Assalamualaikum,
Lumayan lama ya saya gak mengulas profil. Kali ini kita akan bahas profil blogger lagi yang menjadi pemilik dari blog www.Arinamabruroh.com Tak kenal maka tak sayang,  ayok kita kenalan. 

Profil Arina Mabruroh

Mbak Arina ini, awalnya blogger Semarang tapi beberapa waktu terakhir sudah ganti status jadi blogger Bali (Denpasar). Nah saya kenal dimana? Hehehe memangnya kalo mau mengulas harus kenal dulu? Enggak kan? Etapi memang kenal ding, karena kemudahan dunia maya saat ini membuat kita mudah sekali mendapat teman baru terutama yang memiliki hobby sama yaitu ngeblog. 

Sudah pasti kenal awal dari komunitas blogger. Dan alhamdulillah sejak 2.5 tahun lalu kita ngumpul di group WA bersama blogger lain. Sebenarnya agak lucu juga di ingat, karena tujuan group WA itu sebenarnya buat arisan link, tapi apa iya coba arisan sudah 2.5 tahun gak selesai-selesai. Hahaha, iya kami semua stuck. Tapi kami bahagia, eaaaa.. 

Entah bagaimana ceritanya kami jadi akrab dan dekat secara emosional wanita. Bukan hanya urusan dunia blogger, job, fee, dan dunia blogging lain, tapi sampai ke arah curhat yang mendalam. Mba Arina, salah satu yang cukup seru kalo kita lagi saling curhat. Senasib lah sama saya, sering curhat soal galaunya emak-emak. 

Apalagi tentang beliau? Tentu saja, karena ini profil blogger, kita kenalan juga sama blognya. Alamat blognya sudah saya kasi tau ya di paragraf awal. Nah kalo menurut cerita beliau sih, katanya hanya blogger biasa. Yang penting adalah isi tulisannya bermanfaat. Saya seperti bercermin juga, karena saya pun juga berpikir demikian. Saya pun merasa kalau saya adalah Blogger minim prestasi yang cukup berharap tulisannya bermanfaat, terutama untuk akhirat. Aamiin.. 

Tagline blog ArinaMabruroh.com

Saya merasa punya kesamaan dalam beberapa hal. Pertama, kami sama-sama IRT full, yang memang sehari-hari kerjanya full di rumah. Ya ngurus anak dan mgeblog. Kedua, ngikuti suami kerja kemana-mana. Kita tim ngikut kemana aja suami bertugas. Jadi kondisi-kondisi dimana gak ada saudara/ortu yang bantu itu, Seolah sudah biasa. Ketiga, karena sama-sama ngerasa jadi blogger 'biasa' kami jadi banyak menghabiskan waktu untuk mikirin manfaat tulisan aja ketimbang job, alias job nulisnya gak banyak, hahaha.. Ada yang mau ngasi content placement?  😂😂😂

Bedanya? 
Satu perbedaan besar dan paling mencolok adalah karya buku beliau yang buanyakkk.. Karena itulah dulunya beliau punya nama pena. Biasanya kan nama pena untuk seorang penulis buku. silakan buka blognya di bagian 'About me' itu antologinya banyak benerrrrr.. Saya sampe nggak ngitung ada berapa pokoknya mayan banyak. Sedangkan saya, satu buku pun belum terbit. Hihihi.. Soon, saya akan belajar nulis buku kaya mba Arina. Yeay, semangat.. (nyemangatin diri sendiri).

Salah satu buku mba Arina
Dari penerbit Mayor

Mengenal mba arina seperti memotivasi diri saya sendiri untuk tidak berpuas diri hanya dengan jadi blogger tapi kuasai juga skill lain meskipun masih di bidang yang sama. Dalam hal ini bidang kepenulisan. Saya optimis juga sih kalo one day saya pun bisa nulis buku. 

Nah segitu dulu cerita saya soal Mba Arina dengan blognya. Jangan menganggap seorang blogger adalah blogger biasa aja. Karena dibalik kebiasaaan itu biasanya sih dia punya skill lain yang sebenarnya wow banget dimana orang lain, cuma kita belum benar-benar tau kalau tidak mengenalnya lebih dekat lagi.