Banyak mitos yang dipercaya perempuan tentang menstruasi. Salah satunya tidak boleh berolahraga saat sedang datang bulan karena bisa berakibat hal-hal negatif salah satunya adalah memperparah kram perut. Namun, mitos yang selama ini beredar adalah salah. Padahal, berolahraga saat sedang mentruasi sebenarnya boleh dilakukan malah bisa membantu mengurangi gejala menstruasi.

Olahraga diprediksi mampu meredakan sakit yang sering diakibatkan oleh haid karena mampu merilis hormon beta-endorfin. Hormon ini sering dikenal sebagai morfin alami manusia. Endorfin menghasilkan efek pereda sakit atau analgesik. Selain itu endorfin membantu mempercepat memusnahkan prostaglandin yang menyebabkan kontraksi otot pada saat haid. Selain itu, olahraga dapat memicu relaksasi otot dan melepaskan stres. Beberapa bentuk olahraga yag direkomendasikan saat mens adalah:

1. Joging.
Hormon endorfin yang dilepaskan saat anda joging bisa membantu mengatasi mood yang tidak stabil. Selain itu, karena pengiriman oksigen ke seluruh jaringan otot meningkat maka dapat membantu meredakan kram dan rasa kembung di perut.

2. Berenang
Sebagian perempuan mungkin akan membayangkan darah mengalir keluar ketika kita masuk ke kolam renang namun sebenarnya tekanan di dalam air akan mencegah darah keluar ke kolam renang. Yang perlu diperhatikan berenang saat menstruasi adalah untuk tidak menggunakan pembalut melainkan gunakanlah tampon. Hal ini disebabkan karena pembalut akan menyerap air saat berenang sehingga pembalut akan membesar dan lembap. Pembalut yang lembap ini akan menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.

3. Yoga
Sebenarnya sebagian besar gerakan yoga aman dilakukan saat menstruasi, terutama gerakan yang membuka panggul. Gerakan ini bertujuan untuk mengurangi rasa kram di perut saat menstruasi. Namun ada juga gerakan yoga yang dilarang saat menstruasi yaitu pose inversion yaitu posisi dimana kepala di bawah. Hal ini disebabkan oleh karena posisi ini bisa menyebabkan aliran darah menstruasi yang harusnya ke bawah jadi kembali ke atas. Selain gerakan invertion, gerakan twitching atau memutar posisi tubuh juga tidak boleh dilakukan saat menstruasi karena gerakan ini akan membuat otot rahim tertutup dan menegang.

4 Pilates
Banyak gerakan pilates yang membutuhkan penggunaan otot-otot dasar panggul. Latihan otot-otot dasar panggul ini bisa mengurangi gejala menstruasi.

Apapun olahraga pilihanmu, ladies, keep hydrated! Karena pada saat menstruasi, perempuan sedang mengeluarkan darah sehingga lebih cepat terjadinya dehidrasi ketimbang olahraga di saat tidak sedang menstruasi.