari produk itu. Ya iyalah, gimana mau ngulas kalau belom pernah nyobain kan, hehe. Kita sebagai member Revu dapat melihat facebook.com/revuindonesia dan jangan follow akun instagram www.instagram.com/revuindonesia biar nggak ketinggalan update campaign terbaru.
(Dok. Revu)
Setelah mendaftar, maka kita tinggal nunggu pengumuman apakah kita lolos atau enggak sebagai reviewer. Nanti bakal dapat email dan juga bisa cek notifikasinya di website Revu. Jangan lupa semua kewajiban dan syarat-syarat yang tercantum harus kita penuhi supaya para pembaca bisa mendapatkan informasi seakurat mungkin ya. Nantinya, review dari kita dan juga reviewer yang lain ini akan dipakai oleh penjual produk dan juga para calon konsumen sebagai bahan pertimbangan akan suatu produk atau layanan..

Nah kalau kalian udah applied, nanti keterangannya begini.
Tanda kalau kita applied campaign tersebut.
Kalau lolos sebagai reviewer, keterangannya begini.
Terpilih dan saatnya mencoba produk trus nulis review

Kalau yang ini sih ditolak. 
Duh sedih akutu. Padahal aku udah bilang sama suamiku, kalau aku kepilih nanti dia bakal kuajak kesini. Aku makan, dia motretin :D

Mengapa Revu?

Kalau ditanya kenapa Revu, jawabannya simpel. Para reviewer atau blogger diyakini memiliki pengaruh yang cukup besar kepada para pembaca dalam berbagi informasi atau pengalaman terhadap sebuah produk atau layanan. Bisa dikatakan blogger memiliki kekuatan words of mouth sebagai micro-influencer. Diyakini oleh Revu bahwa nilai engagement para reviewer dan blogger ini lebih kuat kepada pembacanya.

Sedangkan para artis maupun influencer, mereka adalah orang yang "dibayar" untuk mempromosikan produk atau layanan tersebut sehingga banyak yang percaya kalau yang dikatakan hanyalah "bagian manisnya". Kita bisa melihat tabel di bawah ini, beberapa pengaruh dan perbedaan engagement antara blogger dengan influencer atau selebgram.
Dok. Revu

Kategori Review dari Revu

Kalau pengen tahu ada kategori review apa aja di Revu, klik tanda di pojok kiri atas dan akan muncul tulisan "Services" dengan kategori sebagai berikut:

- Babies & kids
- Cafe & restaurant
- Entertainment & lifestyle
- Health & beauty service
- Hotel & resort
- Service providers
- Trip & destination

Kurang lengkap apa coba kategorinya? Kayaknya semua kebutuhan kita sehari-hari terwakili ya. Mau liat review produk kecantikan, ada. Review hotel dan juga tempat wisata, ada. Review tentang cafe atau restoran, ada juga. Revu bisa mencegah kita untuk "membeli kucing dalam karung." Kita sebagai konsumen bisa melihat review tentang produk atau layanan yang mau kita coba bagus atau enggak, dengan membaca hasil review tersebut. Sedangkan kalau kita mau jadi reviewer, usahakan sejujur mungkin tapi tetep sopan ya.

Serunya lagi, selain dapet sampel gratis, kita juga bisa dapet voucher bahkan uang kalau udah mengunggah hasil review. Seperti campaign tentang soft launching Revu yang aku ikuti sekarang ini. Para reviewer bakalan dapet voucher Rp 150.000,00 dan reviewer terbaik bakal dapet tambahan voucher Rp 250.000,00. Mantap! Kalau misal review tentang restoran atau menu makanan baru, kita juga berkesempatan buat nyobain aneka menu makanan di resto itu dan semua gratis. Aduh, mau banget sih makan gratis! Bakalan rajin mantengin websitenya Revu nih aku, hahaha.
Beragam campaign di Revu (Dok. Revu)
Makanya, buat kalian yang mau dapet sampel produk gratis, jadi orang pertama yang nyobain produk baru, suka nulis, suka jalan-jalan, suka jajan, siapa aja pokoknya, ayo daftar juga jadi member revu Indonesia! Siapa tahu kamu beruntung juga jadi salah satu reviewer seperti aku. Yuk!