Aloha!

Makan siang sama apa nih hari ini? Kalo Momi sama Soto Betawi buatan sendiri dong! Enak banget!!

Sambil menemani makan siang, Momi mau cerita ya tentang hobi baru, Masak. Jadi, semenjak menikah intensitas memasak itu jadi semakin sering. Lebih hemat dan enak kalau masak sendiri kan? Bisa disesuaikan dengan selera. Apalagi Papi G makannya banyak (tapi gak gendut-gendut, huhu). Kita sama-sama orang yang doyan makan enak! Sebisa mungkin Momi masak berbagai macam menu. Mulai dari yang simple tumis-oseng sampai yang ribet banget kayak bikin dimsum, soto lamongan, soto betawi, ayam taliwang dll. Ribet, soalnya kan sambil belajar masak. Kalau sekarang udah lumayan jago sih. Hihi.

Sebagai ibu-ibu yang hobi barunya masak dan lagi belajar, pasti pernah dong ngerasain beberapa kali masakannya ‘aneh’? Entah kelebihan bumbu atau bahkan kurang bumbu, atau juga pernah ngerasa bumbu udah kerasa tapi ada something missing gitu. Gula garam udah sesuai tapi masih ada yang kurang, tapi apaaa gitu.. Ternyata, yang hilang adalah citarasa dasar ke-lima. Dialah UMAMI! Iya, rasa gurih-gurih itu yang hilang. Seperti yang kita tahu basic taste itu kan ada manis, asam, asin, pahit. Tapi apakah kalian tahu kalau ada basic taste ke-lima yang jadi pelengkap ke-empat rasa itu? Penyempurna masakan? Jadi, apa itu UMAMI? Yuk simak sejarahnya.

Sejarah UMAMI

Berawal dari citarasa khas Jepang yang menggunakan kuah dashi sebagai bahan utama untuk hampir setiap masakannya, terbuat dari Kombu (sejenis rumput laut), membuat Ilmuwan Jepang Kikunae Ikeda meneliti rasa dari Kombu tersebut yang menyebabkan sebuah masakan jadi terasa enak. Pada tahun 1908, Dr. Kikunae Ikeda menemukan komponen utama pada Kombu yang merupakan asam glutamat. Hingga akhirnya pada 1912 Dr. Kikunae Ikeda menghadiri The 8th International Congress of Applied Chemistry, Washington-USA dan mempresentasikan rasa UMAMI. Pada tahun 1985 UMAMI diakui sebagai citarasa dasar ke-lima oleh kalangan ilmuwan dunia.

Source: ajinomoto.co.id

Seiring berjalannya waktu, penemuan makanan dengan citarasa UMAMI ternyata ada diseluruh dunia. Di Indonesia, UMAMI bisa kita dapatkan dari tempe, terasi dan tauco. Dan ternyata, Air Susu Ibu (ASI) juga kaya akan rasa UMAMI. Jadi sebenernya dari bayi juga kita udah merasakan rasa UMAMI. Senyawa yang membentuk rasa UMAMI ini berasal dari asam glutamat, melalui serangkaian proses maka terciptalah Monosodium Glutamat (MSG).

Glutamat merupakan kunci dari rasa UMAMI.

Jadi, kalau masak gak pake MSG ya gak bisa ketemu tuh rasa UMAMI-nya.

Lalu, yang selalu jadi isu disetiap tahunnya itu adalah, aman gak sih MSG? Apalagi sekarang itu keluar jargon ‘Generasi Mecin’ atau ‘ahh. **** sih! Soalnya kebanyakan mecin!’ yang mengibaratkan karena kebanyakan makan mecin anak jadi gak bisa berpikir dan bodoh. Ckck. Betapa hal-hal kayak gini tuh jadi kekhawatiran orang tua ya, apalagi kayak Momi yang baru punya anak satu. Sempet kemakan isu itu, sampai akhirnya 12 Oktober 2018 lalu Momi hadir di acara Blogger Gathering Eat Well Live Well with UMAMI di Kapulaga Indonesian Bistro.

Acara ini diselenggarakan oleh Ajinomoto dan Dream.co.id yang dihadiri oleh para Mom Blogger kece di Kota Bandung. Acara dibuka oleh bapak Muhammad Fachrurozy selaku Public Relation Departemen Manager. Beliau memberikan kesempatan bagi para Mommies untuk mengikuti acara dan bertanya kepada ahlinya tentang manfaat MSG bagi keluarga.

Acara utama adalah sharing session dengan Prof. Purwiyatno Hariyadi yang merupakan Ahli Teknologi Pangan IPB.

