I got something special put in my mailbox yesterday afternoon.

The story went like this; I wanted to save money, and even though saving money is equally hard as saving the world, I had managed to do so on the first half of September. Then I changed my App Store location from Japan to Indonesia and I downloaded applications that were now available. I downloaded Shopee, true, but I hadn't had plan on buying anything until I successfully saved good money for myself. Then I stumbled upon a crazy Flash Sale in that freakin' app and there it was: the Focallure Everchanging Eyeshadow Palette. And for a 12 colors palette it only costed like a little less than 60.000 IDR or 3.94 USD. Losing my mind, I immediately purchased the item, along with a contour stick from Focallure shade #03 Coffee.

Focallure Everchanging Eyeshadow Palette
So, I broke my own promise to save more money, and two weeks later after I had near-mental breakdown from purchasing Focallure Everchanging Eyeshadow Palette & Focallure Face Contour Stick #03 Coffee, they came knocking to my door after shipped from the mainland China. I mean, I'm not even that good at makeup and I purchase an 12 colored eyeshadow palette? Sounds like a joke to me! But here I am grumbling half happy because I goddamned have a new effin' eyeshadow palette.


Now let's just jump to my early review of these two products: Focallure Everchanging Eyeshadow Palette & Focallure Face Contour Stick #03 Coffee

Box dan packaging Focallure Everchanging Eyeshadow Palette
Dari sini kita memakai Bahasa Indonesia yang baik dan benar agar supaya titik-titik. Tidak terlalu benar, karena hanya orang yang belajar Bahasa Indonesia untuk mengikuti Ujian Kemahiran Bahasa Indonesia (UKBI) yang dapat menggunakan Bahasa Indonesia dengan benar. Focallure adalah merk makeup Tiongkok yang harganya sangat-sangat-sangat terjangkau, dan saya yakin banyak sekali dari kita yang setidaknya punya satu dari banyak produk yang dimanufaktur olehnya.

Sayangnya, boro-boro mencoba di mata, kemarin saya bahkan belum sempat sama-sekali untuk men-swatch Focallure Everchanging Eyeshadow Palette & Focallure Face Contour Stick #03 Coffee. Karenanya, hari ini saya mencoba membuka kedua produk tersebut dan men-swatch-nya di tangan. Memang belum mau saya coba karena belum ada waktu. Tapi keinginan untuk membuat video dengan produk ini sudah ada di benak. Hanya saja wacana biasanya banyak terhalang oleh satu hal dan yang lain, dan besok seharusnya saya pulang ke rumah.

Packaging Focallure Everchanging Eyeshadow Palette

Anyways, karena belum dicoba langsung di muka dan kelopak mata, review jujur kali ini hanya sebatas swatch dan impresi terhadapnya saja, ya.

Shade/warna dan pigmen dari Focallure Everchanging Eyeshadow Palette

Pertama-tama, Focallure Everchanging Eyeshadow Palette. Terdapat 12 warna di dalamnya, dan warna-warnanya cenderung warm tapi glamor karena di website-nya Focallure tertera bahwa series ini bertemakan akhir musim panas dan awal musim gugur. Saya mencoba swatch Focallure Everchanging Eyeshadow Palette ini dua kali: 1) swatch di lengan dengan menggunakan jari, dan 2) swatch di punggung tangan dengan brush dari Focallure sendiri. Untuk melihat hasil swatch Focallure Everchanging Eyeshadow Palette, bisa dilihat di bawah ini:
Hasil swatch Focallure Everchanging Eyeshadow Palette dengan menggunakan ujung jari yang bersih

Hasil swatch Focallure Everchanging Eyeshadow Palette menggunakan brush Focallure yang terdapat di dalam packaging

