manfaat kopi hijau untuk menurunkan berat badan

Hello, selamat datang! Adakah yang sedang penasaran dengan green coffee diet? Usaha menurunkan berat badan melalui manfaat kopi hijau ini begitu digemari oleh sebagian orang. Dan saya jadi ikut penasaran!

Apa itu Kopi Hijau?

Kopi hijau atau yang biasa disebut dengan green coffee adalah biji kopi yang belum melalui proses pemanggangan. Bagi Anda yang bertanya-tanya kenapa green coffee bisa berwarna hijau? Mungkin jawabannya adalah karena dia tidak melalui proses dipanggang terlebih dahulu.

Tahukah Anda? Proses pemanggangan kopi akan mengurangi senyawa chlorogenic acid atau asam klorogenik di dalamnya. Maka dari itu kopi hijau memiliki kelebihan yaitu berupa kandungan asam klorogenik yang tinggi.

Konon katanya, senyawa ini punya khasiat yang baik lho bagi kesehatan Anda. Manfaat green coffee bean untuk membantu menurunkan berat badan mulai viral sejak informasi ini diangkat di acara Dr. Oz tahun 2012 silam.

Saat acara tersebut tayang, Dr. Oz menyebutkan bahwa green coffee adalah kopi yang bisa membakar lemak dengan cepat bahkan tanpa membutuhkan latihan atau olahraga sedikitpun.


Bagaimana Cara Kerja Green Coffee?

Khasiat green coffee yang cukup melegenda itu sebenarnya ada pada satu senyawa penting yang ada di dalamnya. Senyawa tersebut adalah chlorogenic acid alias asam klorogenik. Hmm... namanya masih cukup asing di telinga saya.

Zat kimia ini diklaim punya banyak manfaat bagi kesehatan. Beberapa diantaranya yaitu menurunkan tekanan darah tinggi, membantu menstabilkan kadar gula dalam darah, serta meningkatkan metabolisme tubuh.

Cara kerja kopi hijau untuk menurunkan berat badan disebut-sebut ada pada zat kimia asam klorogenik. Asam klorogenik dianggap bisa mempengaruhi sistem metabolisme tubuh dan membantu proses pembakaran lemak berlebih.

Jika dilihat sekilas sepertinya memang sangat menggiurkan. Saat sedang ingin diet, tiba-tiba ditawari produk yang bisa membakar lemak tanpa perlu membatasi jenis makanan dan berolahraga. Wait a moment! Anda harus menggali informasi yang benar secara lebih dalam terlebih dulu.


Efek Samping Green Coffee Bean

Green coffee pelangsing sepertinya sudah begitu terkenal sehingga banyak orang berbondong-bondong ingin mencobanya. Apalagi ada iming-iming hasil yang instan disisipkan di sana. Khalayak pun saling berlomba-lomba untuk bisa mendapatkan green coffee asli dengan segera.

Testimoni dari para penjual kopi hijau semakin membuat mereka bersemangat mau beli produknya. Hmm...padahal masih ada satu hal yang sebaiknya Anda pertimbangkan. Adalah kemungkinan adanya efek samping kopi hijau.

Dilansir dari situs webmd.com disebutkan bahwa kopi hijau aman untuk dikonsumsi sesuai takaran. Perlu untuk Anda garis bawahi bahwa kopi hijau mengandung kafein seperti kopi pada umumnya. Nah, oleh karena itu konsumsi kopi hijau juga bisa menimbulkan efek kafein pada tubuh.

Contoh efek kafein pada tubuh adalah insomnia, perut mual dan muntah, sulit beristirahat, gelisah, jantung berdebar, dan lain sebagainya. Saat Anda mengkonsumsi kopi dalam jumlah banyak, efek samping yang mungkin Anda rasakah meliputi kecemasan, sakit kepala, denyut jantung tak beraturan, telinga berdengung, hingga gangguan psikomotorik.

Tentu tidak ada yang mau mendapatkan efek negatif seperti yang telah disebutkan di atas bukan? Sayangnya, Anda tidak bisa tahu apakah kopi tersebut cocok atau tidak dengan Anda sebelum mencobanya. Mau tidak mau Anda harus mencobanya dulu kalau memang sudah sangat penasaran.

Cara Mengkonsumsi Green Coffee

Berikutnya akan muncul pertanyaan tentang bagaimana cara konsumsi kopi hijau? Dosis konsumsi kopi hijau yang tepat berbeda-beda pada setiap orang. Semua itu bergantung pada beberapa faktor.