Prof. Purwiyatno Hariyadi saat menjelaskan tentang sejarah UMAMI

Beliau menjelaskan mengenai proses sejarah terciptanya rasa UMAMI. Dikarenakan beliau merupakan dosen Pangan IPB, bahan presentasi yang diberikan lengkap dengan bagaimana proses senyawa MSG diciptakan. Dalam sesi ini Prof. Purwiyatno menunjukkan jurnal ilmiah yang meneliti tentang MSG dari segi kesehatan. Sejak ditemukan, banyak pro dan kontra mengenai MSG ini hingga dipenelitian terbarunya (2018) jurnal kesehatan menyatakan bahwa MSG aman dikonsumsi. Baca sekali lagi ya Mommies. MSG itu AMAN DIKONSUMSI dalam jumlah yang wajar ya! Karena segala sesuatu kalau berlebihan pasti gak baik yaaa!

Pernyataan dari ahli pangan ini didukung oleh penelitian ilmiah yang menghasilkan jurnal-jurnal di bidang kesehatan. Jadi, begitu ya Mommies jangan percaya apa kata broadcastbroadcast yang berbau hoax dan tanpa dasar ilmiahnya! #turnbackhoax

Mbak Dhatu Rembulan sebagai guest speaker juga berbagi pengalaman tentang masa-masa MP-ASI anaknya. “Jangan takut untuk kasih rasa UMAMI pada MP-ASI anak, takarannya disesuaikan dengan kebutuhan anak. Sekali lagi, jangan berlebihan ya.” begitulah kira-kira pesan Mbak Dhatu Rembulan yang menjadikan rasa UMAMI sebagai obat dari Gerakan Tutup Mulut (GTM) anak.

Mbak Dhatu Rembulan berbagi pengalaman

Acara tidak hanya sampai disitu. Dilanjutkan dengan cooking class bersama Chef Deny Gumilang yang merupakan finalis Master Chef Indonesia, Chef Deny juga mengajar mata kuliah pastry and bakery di Prasetya Mulya lho! Dalam setiap masakannya, Chef Deny tidak lupa menambahkan rasa UMAMI. Tuh kan! Chef aja pake MSG biar makanannya UMAMI.

Cooking class with Chef Deny

Ada dua menu yang disajikan dicooking class kemarin, yaitu Mie Kocok Bandung dan Chicken Milanese Sambal Matah. Keduanya ditambah Ajinomoto supaya UMAMI.

Mie Kocok Bandung by Chef Deny

Chicken Milanese Sambal Matah

Keseruan juga berlanjut di penghujung acara. Semua Mommies yang hadir ditantang untuk melakukan plating challenge dan dipilih 3 orang pemenang. Sayang, waktu itu Momi gak menang. Hiks.

Karya Chef Deny
Suasana plating challenge
Hasil Karya Momi. Wajarlah gak menang. Hihi

Acara ditutup dengan sesi foto bersama. Beneran deh selain seru banget acaranya, kita-kita nih para Mommies yang doyan masak di rumah jadi gak ragu lagi buat menambahkan MSG disetiap masakannya. Semua mitos dipatahkan langsung oleh Prof. Purwiyatno Ahli Pangan IPB lengkap sama jurnalnya.

Foto bareng Moms Blogger yang kece-kece

Kenapa Harus UMAMI?

Kenapa harus UMAMI? Mommies, jangan takut, jangan ragu, jangan bimbang buat pakai MSG disetiap masakan. MSG terbukti aman untuk keluarga, dengan dosis yang pas ya! MSG selain bikin makanan jadi semakin enak, ternyata rasa UMAMI-nya ini dapat membantu meningkatkan kualitas hidup pasien manula di Rumah Sakit. UMAMI juga dapat meningkatkan citra Rumah Sakit. Ternyata penggunaan garam-gula untuk mendapatkan rasa UMAMI itu tidak tepat. Dengan penambahan MSG, UMAMI dapat membantu diet rendah garam. Ajinomoto (MSG) yang merupakan sumber UMAMI, mengandung 78% glutamat, 12% sodium dan 10% air. Ajinomoto terbuat dari tetesan tebu alami.

Buat yang pengen tahu lebih jelas tentang rasa UMAMI Ajinomoto ini, bisa langsung ke webnya di sini. Pssstt… Bagi yang penasaran sama proses pembuatan UMAMI di Pabrik Ajinomoto ini, kita bisa live streaming loh lewat websitenya! Cus!

Best regards,
Momi Kippo