Sumber: Pixabay.com

Hari ini foto berlatarkan menara Eiffel di Paris, besoknya keliling lake Como di Itali, eh lusa sarapan pagi dengan latar balon udara di Cappadocia, dan sore harinya minum teh sambil menikmati sunset di Santorini.

Bukan, saya bukan sedang menceritakan kisah liburan saya. Jelas! Pasti gak akan ada yang percaya, haha. Tapi gaya liburan para selebritas Indonesia di Eropa yang sering saya lihat di sosial media. Mereka dengan mudahnya menclok di negara sana dan berpindah ke negara lain dalam waktu singkat selama di benua Eropa. Seolah jarak antar suatu negara tak ubahnya Bandung-Jakarta atau Solo-Sragen. Di sana mereka asyik liburan, sedangkan saya menikmati postingan mereka sambil sibuk menerka biaya yang sudah dihabiskan.


"Pasti habis ratusan juta nih? Tiket ke Eropa berapa puluh juta ya? Kaya banget ini orang ya?" Begitulah pertanyaan yang terlintas di pikiran saya setiap melihat postingan seseorang yang sedang berlibur di Eropa.

Daripada hanya jadi pertanyaan tak terjawab, akhirnya saya pun mencoba mencari tahu tentang biaya perjalanan ke Eropa. Dan hasilnya membuat saya kaget, ternyata ke Eropa tak semahal yang saya bayangkan. Banyak sekali tiket promo pesawat yang menawarkan tarif pulang pergi hanya Rp 5 jutaan aja. Saya pun mencari tahu lebih dalam lagi mengenai perjalanan ke Eropa karena merasa ternyata Eropa begitu dekat asal ada tiket promo, haha.

Sumber: Pixabay.com

Kota di Eropa yang Ramah Turis

Ada sekitar 50 negara yang masuk ke dalam wilayah benua Eropa, masing-masing memiliki keunikan tersendiri. Tentu bingung donk mau ke negara mana dulu yang harus didatangi sedangkan budget di tabungan gak sebanyak bintang di langit, halah.

Menurut CNN travel, ada 7 kota di negara Eropa yang ramah pada wisatawan asing yaitu, Budapest di Hungaria, Lisbon di Portugal, Amsterdam di Belanda, Paris di Prancis, Roma di Italia, Berlin di Jerman, dan Madrid di Spanyol. Penilaian ini berdasarkan tersedianya akomodasi murah, penduduk yang ramah, transportasi yang memadai, atau objek wisata yang menarik.

Kota di Eropa yang Ramah Muslim

Berkunjung ke negara dengan mayoritas non muslim memang memiliki tantangan sendiri buat yang beragama Islam. Ada tidaknya restoran yang menjual makanan halal menjadi salah satu pertanyaan yang muncul di benak saya ketika membayangkan tentang Eropa.

Nah, beberapa kota di Eropa yang ramah muslim bisa jadi pertimbangan untuk dikunjungi oleh kawan-kawan muslim yang ingin selalu memastikan kehalalan makanan yang dikonsumsinya. Kota-kota berikut tercatat memiliki restoran halal yaitu, Malta di kepulauan Mediterania, Vienna di Austria, Budapest di Hongaria, Roma di Italia, Paris di Prancis, Amsterdam di Belanda, Zurich di Swiss, Berlin di Jerman, Barcelona di Spanyol, dan Oslo di Norwegia. Ngomong-ngomong, kok Turki gak masuk ya?

Hal yang Harus Disiapkan untuk Ke Eropa

Gak cuma paspor dan visa, ternyata kita juga harus menyiapkan asuransi perjalanan ke Eropa sebagai persiapan. Dan ternyata visa Schengen tidak bisa digunakan untuk ke semua negara di Eropa. Karena pengalaman traveling saya masih di seputaran Indonesia yang persiapannya cuma perlu booking akomodasi dan packing baju aja, saya cukup terkejut juga melihat ternyata begitu banyak yang harus disiapkan jika ingin melakukan perjalanan ke Eropa.
  • Paspor
Gak usah ke Eropa, ke negara tetangga seperti Singapura atau Malaysia aja juga butuh paspor kan? Jadi sebelum tabungan ke Eropa terkumpul, akan lebih baik kalau mulai nyicil ngurus paspor dulu. Mumpung tarifnya masih murah dan anaknya masih 2 *ngomong ke diri sendiri* Ohya, paspor yang dimiliki masa aktifnya harus lebih dari 6 bulan.

  • Booking Akomodasi
Traveling ke Eropa gak seperti ke Jogja yang bisa cari penginapan on the spot saat hari kedatangan. Wisatawan diwajibkan untuk sudah memiliki bukti booking tiket pesawat pulang pergi dan penginapan selama berada di Eropa. Hal ini untuk meminimalisir masuknya imigran gelap.

  • Asuransi Perjalanan ke Eropa
Asuransi ini termasuk hal yang gak saya duga harus disiapkan untuk perjalanan ke Eropa. Selama ini saya sering membaca cerita travel blogger saat ke Eropa tapi mereka hampir gak pernah menyinggung soal asuransi.

