Bersama sukseskan #IndonesiaKalahkanBatas (dok. Imawan)
Pernahkah merasa lelah dengan tantangan yang dihadapi setiap hari? Pernahkah rasanya ingin menyerah akan batasan yang dimiliki? Pernahkah kehilangan motivasi ketika ingin mencapai satu tujuan besar?

Setiap hari baru memberikan tantangan baru, tantangan yang lebih berat dari hari sebelumnya. Ketika rasa pesimis, takut, dan ragu muncul dalam diri, saya mencari inspirasi dan suntikan semangat dari luar, salah satunya lewat tagar #IndonesiaKalahkanBatas.


Kampanye Positif #IndonesiaKalahkanBatas

Di zaman digital ini, linimasa diisi berbagai hal. Ada kampanye negatif yang berisi hoax atau ujaran kebencian namun ada pula kampanye yang membuat hati dan pikiran adem, salah satunya #IndonesiaKalahkanBatas yang mengajak masyarakat berbagi inspirasi untuk menaklukkan batasan dalam aktivitas sehari-hari. Selain itu, kampanye korporasi Combiphar dengan produknya OBH Combi ini mengajak warga mendukung atlet-atlet Indonesia yang berlaga di sana.

Cobalah cari tagar #IndonesiaKalahkanBatas di Instagram. Tak kurang dari 900-an foto yang mendukung kampanye ini. Di sana ada cerita seorang wanita yang bangkit dari kecelakaan, atlet voli yang difabel, sekumpulan anak yang belajar koordinasi tarian rumit, juga pencapaian Indonesia meraih berbagai puluhan medali di Asian Games 2018.

Setiap diri kita memiliki batasan masing-masing yang berusaha ditaklukkan. Cerita yang disebarkan lewat #IndonesiaKalahkanBatas mampu menularkan inspirasi positif melampaui batasan serta semangat mendukung para atlet Indonesia di ajang Asian Games lalu.

VP Consumer Helathcare & Wellness and International Operations Combiphar Weitarsa Hendarto menjelaskan kampanye #IndonesiaKalahkanBatas
VP Consumer Helathcare & Wellness and International Operations Combiphar Weitarsa Hendarto menjelaskan rasa bangga atas kesuksesan atlet Indonesia dapat mencapai target Asian Games 2018 serta bangga Indonesia sukses sebagai penyelenggara acara olahraga terbesar se-Asia tersebut.

Setuju dengan Pak Weitarsa. Saya salut dengan prestasi Indonesia dalam Asian Games bulan lalu. Persiapan hanya dua tahun namun opening and closing ceremony begitu berkesan. Selain itu perolehan medali emas jauh melampaui target.

Direktur Media & Public Relation INASGOC Danny Buldansyahmengatakan bahwa Indonesia hanya diberi waktu 2 tahun untuk persiapan Asian Games 2018 lalu. Waktu yang singkat untuk menyiapkan acara akbar di 2 kota. Terbukti Indonesia berhasil kalahkan batas.

Hanif Sjahbandi, atlet sepakbola Indonesia, merasakan dukungan lewat kampanye #IndonesiaKalahkanBatas


2,1 Juta Dukungan Digital untuk #IndonesiaKalahkanBatas

Kampanye #IndonesiaKalahkanBatas telah berlangsung sejak 24 Juli 2018 dan resmi ditutup pada 25 September 2018. Kampanye ini tak hanya berupa posting foto dukungan di Instagram tetapi juga di melingkupi beberapa aktivitas kampanye, yaitu:
  • Media ATL (TV, cinema, PR).
  • Media digital berupa interactive games online dan microsite untuk menyampaikan dukungan.
  • Media BTL berupa aktivitas booth di Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang.
  • Program CSR berupa donasi untuk sekolah-sekolah.
  • dsb.

Aktivitas digital dan non-digital mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat dan karyawan Combiphar. Seperti saat torch relay di Bandung, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan (11, 15, dan 18 Agustus 2018), karyawan Combiphar bersemangat mengiringi pawai obor sebagai bentuk dukungan suksesnya Asian Games 2018.

Sedangkan warganet turut andil dengan memberikan 2,1 juta dukungan digital melalui microsite #IndonesiaKalahkanBatas dan 2,8juta views pada YouTube video launch #BeatTheLimit. Padahal, Combiphar hanya menetapkan target 500ribu dukungan saja. Berarti, target terlampaui 4x!

Senior Manager Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) Awan Rahago (paling kiri) menyerahkan dua rekor MURI kepada Combiphar 
Keberhasilan kampanye #IndonesiaKalahkanBatas ini memperoleh dua rekor MURI, lho. Pada penutupan kampanye 25 September 2018 lalu di Jakarta, Senior Manager Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) Awan Rahago menyerahkan dua penghargaan pada Combiphar, yaitu:
  • Dukungan secara daring oleh warganet terbanyak (2.167.655 pesan dukungan) dan
  • Game online pemain terbanyak untuk mendukung atlet-atlet Indonesia di Asian Games 2018 (1.320 gamers).

Wow! Selamat untuk Combiphar dan masyarakat Indonesia yang turut mendukung suksesnya kampanye ini hingga menembus rekor MURI.

Donasi Combiphar untuk Sekolah di Babelan dan Kupang

Combiphar kali ini menjadi official supplier untuk Asian Games 2018 dengan tujuh produk andalannya yaitu: Insto, Joint Fit, Prive Uricran, Hezandra, Osteopor, Smecta, dan OBH Combi. Lewat ketujuh produk tersebut pula, Combiphar mengajak konsumennya berdonasi sebesar Rp200,00 setiap pembelian produk tersebut.

Donasi ini disalurkan pada lima sekolah di Babelan, Kab. Bekasi dan Kupang, NTT untuk perbaikan sarana olahraga, seperti: instalasi ring basket, pengecatan lapangan olahraga, pemberian papan score, komputer, dan uang pembinaan sekolah.

Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Babelan, Kab. Bekasi Syahriadin menerima donasi Combiphar untuk bantuan perbaikan fasilitas olahraga
Salah satu sekolah yang menerima donasi ini yaitu SMAN 1 Babelan, Kabupaten Bekasi. Sekolah ini termasuk sering mendapatkan prestasi namun fasilitas olahraganya kurang memadai. Untuk itu, dengan bantuan dari Combiphar diharapkan menstimulasi semangat siswa-siswi sekolah mengalahkan batasan mereka dan menjadi atlet Indonesia di masa depan.

Pemenang kompetisi foto #IndonesiaKalahkanBatas. Selamat ya, Mbak Nunu!
Salut dengan kampanye #IndonesiaKalahkanBatas yang mencakup berbagai aspek, dari Asian Games sampai pendidikan di Indonesia. Meski program ini telah usai, insya Allah inspirasi positif dan semangat mengalahkan batas terus mengalir.

Apa kisah inspiratifmu dalam #IndonesiaKalahkanBatas?