Terdapat 4 shimmer dan 8 matte eyeshadow pada palette ini. Dan, menurut saya, banyak yang hasil swatch-nya bagus karena pigmennya lebih baik. Tapi beberapa warna juga mati total atau tidak berpigmen sama sekali. Seperti yang bisa dilihat di gambar di atas, beberapa warna yang mati dan/atau berpigmen sangat lemah adalah:
  1. Warm
  2. Honey
  3. Leaves
Tapi harus saya akui palette ini pun memiliki beberapa shade yang bisa dibilang MVP, lah. Kenapa mendapatkan MVP? Karena warnanya keluar banget dan sangat pigmented meski baru sekali swatch. Beberapa shade yang bisa dianugerahi MVP adalah:
  1. Fall
  2. Mystery
  3. Walnut
  4. Bar Stool
  5. The Palace
Untuk kategori shimmer, saya rasa keempatnya cukup bagus dan tidak ada masalah yang berarti. Beberapa shade juga lebih baik ketika di-swatch menggunakan brush daripada menggunakan ujung jari. Tapi ada juga yang sebaliknya, lebih berpigmen ketika di-swatch dengan jari ketimbang dengan brush. Untuk warna-warna MVP yang saya sebutkan di atas, hampir semuanya bagus di-swatch dengan kedua teknik tersebut.

Impresi saya cukup bagus terhadap Focallure Everchanging Eyeshadow Palette, karena packaging-nya, baik packaging dalam maupun luar, yang glossy dan terlihat cukup mewah dan mahal, padahal cuma seharga satu kali makan gyudon dan miso di Yoshinoya. Brush-nya juga lembut dan bekerja dengan baik. Selain fakta bahwa tentu saja kita tidak bisa membandingkan produk ini dengan produk yang jauh lebih berkualitas, saya pikir tidak ada masalah yang berarti selain pada warna-warna mati yang tidak berpigmen yang saya sebutkan di atas.

Brush yang terdapat di dalam packaging Focallure Everchanging Eyeshadow Palette; brush ini lembut dan mudah digunakan untuk blending, meskipun cukup standar

Untuk Focallure Face Contour Stick #03 Coffee, saya beli hanya sebagai tambahan, dan karena saya belum pernah menggunakan contour sama sekali. Saya tahu saya semakin dilebarkan oleh lemak yang juga membuat wajah saya melebar pula, jadi saya ingin mencoba menggunakan contour siapa tahu saya terlihat lebih kurus dengan bentuk dagu V sempurna seperti Yupi JKT48, misalnya.

Penampakan Focallure Everchanging Eyeshadow Palette dan Focallure Face Contour Stick #03 Coffee
Focallure Face Contour Stick #03 Coffee ini teksturnya tidak terlalu lembut seperti Mamonde Creamy Tint Color Balm Intense. Ya, saya juga tidak tahu mengapa saya membandingkannya dengan creamy lip tint padahal tidak sama sama sekali, tapi seharusnya pengaplikasiannya segampang itu, bukan? Karena pada kenyataannya Focallure Face Contour Stick ini agak sulit diaplikasikan.

Swatch Focallure Face Contour Stick #03 Coffee di pergelangan tangan. Butuh beberapa kali stroke untuk mendapatkan warna yang diinginkan

Tapi hal itu bisa diatasi dengan swatch beberapa kali sehingga mendapatkan garis contour yang diinginkan. Dan, lagi, menurut saya, tidak ada masalah yang berarti dengan contour dari Focallure ini. Setidaknya begitulah impresi saya terhadap Focallure Face Contour Stick.

Saya rasa itu saja dulu yang bisa saya utarakan mengenai review jujur saya untuk Focallure Everchanging Eyeshadow Palette dan Focallure Face Contour Stick #03 Coffee, semoga besok-besok bisa mencobanya sekaligus merekamnya di depan kamera. Hari ini adalah hari Kamis, jadi harus tetap semangat dalam melakukan kegiatan karena besok sudah hari Jumat!

Ada yang ingin ditanyakan?

Sekian dari saya, sampai jumpa di post selanjutnya.



Referensi
Focallure Everchanging Eyeshadow Palette
https://focallure.com/collections/eyes-makeup/products/focallure-everchanging-eyeshadow-palette-free-shipping 
Focallure Face Contour Stick #03 Coffee
https://focallure.com/collections/bronzer/products/focallure-face-contour-stick-03-coffee-free-shipping