Fungsi asuransi perjalanan ke Eropa sendiri adalah untuk menutupi biaya medis, pembatalan perjalanan, kehilangan bagasi, kecelakaan pesawat, serta kerugian lainnya yang terjadi selama perjalanan. Jumlah hari yang dicover asuransi harus sesuai dengan lama perjalanan kita.

Ada banyak banget jasa asuransi perjalanan ke Eropa yang tersedia, semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Daripada bingung harus survey satu persatu, saya merekomendasikan untuk membeli asuransi di Futuready.com aja.


Futuready sendiri merupakan supermarket online yang bekerja sama dengan berbagai jasa asuransi ternama. Kita bisa membandingkan tiap-tiap brand asuransi lewat Futuready tanpa harus repot.

Membeli asuransi lewat Futuready juga dijamin aman karena sudah mendapat lisensi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).  Selain itu Futuready merupakan bagian
dari AEGON yang merupakan salah satu perusahaan asuransi ternama di dunia yang berbasis di Den Haag, Belanda. Kelebihan lainnya dari Futuready antara lain.
- Transaksi langsung secara online
- Metode pembayaran yang beragam
- Polis langsung aktif begitu disetujui
- Klaim mudah dan dibantu staff yang profesional
- Untuk asuransi mobil, persetujuan asuransi tanpa menunggu survey. Cukup mengirimkan foto secara online.

Yupz, selain asuransi perjalanan, Futuready juga memiliki asuransi lain seperti asuransi kesehatan, asuransi mobil, serta asuransi kecelakaan.

Untuk asuransi perjalanan ke Eropa sendiri, kita bisa memilih brand asuransi seperti AXA, AXA Mandiri, Simasnet dan lain-lain. Untuk resiko yang ditanggung dalam asuransi perjalanan antara lain ganti rugi bagasi hilang atau delay, ganti rugi pesawat delay lebih dari 3 jam atau dibatalkan, biaya pengobatan rumah sakit, kecelakaan, dan kecopetan di tempat tujuan, serta ganti rugi rumah kebakaran saat ditinggal.

Banyak banget ya resiko yang ditanggung? Kayaknya gak hanya ke Eropa, yang sering melakukan perjalanan ke luar kota juga wajib mengurus asuransi perjalanan untuk jaga-jaga.

  • Copy Rekening Tabungan
Hal ini dimaksudkan untuk memastikan kalau dana yang dimiliki wisatawan cukup selama di Eropa. Konon katanya gak ada saldo tabungan pasti yang menjamin bahwa kita akan diijinkan memasuki wilayah Eropa. Perkiraan angka amannya sih mungkin sekitar 70 Euro dikali hari tinggal di Eropa.

  • Bukti Ijin Kerja dari Kantor
Nah, untuk pekerja kantoran wajib mengurus bukti ijin serta status pekerjaan dari kantor tempat bekerja. Sedangkan kalau bukan pekerja kantoran, harus mengurus surat keterangan profesi atau SIUP. Mungkin hal ini untuk meyakinkan bahwa kita ke Eropa benar-benar untuk berlibur bukan untuk menjadi tenaga kerja ilegal kali ya? *sotoy*

  • Visa
Nah! Ini dia sumber dari segala keribetan dokumen yang harus disiapkan. Yupz, paspor, asuransi perjalanan ke Eropa, copy rekening tabungan, dan surat ijin kerja merupakan serangkaian dokumen yang harus dilengkapi untuk mengurus visa ke Eropa. Jangan lupa juga untuk mempersiapkan dokumen pribadi seperti copy KTP, kartu keluarga, serta pas foto.

Saya baru tahu bahwa visa Schengen tidak bisa digunakan untuk ke Inggris. Kalau mau ke Inggris yang digunakan adalah visa UK. Selain inggris, visa ini juga dapat dipakai untuk memasuki wilayah yang termasuk dalam United Kingdom lainnya seperti Irlandia, Skotlandia, dan Wales. Sedangkan visa Schengen sendiri bisa digunakan untuk memasuki negara yang mengikuti konferensi Schengen. Ada sekitar 26 negara yang bisa dimasuki dengan visa Schengen termasuk di dalamnya negara Belanda, Jerman, Prancis, Italia, Spanyol, dan lain-lain.

Ada juga beberapa negara di Eropa yang bebas visa seperti Rusia, Turki, Armenia, Andorra, dan Belarusia. Eiittss, jangan senang dulu, pastinya ada ketentuan dan syarat yang berlaku donk.

Selain mempersiapkan berbagai dokumen untuk ke Eropa, hal lain yang perlu disiapkan tentu saja itinerary dan pakaian selama traveling. Jangan lupa cek perkiraan cuaca selama traveling agar bisa mengantisipasi hal buruk dan tidak salah kostum.

Baru sekedar browsing seputar Eropa aja udah berasa serunya ya? Apalagi kalau bisa kesampaian traveling ke sana. Sebagai pancingan, foto-foto di miniatur bangunan ikoniknya dulu bolehlah ya? *maksa*


Teman-teman, ada yang punya rencana ingin ke Eropa juga gak?