Faktor tersebut diantaranya adalah usia pengguna, kondisi kesehatan pengguna secara umum, serta kondisi lainnya. Untuk saat ini belum ada informasi ilmiah yang memadai tentang dosis aman kopi hijau pada anak dan orang dewasa.

Meski alami, perlu untuk diketahui bahwa produk alami tidak selalu aman. Anda tidak akan pernah tahu seperti apa reaksi setelah minum green coffee. Untuk itu perihal dosis menjadi sesuatu yang penting untuk dipikirkan.

Jika Anda ingin mengkonsumsi green coffee, pastikan untuk mengikuti petunjuk yang tertera pada kemasan. Akan lebih baik jika Anda juga berkonsultasi pada dokter, apoteker, atau profesional perawatan kesehatan lainnya sebelum menggunakan.

Cara membuat kopi hijau untuk diet biasanya bisa dibaca pada kemasan produk yang Anda beli baik itu kopi serbuk maupun green coffee kapsul. Jika Anda penasaran dengan green coffee bean Indonesia, Anda bisa mencari di department store atau minimarket terdekat. Misalnya green coffee di alfamart.


Perhatian & Peringatan Khusus


Osteoporosis
Kafein pada kopi dapat meningkatkan jumlah kalsium yang terbawa keluar bersama urin. Jika hal ini terus berlanjut maka pengeroposan tulang bisa menjadi semakin parah. Bagi Anda yang menderita osteoporosis atau kekurangan kalsium sebaiknya batasi konsumsi kopi.

Iritasi Usus
Pada kopi hijau terdapat kandungan kafein yang jika dikonsumsi dalam jumlah tertentu dapat memperparah kondisi pasien dengan iritasi usus.

Tekanan Darah Tinggi
Kafein yang terkandung di dalam kopi hijau dapat meningkatkan tekanan darah pada penderita tekanan darah tinggi. Namun kenaikan tekanan darah bisa lebih rendah pada mereka yang biasa mengkonsumsi kopi secara teratur.

Glaukoma
Kafein pada kopi dapat meningkatkan tekanan pada area mata. Tekanan tersebut biasanya mulai muncul 30 menit setelah mengkonsumsi kafein dan akan hilang 90 menit setelahnya.

Diare
Pada penderita diare, konsumsi kopi (termasuk kopi hijau) sangat tidak dianjurkan karena kandungan kafeinnya bisa memperparah diare Anda.

Diabetes
Beberapa penelitian menyebutkan bahwa kafein yang terdapat pada kopi hijau bisa mengubah cara tubuh dalam memproses gula dalam darah. Untuk itu konsumsi kopi pada penderita diabetes harus diperhatikan.

Ibu Hamil & Menyusui
Belum ada penelitian khusus yang membahas keamanan konsumsi kopi hijau pada ibu hamil dan menyusui. Untuk itu menghindari konsumsi green coffee selama masa hamil dan menyusui akan lebih aman.


Takeaways


Hingga saat ini belum ada penelitian khusus yang dilakukan terkait efektivitas dan efek samping konsumsi green coffee untuk program diet. Akan tetapi resiko dari meminum kopi hijau pada umumnya sama dengan kopi biasa.

Mengapa bisa begitu? Karena kopi hijau juga memiliki kandungan kafein di dalamnya. Ingat! Perbedaan kopi hijau dan kopi pada umumnya hanya ada pada proses pengolahan. Kopi hijau adalah kopi yang belum diproses alias kopi yang masih mentah. Sedangkan kopi hitam adalah kopi yang telah dimasak.

Seperti yang telah disebutkan pada poin sebelumnya, kemungkinan efek samping green coffee yang mungkin terjadi adalah lebih sering buang air kecil, sakit perut, diare, gelisah, hingga insomnia. Jadi, meski termasuk bahan alami, konsumsi green coffee tidak bisa dilakukan sembarangan.

Pastikan produk yang Anda beli sudah tersertifikasi BPOM. Selain itu jangan lupa berkonsultasi dengan petugas kesehatan terdekat. Penurunan berat badan yang baik adalah dengan cara melakukan pola makan sehat serta cukup berolahraga. Jangan mudah tergiur dengan produk "ajaib".

Semoga tulisan ini bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel berikutnya, insyaa Allah. Jika Anda memiliki pertanyaan, saran, atau komentar terkait tulisan ini, silakan tinggalkan pesan di kolom komentar. Komen yuk? ^_^


(diens)