Iya deh iya, emang telat bianget hari gini baru nyobain makan seafood tanpa piring padahal trend ini udah ada sejak beberapa tahun lalu. Tapi untuk kota kecil seperti Malang dan Sidoarjo, emang restoran yang menawarkan seafood tanpa piring baru muncul belum lama ini. Udah gitu suami punya cerita gak enak saat akan mencoba salah satu restoran seafood tanpa piring di Sidoarjo. Jadilah saya gak berani mau ngajak lagi karena dia masih sakit hati.

Pengalaman buruk apa?


Waktu bulan Januari kemarin, kita berencana mau merayakan anniversary pernikahan dengan makan di The Crabbys, restoran seafood tanpa piring yang waktu itu baru buka di Sidoarjo. Karena belum tau lokasi tepatnya dan hp saya gak ada koneksi internet, jadi suami nyetir pelan-pelan sambil lihat kiri kanan. Kemudian, braakkk... mobil kita yang sudah compang camping ini diserempet oleh mobil gede, huhu. Itu suami udah bete banget, eh sampai lokasi menunya udah pada abis, wkwk. Sejak saat itu dia ogah ngelewatin jalan tempat kita diserempet lagi. Saya pun gak berani ngajak ke sana lagi, takut ditolak.

Nah, berhubung bulan September kemarin Nayla ulang tahun yang pertama dan rencana untuk glamping di salah satu tempat wisata batal. Sebagai gantinya kita makan-makan aja yang agak mahalan dikit, wkwk. Suami pun memberi kebebasan pada saya untuk memilih tempat makan. Kesempatan deh buat nggeret dia ke The Crabbys lagi. Kalau udah gini, pasti gak bakal ditolak, haha.


Lokasi The Crabbys berada di jalan Raya Taman Pinang Indah, sederet sama rumah makan Handayani dan toko tas Elizabeth. Kelihatan dari luar tempatnya kecil tapi ternyata tempat makannya terbagi jadi beberapa tempat. Ada yang di luar, berdampingan dengan area parkir mobil. Dan ada juga yang di dalam di lantai 1 dan 2.


Kali itu kami memesan menu paket 3-4 orang yang berisi udang goreng tepung, ayam goreng tepung, kerang, kepiting, lobster, dan jagung manis dengan harga Rp 200 ribu. Atas saran pelayannya, saya memilih saus The Crabbys sebagai bumbu dalam pesanan kami. Tingkat kepedasannya juga bisa direquest. Karena saya cemen jadi pesan level 1 aja, hehe. Ohya Kita juga nambah nasi yang gak termasuk dalam paket.

Setelah memilih meja, pelayan langsung memberi alas meja dari semacam kertas minyak berlapis-lapis. Kita juga diberi tang dan palu untuk menghancurkan cangkang kepiting dan lobster serta celemek kertas supaya pakaian gak kotor kena bumbu. Kirain karena perlengkapannya disiapin cepat, pesanan kami juga bakal datang dalam waktu singkat. Eh ternyata luamaaa, mungkin ada lebih dari 30 menit menunggu sampai akhirnya pesanan datang, fyuuh.

Tapi gak sia-sia menunggu lama karena rasa masakannya enak banget. Bumbunya berlimpah dan nendang. Seperti perpaduan antara saus padang dengan lada hitam. Paling juara kepiting dan lobsternya yang berukuran besar. Dagingnya itu banyak dan rasanya manis. Lega gitu makannya. Maklum ya, kita kebiasaan makan kepiting murah yang udah susah bukanya, dagingnya cuma secimit, haha. Sambalnya lumayan pedas meskipun cuma level 1. Untung cuma ditaruh di tengah, gak dicampur. Meskipun enak tapi saya lebih memilih bungkus bawa pulang aja kalau ke situ lagi. Karena nasinya dikit banget, saya udah nambah satu porsi masih aja kurang, heuheu. Kalau di rumah kan mau habis nasi se-magic com juga gak masyalah,haha.

Birthday girl n her "birthday cake" :p

Selain paket buat rame-rame, di The Crabbys juga tersedia paket single. Bisa juga pesan menu satuan. Saya perhatikan rata-rata yang sepertinya sudah langganan ke sini lebih memilih pesan menu terpisah, kepiting aja atau lobster aja. Jatuhnya juga lebih murah sepertinya.

Gak cuma di Sidoarjo, The Crabbys juga sudah ada di Jogja, Solo, Bali, Bandung, dan Jambi. Lumayan banyak ya cabangnya? Gak heran sih, emang enak kok masakannya.

Formasi lengkap