aku tak mempunyai apa-apa dalam mencintaimu
aku hanya mempunyai sepetak tanah
yang kutanami dengan pohon-pohon doa

tiap hari kupetik kuntum-kuntum bunga doa 
untuk keselamatan cinta kita
agar selalu kokoh dan tak goyah oleh seribu badai

meski kita berjalan
di atas sebuah kesederhanaan

*****

cinta adalah 
saat-saat dimana
engkau menahtakan aku
pada singgasana hatimu

*****

ibarat bibit pohon
puisiku dapat tumbuh dan bermekaran

aku ingin ada satu bibit
yang bisa tumbuh di teras hatimu
mungkin bisa hidup dan berbuah
mungkin juga bisa layu dan mati

tapi setidaknya
aku pernah mencoba  hidup di hatimu
meski hanya lewat roh puisi

*****

saat tanganmu terulur
untung menggandeng tanganku
aku sadar,
bahwa engkau bukan yang terbaik

aku juga bukan yang terbaik untukmu
tapi,
tetap saja tanpa ragu
tanganmu merengkuhku

cintalah yang akan memperbaiki kita
agar aku menjadi sempurna untukmu
dan 
engkaupun menjadi sempurna untukku

*****

mari kita bangun sebuah griya mungil
untuk singgasana cinta kita
tak perlu dengan kemewahan-kemewahan
yang memang tak teraih oleh kita

cukup dengan untaian-untaian doa
yang akan menjadi tiang-tiang yang kokoh
bagi rumah kita

*****

menangis saat tersanjung
tertawa saat terluka
adalah pelajaran yang kau berikan
saat hadir bersama cinta


​​​​​​

​​​​​​